11 Tips Merawat Kucing Ketika Melahirkan Yang Benar

Cara merawat kucing ketika melahirkan

Saat kucing melahirkan memang terlihat menjijikkan. Sekalipun demikian, tetap harus dilakukan perawatan yang baik. Karena jika salah rawat bayi kucing yang dilahirkan bisa tidak terurus bahkan mati. Karena alasan itulah tentu layak dijelaskan cara merawat kucing melahirkan yang benar.

Cara merawat kucing ketika melahirkan
Kucing Melahirkan

Dalam merawat kucing yang melahirkan tidak boleh sembarangan. Apalagi di saat itu induk dan bayi kucing lebih rentan terhadap sentuhan maupun suhu rumah dan cuaca. Oleh sebab itu, diperlukan perhatian khusus supaya ia bisa berkembang dengan baik dan sehat.

Nah, di bawah ini akan dijabarkan tentang cara merawat kucing yang melahirkan. Anda bisa melakukan cara ini jika kebetulan kucing di rumah mengalami hal yang sama. Ini dia beberapa cara perawatan yang dimaksud:

1. Persiapkan Tempat Yang Nyaman

Jika induk kucing habis melahirkan sejatinya bisa merawatnya dirinya sendiri. Akan tetapi untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, pastikan si induk tetap tenang. Salah satu cara merawat kucing melahirkan adalah menyediakan tempat yang nyaman baginya.

Anda bisa menggelar kain yang empuk sebagai alas untuk kucing. Namun jangan diselimuti karena hewan ini tidak begitu suka dengan hal tersebut. Bisa-bisa si kucing akan pergi meninggalkan Anda.

2. Bawa Ke Dokter Hewan Jika Terjadi Masalah

Jika saat melahirkan induk kucing mengalami masalah dengan kesehatan, segera bawa ke dokter. Karena dikhawatirkan ini akibat proses lahiran yang tidak normal. Bisa juga karena kucing terlalu kelelahan.

Anda sendiri harus sigap melihat situasi ini, minimal mengetahui gejala induk kucing sedang sakit atau sehat-sehat saja. Sehingga penanganannya lebih cepat dan induk kucing segera mendapatkan pertolongan.

Hal yang cukup penting dalam perawatan kucing ketika melahirkan ialah awasi induk kucing saat melahirkan dengan ketat. Anda juga harus mencari secepatnya jika pasca melahirkan sang induk tidak berada di tempatnya. Karena dikhawatirkan di tempat yang baru masalah justru muncul.

3. Pastikan Induk Kucing Tetap Berselera Untuk Makan

Pada umumnya kucing yang baru melahirkan akan mengalami penurunan nafsu makan. Minimal 24 jam dari masa kelahiran. Setelah lewat dari masa tersebut, biasanya selera makannya kembali bangkit.

Kalau pasca sehari semalam, selera makan si induk kucing tetap tidak bangkit, berarti sedang ada masalah dengan pencernaan dan perutnya. Anda harus segera membawanya ke dokter hewan supaya diketahui penyebab yang sebenarnya.

Jika masalah tersebut tidak ada dan selera makan induk kucing sudah kembali bagus, maka berikan segera makanan yang berprotein. Karena ini bisa mengembalikan staminanya yang terkuras pasca melahirkan.

Anda juga bisa memberikan suplemen khusus ketika merawat kucing melahirkan. Silahkan beli vitamin di petshop agar selera makannya kembali tinggi dan staminanya kembali pulih.

4 Waspadai Keputihan Yang Tidak Normal

Saat melahirkan biasanya induk kucing akan mengalami keputihan. Ini adalah hal yang wajar dan lumrah dalam saat kucing melahirkan karena termasuk ke dalam metabolisme alami kucing betina yang baru melahirkan.

Sekalipun demikian, bukan berarti Anda tidak memberikan perhatian pada kasus keputihan tersebut. Karena menurut medis hewan ada beberapa jenis keputihan tidak normal yang justru berbahaya bagi si induk kucing.

Keputihan abnormal tersebut bisa membuat kucing mati jika tidak segera ditangani dengan baik. Maka dari itu, jika kucing mengalami keputihan yang disertai gejala bau yang busuk, maka segera bawa ke dokter sebelum terlambat.

5 Cegah Induk Kucing Mengganggu Bayinya

Cara merawat kucing melahirkan yang selanjutnya adalah cegah si induk mengganggu bayinya. Sejatinya ini merupakan perilaku normal yang mana si induk ingin mengajak bayinya untuk bermain.

Akan tetapi, kondisi si bayi yang masih terlalu lemah, justru bisa membuatnya mengalami masalah. Bahkan dikhawatirkan si anak kucing akan mendapatkan cakaran dan tindihan.

Oleh Sebab itu, perlu dilakukan pengawasan ketat jika si induk sedang berkumpul dengan anaknya. Jangan pula dibiarkan si induk memindahkan bayinya. Karena si bayi masih terlalu rentan dengan cuaca maupun suhu di tempat yang baru.

Jika perlakuan si induk terhadap bayinya masih wajar, maka biarkan saja dan jangan diganggu. Awasi saja dari kejauhan agar Anda tetap sigap jika sekali waktu kucing membutuhkan pertolongan.

6 Pastikan Kucing Tetap Di Dalam Rumah

Yang tak kalah penting dalam merawat kucing melahirkan adalah membiarkan induk selalu di dalam rumah. Maka dari itu, bangun ruang khusus yang bisa membuatnya nyaman untuk tinggal lebih lama.

Ini juga untuk mencegah terjadinya hal tidak diinginkan ketika kucing berada di luar rumah. Karena pasca melahirkan, biasanya stamina kucing lebih rendah apalagi disertai dengan penurunan selera makan.

Maka dari itu, usahakan kucing tetap nyaman di dalam rumah. Jangan lupa untuk memberikan mainan yang disukainya supaya hewan menggemaskan ini lebih betah.

Selama tinggal di dalam rumah, dan terjadi masalah tentu penanganannya lebih mudah. Selain bisa langsung dibawa ke dokter atau diberikan tindakan alternatif yang lainnya.

7 Menambah Asupan Makanan

Jika masa pasca kelahiran belum mencapai 4 minggu, maka tetap berikan asupan yang banyak. Karena di saat itu, si induk harus menyusui yang otomatis kebutuhan akan kalori lebih banyak.

Jika masa pasca kelahiran sudah mencapai 4 minggu, maka silakan dikurangi makanan si induk. Karena pada waktu itu, ia harus menyapih anaknya. Dikhawatirkan kalori di tubuh kucing berlebihan yang bisa membuatnya mengalami gangguan pernafasan.

Silakan mulai diberi jatah makanan yang normal seperti sebelum melahirkan. Karena pasca menyapih, si induk akan hidup seperti biasa. Sedangkan Anda juga perlu memperhatikan asupan nutrisi untuk si bayi kucing.

8 Bersihkan Badan dan Tempat Kucing

Beberapa saat setelah melahirkan tentu tubuh induk kucing terlihat kotor dan lengket. Begitu juga dengan tempat dimana ia melahirkan. Nah, cara merawat kucing melahirkan selanjutnya adalah bersihkan badan dan tempat kucing dengan air hangat.

Ini biasanya diterapkan untuk kucing jenis Ras seperti Anggora dan selainnya. Sedangkan kucing kampung biasanya akan melakukan pembersihan sendiri. Jika Anda ingin tetap membantu membersihkannya, pastikan berhati-hati ketika melakukan sentuhan.

Karena kucing kampung yang baru melahirkan, mood-nya sedang rusak. Bisa jadi dia akan mencakar Anda jika mencoba untuk mengusiknya.

Tujuan dari pembersihan badan dan tempat kucing pasca melahirkan adalah untuk membuatnya lebih nyaman. Selain itu agar tubuhnya terbebas dari kuman yang menempel pada cairan-cairan tertentu.

9 Berikan Kuning Telur Dan Madu

Sebagian besar induk kucing saat melahirkan akan mengalami penurunan stamina. Salah satu cirinya adalah kucing terlihat lemas.

Nah, salah satu cara untuk mengembalikan stamina induk kucing adalah memberikan nutrisi kuning telur yang dicampur dengan sedikit madu. Ini dianggap mampu mengatasi kucing yang lemas pasca melahirkan.

Takar ramuannya tidak usah terlalu banyak. Cukup satu sendok teh saja dan diberikan sesudah makan. Hentikan pemberian jika kondisi induk kucing sudah pulih dan tenaganya sudah kembali.

Karena jika berlebihan dikhawatirkan induk kucing mengalami kepanasan. Karena sejatinya efek dari kuning telur dan madu adalah membuat tubuhnya hangat asalkan kadarnya tepat.

10 Jaga Tempat Induk Kucing Tetap Hangat

Cara selanjutnya adalah jaga induk kucing tetap hangat. Caranya dengan menempatkannya di ruang yang pencahayaannya ideal. Tujuan dari penghangatan ini ialah untuk membangkitkan mood-nya serta membunuh bakteri yang ada di tempat tersebut.

Namun pastikan kucing tidak kepanasan. Karena ini justru membuatnya semakin lemah. Oleh sebab itu, terus pantau kondisi si induk kucing. Jika merasa ia tidak nyaman dengan cahaya, Anda bisa mengurangi kadarnya.

11 Jauhkan Induk Kucing Sementara Waktu

Untuk perawatan kucing melahirkan yang terakhir adalah jauhkan induk kucing dari bayinya untuk sementara waktu. Karena pasca melahirkan, si induk akan rebahan sembarangan.

Jika terlalu dekat dengan si bayi, dikhawatirkan si induk akan mencakar dan menggigitnya. Risikonya sangat besar bahkan bisa menimbulkan kematian.

Maka dari itu, awasi terus lingkungan di sekitar induk kucing sebelum melahirkan. Jika sudah lahiran segera pindahkan induknya ke tempat yang nyaman. Tunggu sampai si induk lebih sehat baru keduanya disatukan kembali.

Cara merawat kucing melahirkan yang sudah dijelaskan di atas tidak sulit untuk dilakukan. Namun membutuhkan ketelatenan dan kesabaran yang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *