Penyebab Scabies Pada Kucing Atau Kudisan

Penyebab Scabies Pada Kucing

Scabies pada kucing mungkin terdengar asing di telinga masyarakat awam. Namun, bagi para pecinta kucing, scabies ini cukup familiar mengganggu kesehatan bahkan keceriaan kucing peliharaan. Kamu harus tahu beberapa faktor penyebab scabies pada kucing.

Penyebab Scabies Pada Kucing
Penyebab Scabies Pada Kucing

Penyakit scabies menimbulkan ancaman tersendiri. Bahkan pada keadaan parah scabies bisa merusak jaringan kulit kucing karena perkembangannya sangat cepat.

Scabies menjadi salah satu penyakit yang seringkali menyerang kucing pada bagian kulitnya. Penyakit ini muncul karena adanya serangan parasit bernama sarcopates atau tungau scabies.

Secara umum, tungau scabies bukanlah parasit yang khusus menyerang kucing. Namun, parasit ini juga menyerang makhluk hidup lain.

Definisi Scabies Kucing

Pengertian Scabies
Kucing Scabies | Image Source : http://www.petnyaku.com/

Scabies merupakan suatu jenis penyakit yang berasal dari infeksi parasit tungau scabies atau sarcopates scabiei. Tungau scabies mempunyai ukuran tubuh sangat kecil, yaitu sekitar 0,2 mm sampai dengan 0,4 mm.

Parasit ini berbentuk seperti kutu yang bisa menggali kulit kucing. Saat menggali kulit, parasit ini akan bertelur dalam jumlah sangat banyak.

Jumlah telur banyak berarti jumlah populasi tungau scabies juga semakin banyak. Akibatnya, scabies memiliki siklus perkembangan sangat cepat pada kulit.

Bahkan kecepatannya bisa tergolong mengikuti tren kurva eksponensial. Oleh karena itu, scabies tidak boleh dipandang sebelah mata. Terlebih jika dibiarkan begitu saja menyerang kucing kesayangan Anda. Hal ini tentu membahayakan.

Scabies umumnya menular di antara manusia atau dari hewan ke manusia. Tungau scabies menular dari sentuhan langsung penderita atau melalui barang-barang yang digunakan penderita.

Parasit penyebab kucing mengalami scabies bisa menular ke manusia tetapi tungau ini tidak bisa bereproduksi dan mati pada kulit manusia.

Gejala scabies kucing ditandai dengan rasa gatal pada kulit yang berlebihan. Kucing akan terlihat menggaruk-garuk tubuhnya secara terus menerus.

Jika diamati lebih dekat maka akan terlihat kulit kucing terluka seperti terowongan. Selain itu, kucing juga terlihat sangat gelisah akibat gatal yang luar biasa. Bahkan aktivitas kucing sehari-hari bisa sangat terganggu.

Penyebab Scabies Pada Kucing

Penyebab Kucing Scabies
Kucing Scabies | Image Source : https://www.klikdokter.com/

Scabies lebih sering disebut dengan kudis. Penyakit kudis memang tidak akan datang begitu saja. Namun, seperti penyakit lain pada umumnya yang datang, kucing yang terjangkit scabies tentu mengalami kejadian tertentu.

Penyebab scabies pada kucing adalah masuknya tengau kecil ke dalam lapisan kulit luar kucing. Tengau kecil ini bersarang dan menggali kulit luar kucing sehingga menyebabkan infeksi pada kulit kucing.

Nama tengau ini adalah Sarcoptes scabiei berukuran mikroskopis mulai dari 0.2 mm hingga 0.4 mm. Sarcoptes scabeie memiliki empat fase dalam sikulus hidupnya, yaitu telur, larva, nimpfa dan dewasa.

Tengau yang bersarang di lapisan kulit kucing akan aktif menggali terowongan dan bertelur. Telur tengau ini kemudian akan menetes setelah 3 hingga 8 hari dan berubah menjadi larva yang kemudian berubah menjadi nimfa.

Nimfa akan melakukan proses ganti kulit dan menjadi dewasa pada lapisan kuli tersebut. Selanjutnya nimfa dewasa tersebut akan bermigrasi keluar kulit untuk melakukan reproduksi kembali.

Disisi lain nimfa betina dewasa akan masuk lagi ke dalam kulit untuk bertelur kembali. Kondisi tersebut terjadi seterusnya, sehingga kulit kucing menjadi tempat siklus hidup tengau.

Ketika tengah berkembang biak dan mengalami siklus perubahan hidup maka menyebabkan kucing merasa gatal..

Beruntung telah banyak hasil riset yang sudah melakukan penelitian terhadap penyakit ini. Beberapa penyebab kucing bisa mengalami penyakit kudis atau scabies akan diuraikan di bawah ini.

1. Proses Penularan

Kucing Tertular Scabies
Kucing Scabies

Penyebab kucing scabies bisa terjadi karena proses penularan. Kucing Anda bisa menderita scabies karena telah tertular dari kucing lain yang telah terlebih dahulu menderita scabies.

Secara umum, proses penularan ini berlangsung melalui dua cara, yakni interaksi langsung dan tidak langsung pada kucing penderita scabies.

Interaksi langsung berarti kucing melakukan kontak langsung dengan kucing penderita scabies. Misalnya, kucing sehat bermain bersama kucing penderita scabies atau kucing sehat dimandikan bersama kucing penderita scabies.

Sementara itu, interaksi tidak langsung berarti kucing telah terkontaminasi dengan scabies dari alat-alat atau perlengkapan yang digunakan kucing penderita scabies. Misalnya, tempat tidur kucing penderita scabies digunakan untuk kucing sehat.

2. Infeksi Parasit Tungau Scabies

Sarcoptes scabiei
Sarcoptes scabiei | Image Source : https://www.webmd.com/

Penyebab utama serangan penyakit scabies atau kudis adalah infeksi parasit tungau scabies. Tungau scabies membutuhkan makhluk hidup lain untuk bisa hidup.

Oleh karenanya, tungau scabies selalu mencari sel inang agar mampu bertahan hidup. Kucing Anda mungkin terinfeksi dari area sumber tungau scabies hidup. Misalnya, sisir dan sikat untuk bulu kucing atau kandang.

Kemungkinan barang-barang yang digunakan kucing Anda menjadi sumber tungau scabies. Hal ini bisa saja menginfeksi kulit kucing. Bahkan risiko serangan tungau scabies lebih berpeluang besar.

Namun, Anda harus bisa membedakan serangan ringworm dengan scabies pada kucing. Pasalnya, ringworm juga memiliki bentuk dan gejala yang sama dengan scabies tetapi berbeda dampak.

Untuk mengatasi scabies pada kucing Anda bisa menyimak cara mengobati kucing scabies pada kucingklik.com.

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *