Penyebab Kucing Obesitas Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Kucing Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan sering dialami oleh kucing rumahan. Konteks kucing rumahan di sini adalah kucing yang dipelihara di rumah dengan perawatan yang baik. Penyebab kucing obesitas sendiri beragam, selengkapnya akan dibahas pada kesempatan kali ini.

Penyebab Kucing Obesitas
Kucing Obesitas

Kebanyakan kucing rumahan terjamin makanannya dan perawatannya. Berbeda dengan kucing liar yang terbiasa mencari makanan sendiri dan hidup tanpa tuan, mereka bebas kemanapun mereka mau.

Penyebab Kucing Obesitas

Kucing obesitas tentu ada penyebabnya, terkadang penyebabnya sudah terjadi tanpa kita sadari. Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan kucing obesitas atau kegemukan.

1. Kebanyakan Makan

Penyebab kucing obesitas adalah karena makan berlebihan tanpa henti. Kebanyakan makan akan membuat penumpukan kalori dalam tubuh kucing. Sebagai sang pemilik kucing sudah seharusnya Anda menjadwal kucing makan, idelanya cuku 3 kali dalam sehari. Jangan biarkan kucing makan tanpa henti akibat wadah makanan yang selalu penuh dengan makanan kucing.

2. Kebiri

Ternyata kebiri pada kucing jantan dapat membuat proses metabolisme dalam tubuh kucing menjadi lambat. Akibat dari proses metabolisme yang lambat tersebut, tubuh kucing lebih lambat dalam membakar lemak. Penumpukan lemak inilah yang menyebabkan obesitas atau kegemukan pada kucing.

3. Makanan Kering

Tidak semua makanan kering kucing itu sehat bagi kesehatan kucing. Beberapa jenis makanan kering kucing ternyata mengandung kalori, karbohidrat dan lemak yang tinggi.

Untuk menjaga asupan kalori, karbohidrat, dan lemak yang seimbang pada kucing, sesekali beri kucing makanan basah dengan kualitas terbaik. Demikian juga Anda sudah seharusnya memberikan makanan kering yang sehat dan berkualitas. Hal tersebut untuk menghindari kucing menjadi obesitas.

4. Makan Tak Sesuai Dengan Usia

Saat ini produk makanan kucing telah dibuat sesuai dengan usia kucing. Makanan kucing dewasa dengan kucing anakan dibedakan karena menyesuiakan dengan kebutuhan kucing.

Memberikan makanan kucing yang tidak sesuai dengan aturan usia dapat membuat kucing obesitas. Jangan memberikan makanan kucing dewasa kepada anak kucing akan akan terjadi penumpukan kalori pada anak kucing tersebut.

5. Malas Bergerak

Penyebab kucing kegemukan atau obesitas adalah malas bergerak alias banyak tidur dan malas-malasan. Memang kucing terkenal doyan tidur dan suka bermalas-malasan. Akibat kucing malas bergerak adalah terjadi penumpukan kalori dalam tubuh mereka karena kalori tidak dibakar secara sempurna.

Jangan biarkan kucing kesayangan Anda obesitas akibat malas bergerak. Pancing kucing aktif bergerak dengan memberinya mainan kucing atau mengajak mereka jalan-jalan.

Ciri Ciri Kucing Obesitas

Tidak semua kucing yang gemuk itu mengalami obesitas, Anda harus tahu ciri-ciri kucing obesitas. Berikut adalah ciri-ciri kucing yang mengalami obesitas :

1. Berat Badan Tidak Wajar

Ciri utama kucing obesitas adalah memiliki berat badan yang tidak normal. Berat badan kucing obesitas melebihi 20 % dari berat ideal kucing.

2. Sulit bernafas dan cepat lelah

Kucing obesitas cenderung sulit bernafas, hal tersebut dikarenakan berat badan yang membuat kucing sulit bernapas. Ketika kucing obesitas bernafas biasanya ditandai dengan suara keras saat bernafas. Kucing juga mudah lelah ketika bernafas karena mereka bernafas dengan mengeluarkan banyak tenaga.

3. Malas bergerak

Kucing obesitas cenderung malas bergerak dan suka bermalas-malasan. Wajar saja terjadi yang demikian karena untuk bergerak saja mereka sangat kesusahan. Berat badan yang berlebihan tersebut yang membuat mereka susah bergerak.

4. Jarang Berkomunikasi Dengan Kucing Lain

Selain malas bergerak, kucing obesitas juga cenderung jarang berkominakasi atau bersosial dengan kucing lain. Mereka, kucing obesitas lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur dan bermalas-malasan. Jika hal tersebut tidak segera ditangani maka akan menambah parah obesitas yang mereka alami.

5. Kulit berminyak dan berketombe

Biasa kucing yang obesitas kulitnya berminyak dan berketombe. Hal tersebut terjadi lantaran kucing sulit bergerak dan grooming atau membersihkan bulunya sendiri. Kondisi tersebut menyebabkan kulit dan bulu kucing kotor dan berminyak hingga akhirnya berketombe.

6. Tulang Rusuk Sulit Diraba

Kucing yang memiliki berat badan ideal makan tulang rusuknya akan terasa ketika diraba. Berbeda dengan kucing yang obesitas yang biasanya tulang rusuknya tidak terasa ketika diraba. Wajar saja demikian karena tulang rusuk dari kucing yang obesitas tersebut terbungkus oleh daging dan lemak yang tebal.

7. Mengalami Saluran Perkencingan

Kucing obesitas juga sulit jongkok untuk membersihkan anusnya sendiri karena terlalu berat menanggung berat badan pada tulang belakang dan sendinya. Akibatnya kucing yang obesitas kesulitan BAB dan berpotensi terkena infeksi saluran kencing.

Cara Mengatasi Kucing Kucing Obesitas

Obesitas pada kucing merupakan masalah serius yang harus segera ditangani. Kucing yang obesitas memicu berbagai masalah kesehatan dan rentang terserang penyakit. Untuk menangani kucing yang mengalami berat badan berlebih, maka berikut adalah cara mengatasi kucing obesitas :

1. Indentifikasi Kucing Secara Medis

Sebelum mengatasi kucing obesitas, langkah awal adalah identifikasi apakan kucing mengalami obesitas atau normal. Kucing yang obesitas memiliki berat badan 20 % lebih tinggi dari pada berat normal kucing. Jika kucing mengalami berat badan berlebih dan sesuai dengan ciri-ciri kucing obesitas maka bisa dipastikan kucing mengalami obesitas.

2. Berikan Kucing Makanan Rendah Kalori

Salah satu faktor utama penyebab kucing obesitas adalah makan secara berlebihan yang mengakibatkan penumpukan lemak pada tubuh mereka. Selain itu porsi dan kandungan nutrisi atau kalori yang tinggi juga akan menambah parah obesitas kucing.

Solusi untuk mengatasi kucing yang makan secara berlebihan adalah dengan memberikan kucing pakan yang rendah kalori. Pakan kucing rendah kalori akan mengurangi penumpukan lemak pada tubuh kucing. Dengan begitu berat badan kucing akan terkontrol dengan baik.

3. Kurangi Kuantitas Makanan

Jika dirasa tidak ada penurunan berat badan setelah diberikan makanan rendah kalori, maka jangan ragu untuk mengurangi kuantitas makanan yang diberikan pada kucing. Secara bertahap kucing yang obesitas harus dilatih untuk dikurangi jatah makanannya. Hal tersebut demi untuk mengurangi berat badan kucing.

4. Ajak Kucing Bermain Secara Rutin

Agar kucing tidak malas bergerak ajak kucing bermain atau jalan-jalan. Berikan kucing mainan sebagai media bermain mereka. Dengan bermain maka kucing akan bergerak kesana sini. Tentu ketika kucing banyak bergerak mereka akan menjadi lebih aktif. Hasilnya lemak dalam tubuh kucing dapat terbakar.

5. Rutin Timbang Berat Badan Kucing

Untuk memantau perkembangan berat badan kucing obesitas Anda harus rutin menimbang berat badan si kucing. Dengan begitu Anda lebih mudah mengetahui apakan kucing telah mengalami penurunan berat badan atau belum.

6. Lakukan Diet Dengan Sabar Dan Perlahan

Untuk menurunkan berat badan kucing obesitas membutuhkan waktu yang tidak sebentar, oleh sebab itu Anda harus sabar dalam melakukannya. Jangan melakukan penurunan berat badan secara paksa karena bisa memicu penyakit hepatic lipidosis (fatty liver).

Penurunan berat badan yang ideal bagi kucing obesitas tanpa mengganggu kesehatan kucing, berkisar antara 200-400 gram per bulan.

Dengan mengetahui penyebab, ciri-ciri dan penanganan kucing obesitas maka Anda akan lebih mudah dalam menurunkan berat badan kucing yang obesitas. Sebisa mungkin cegah kucing agar tidak obesitas dengan selalu merawat kucing dengan baik.

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *