5 Masalah Pada Kucing Tua dan Cara Mengatasinya

Masalah pada kucing tua

Memiliki kucing yang sudah tua bukan berarti Anda membiarkan kucing untuk tidak dirawat. Justru kucing yang sudah tua memiliki berbagai masalah yang membutuhkan penanganan khusus. Nah, jika Anda memiliki kucing yang sudah tua, ada baiknya Anda mengenali masalah pada kucing tua agar lebih mudah dalam perawatannya.

Biasanya Kucing yang sudah tua berusia 7 hingga 8 tahun. Meski sepintas kucing terlihat sehat, ternyata ada berbagai masalah yang sering dihadapi oleh kucing yang sudah tua.

Masalah yang Terjadi Pada Kucing Tua

Masalah pada kucing tua
Kucing Yang Sudah Tua

Kucing yang sudah berumur biasanya akan menunjukkan tanda-tanda fisik yang kurang aktif dibandingkan dengan sebelumnya. Selain itu, kucing juga akan kesulitan mencapai tempat tertentu dimana kucing harus melompat ataupun memanjat.

Meskipun kucing mampu bertahan hidup selama 20 tahun, Anda tetap harus merawat kesehatan kucing karena energi kucing akan semakin berkurang. Anda tidak perlu khawatir jika berat badan kucing semakin bertambah karena proses metabolisme pada kucing semakin melemah.

Untuk merawat kucing yang sudah tua, Anda perlu mengetahui masalah pada kucing tua. Nah, untuk mempermudah Anda mengetahui beragam masalah pada kucing tua, simak ulasan berikut.

1. Diabetes

Diabetes menjadi masalah yang umum dialami oleh kucing yang sudah tua. Biasanya diabetes dialami oleh kucing yang berumur lebih dari 7 tahun. Tercatat dari 200 kucing yang ada di dunia, 1 diantaranya mengidap diabetes di masa tuanya.

Kucing yang mengalami diabetes biasanya menunjukkan gejala seperti buang air kecil terlalu sering. Hal ini menyebabkan kucing menjadi lebih cepat haus dan lapar yang akan memicu peningkatan nafsu makan. Karena metabolisme tubuh kucing yang berjalan lambat inilah yang menyebabkan kucing mengalami kenaikan berat badan.

Untuk mencegah kucing mengidap diabetes, Anda harus menstabilkan berat badan kucing agar tidak terlalu gemuk. Hindari memberikan makanan yang tinggi kalori sejak usia kucing masih muda, termasuk memberikan nasi yang dicampur ikan pada kucing.

Diabetes pada kucing juga bisa disebabkan oleh tubuh tidak mampu merespon produksi insulin dengan benar. Tubuh kucing akan kekurangan insulin dan harus ditambah dengan suntikan insulin.

Jika kucing Anda kekurangan insulin, Anda bisa memeriksakannya ke dokter hewan. Dokter akan meresepkan insulin dan dosis yang harus diberikan pada kucing.

2. Berat Badan Tidak Stabil

Kucing yang sudah tua akan mengalami gangguan metabolisme yang menyebabkan berat badan kucing menjadi tidak stabil. Anda tidak perlu khawatir dengan salah satu masalah kucing tua ini.

Meskipun terlihat sepele, Anda tetap harus memantau perkembangan berat badan kucing. Saat usianya bertambah, kucing cenderung akan mengalami penurunan berat badan.

Penurunan berat badan pada kucing biasanya terjadi karena beberapa faktor. Salah satu yang paling umum terjadi adalah pengkeroposan gigi kucing. Kucing yang giginya sudah keropos bahkan ompong akan mengalami kesulitan makan. Anda bisa memberikan makanan yang lunak untuk kucing dan hindari memberikan makanan jenis dry food.

Berat badan turun pada kucing juga bisa disebabkan karena kucing tidak memiliki selera makan. Hal ini biasanya karena kucing mengalami gangguan penciuman, sehingga kucing tidak mampu merasakan bau makanan. Untuk mengantisipasinya, Anda bisa memberikan ikan yang dimasak dengan cara dikukus untuk menjaga kesegaran aroma ikan.

Selain itu, beberapa kucing yang sudah tua juga akan mengalami gangguan pencernaan. Jika pencernaan pada kucing terganggu, maka tubuh tidak mampu menyerap nutrisi secara optimal. Hal inilah yang menyebabkan kucing kehilangan lebih banyak berat badannya.

Yang perlu Anda waspadai adalah jika terdapat masalah serius pada kesehatan kucing. Penurunan berat badan kucing bisa menjadi tanda kucing mengalami gangguan ginjal, radang usus, hingga hipertiroidisme.

Agar kucing tetap sehat meskipun sudah tua, Anda bisa memberikan makanan yang bernutrisi tinggi pada kucing. Anda bisa memberikan makanan jenis wet food ataupun makanan rumahan yang sudah dikurangi bumbu aromatiknya.

3. Kucing Kurang Bergerak

Semakin bertambahnya usia kucing, masalah yang dihadapinya pun menjadi makin beragam. Masalah kucing tua yang lazim dialami oleh jenis kucing apapun adalah kucing menjadi kurang bergerak.

Kucing cenderung akan lebih banyak tidur dan bermalas-malasan dibanding untuk melakukan beragam aktivitas. Meskipun bukan hal yang terlalu serius, aktivitas kucing yang seperti ini cenderung dapat berdampak pada kesehatan kucing.

Kurang bergeraknya kucing yang diimbangi dengan kelebihan kalori pada makanan yang dikonsumsinya dapat meningkatkan risiko diabetes pada kucing. Anda perlu membatasi kalori yang dikonsumsi agar kucing tidak berisiko terkena masalah kesehatan.

Kucing yang kurang bergerak juga dipicu karena tulang-tulangnya sudah aus dan keropos. Hal inilah yang membuat kucing menjadi malas bergerak. Kucing akan susah melompat bahkan tidak mampu lagi membersihkan dirinya sendiri.

Untuk mencegah masalah pada kucing tua tersebut, Anda perlu memberikan tambahan kalsium pada makanan kucing. Salah satu makanan yang banyak mengandung kalsium adalah leher ayam. Hanya saja kucing yang sudah tua biasanya tidak mampu makan makanan yang keras.

Sebagai alternatifnya, Anda bisa mengganti leher ayam dengan susu berkalsium tinggi. Agar tidak menimbulkan dampak yang bisa membahayakan kesehatan kucing, Anda harus memilih susu yang dikhususkan untuk kucing.

Selain memberikan susu, Anda juga bisa membiasakan kucing berjemur di pagi hari. Sinar matahari pagi sangat baik untuk kesehatan kucing dan dapat meminimalisir kucing untuk terkena jamur karena bulunya yang kering dan tidak lembab.

4. Masalah Penglihatan dan Pendengaran

Ketika kucing sudah berusia lanjut, kucing akan mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran. Fungsi indera kucing menjadi semakin melemah karena bertambahnya usia kucing.

Masalah kucing tua yang berkaitan dengan kerja indera memang secara alamiah pasti terjadi. Tetapi bisa Anda minimalisir dengan memberikan nutrisi yang seimbang untuk kucing.

Biasanya kucing yang sudah tua akan mengalami rabun pada matanya. Bahkan beberapa kucing akan mengalami katarak. Meskipun tidak sampai menimbulkan kebutaan pada kucing, kemampuan melihat kucing akan menjadi kabur.

Pada masalah penglihatan kucing, Anda bisa memberikan makanan dengan gizi seimbang. Pada kucing tua masalah yang berkaitan dengan kerja indera memang secara alamiah pasti terjadi. Tetapi bisa Anda minimalisir dengan memberikan nutrisi yang seimbang untuk kucing.

Jika Anda bingung memilih jenis makanan yang tepat untuk kucing, Anda bisa memilih makanan kemasan, baik jenis dry food maupun wet food. Ada baiknya Anda memilih makanan premium untuk mencegah gangguan indera saat usia kucing semakin tua.

Tak hanya penglihatan saja yang terganggu, pendengaran kucing juga mengalami gangguan. Kucing memang tidak akan mengalami tuli sepenuhnya. Tetapi kucing menjadi kurang merespon ketika Anda memanggil kucing.

5. Masalah Persendian

Permasalahan pada kucing tua yang cukup banyak terjadi adalah masalah persendian. Hal ini akan menyebabkan kucing menjadi lebih malas bergerak. Kucing akan merasa tidak nyaman ketika persendiannya telah tua.

Untuk masalah persendian pada kucing memang lebih banyak disebabkan oleh pertambahan usia kucing. Gerakan kucing menjadi kaku dan tidak lentur, sehingga kucing akan kesulitan dalam berjalan dan melompat.

Perlu kamu ketahui bahwa masalah ini memang umum terjadi pada kucing tua, seperti halnya manusia. Tetapi, Anda bisa mengatasi masalah persendiaan kucing dengan memberikan makanan bernutrisi agar kesehatan sendi kucing tetap terjaga.

Makanan untuk masalah persendian adalah makanan yang banyak mengandung omega 3. Anda bisa memberikan ikan laut yang sudah dimasak, seperti salmon atau mackarel yang kaya akan omega 3. Selain itu, Anda juga bisa memberikan minyak ikan yang baik untuk menjaga kesehatan sendi kucing.

Selain omega 3, Anda juga bisa memberikan nutrisi kondroitin dan glukosamin pada kucing. Kedua nutrisi tersebut sangat baik untuk kesehatan sendi dan tulang rawan kucing.

Biasanya, kandungan nutrisi tersebut banyak terdapat pada tulang ayam maupun tulang sapi. Hanya saja, beberapa kucing akan mengalami penurunan kekuatan gigi yang tidak memungkinkan kucing untuk mengambil nutrisi dari tulang yang dikonsumsi.

Sebagai alternatifnya, Anda bisa memberikan suplemen makanan yang diperuntukkan khusus bagi kucing. Jika Anda kesulitan untuk mendapatkan produk suplemen kucing untuk sendi, Anda bisa berkonsultasi pada dokter hewan.

Masalah kucing tua sangat beragam dan bisa dicegah sejak kucing masih berusia muda. Jika Anda tidak menginginkan kucing mengalami gangguan saat usia tuanya, Anda bisa berkonsultasi pada dokter hewan nutrisi apa saja yang diperlukan kucing untuk menjaga kesehatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *