Kucing Siam

kucing siam

Kucing Siam adalah ras kucing yang pertama kali diakui sebagai jenis oriental berasal dari Thailand. Oleh sebab itu jenis kucing ini sangat mudah ditemukan di negara Thailand. Selama bertahun-tahun kucing siam dikenal di negara asalnya dengan sebutan “Royal Cat of Siam“.

kucing siam
kucing siam

Sejarah Kucing Siam

Awal kemunculan kucing siam di Eropa adalah ketika kucing siam dijadikan hadiah untuk duta besar Britania Raya di Thailand. Sejak saat itu kucing siam menjadi populer hingga Eropa sekitar abad 18.

Selanjutnya pada abad ke 19 kucing siam muncul pada acara Crystal Palace Cat Show di London. Awal kumunculannya kucing siam tidak banyak yang tertarik dan menyukainya. Namun, dengan berjalannya waktu kucing siam mulai disukai dan menjadi popuer.

Kucing siam semakin populer pada tahun 1877, kala itu presiden Amerika Serikat, Rutherford B. Hayes dan first lady mendapat hadiah berupa kucing siam dari diplomat mereka yang berada di Thailand.

Awal kemunculannya kucing siam memiliki sedikit variasi warna yaitu hanya cokelat, biru, dan lilac point. Namun, seiring dengan berjalannya waktu kucing siam mengalami mutasi genetika dan tercipta warna smoke dan tabby.

Jenis Kucing Siam

Ada 4 jenis kucing siam yaitu : Kucing Siam Tradisional, Kucing Siam Klasik, Kucing Siam Modern, dan Kucing Siam Applehead. Keempat jenis kucing siam tersebut memiliki ciri khas masing-masing.

1. Siam Tradisional

Jenis kucing siam tradisional merupakan jenis kucing siam terbesar dari kelompoknya. Warna kucing siam tradisional sama seperti kucing siam pada umumnya. Untuk bentuk wajah dari siam tradisional ini kempong, lebar, dan pipinya besar.

Ciri khas dari siam tradisional adalah memiliki hidung mancung dengan warna hitam. Hidung dari kucing siam tradisional ini nampak sangat menarik.

2. Siam Klasik

Jenis kucing siam klasik secara umum memiliki bentuk tubuh yang hampir sama dengan kucing siam tradisional, namun perawakannya terlihat lebih kecil.

Kucing siam klasik memiliki ekor dan kaki lebih panjang dibandingkan dengan jenis lainnya. Selain itu penampilannya juga terlihat lebih panjang dibandingkan dengan kucing siam tradisional.

Yang disayangkan adalah umur dari jenis kucing siam klasik rata-rata hanya mampu hidup 5 tahun saja. Hal tersebut karena kucing siam klasik memiliki masalah genetika dalam kesehatannya.

3. Siam Modern

Jenis kucing siam modern merupakan jenis kucing siam hasil persilangan kucing siam tradisional dan siam klasik. Oleh sebab itu kucing siam modern dikategorikan sebagai hasil rekayasa genetika.

Ciri khas kucing siam modern yaitu memiliki tubuh ramping, hidung mancung dan memiliki telinga yang besar dan runcing.

4. Siam Applehead

Dinamakan kucing siam applehead karena jenis kucing siam ini memiliki kepala seperti buah apel. Bentuk wajah kucing applehead bulat dan pendek. Sedangkan untuk postur tubuhnya terlihat lebih ramping.

Ciri Ciri Kucing Siam

Kucing siam memiliki ciri bertubuh ramping, kaki dan ekor panjang, mata berwarna biru dengan pola warna bulu point. Bentuk tubuh kucing siam ukurannya memiliki banyak kesamaan dengan kucing kampung.

Kucing siam memiliki tubuh panjang ramping dan agak tinggi. Untuk tinggi badan kucing siam kira 50-60 cm. Berat badan kucing betina rata-rata 5 kg, sedangkan berat kucing jantan rata-rata 7 kg.

Kepala kucing siam cenderung kecil, kempot dan pipinya tirus. Moncong kucing siam seperti moncong anjing. Telinganya sangat kaku hampir sama seperti telinga serigala. Mata kucing siam asli nampak sangat menawan hadir dengan berbagai warna. Warna mata kucing siam diantaranya adalah biru, hitam dengan sorotan tajam, kekuningan, dan putih.

Bulu kucing siam pendek dengan warna campuran coklat dan putih pucat. Warna bulu pada bagian ekor biasanya cokelat. Yang menarik adalah kucing siam semakin tua umurnya maka warnanya semakin gelap.

Kepribadian Kucing Siam

Kucing siam adalah kucing yang ramah dan penyayang. Sifat yang paling terkenal dari kucing siam adalah cerdas, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dan lincah. Kucing siam sangat suka bermain, aktif dan sedikit berisik. Disisi lain kucing siam juga mudah beradaptasi sehingga bisa tinggal bersama dengan hewan peliharaan lain.

Kucing siam adalah kucing yang keras kepala dan suka menuntut dengan cara mengeong keras kepada pemiliknya. Selain itu kucing siam tidak suka ditinggal sendirian di rumah. Mereka akan sangat stres ketika sering ditinggal sendirian.

Sebaliknya kucing siam sangat suka bermain, oleh sebab itu pemilik kucing siam harus meluangkan waktu untuk bermain bersama mereka. Bisa juga dengan memberikan kucing siam mainan kucing untuk digunakan mereka bermain mengisi waktu.

Cara Merawat Kucing Siam

Secara umum untuk merawat kucing siam memiliki banyak kesamaan dengan merawat kucing ras lainnya. Menjaga kebersihan badan, bulu, dan lingkungan kucing sangat dianjurkan. Selanjutnya berikan makanan kucing yang berkualitas dan memiliki gizi yang tinggi.

Pemberian vaksin juga sangat dibutuhkan kucing siam untuk menjaga kesehatan si kucing. Yang tak kalah penting adalah menjaga suasana kucing agar selalu bahagia dengan memberikan kucing siam waktu bermain.

Harga Kucing Siam

Harga kucing siam saat ini berkisar antara Rp 250.000 hingga Rp 2.000.000, dimana harga tersebut mencakup semua jenis kucing siam termasuk, tradisional, klasik, dan modern.

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *