Jenis Kucing Persia Flatnose Harga Dan Cara Merawat

Jenis Kucing Persia Flatnose

Salah satu jenis kucing persia yang paling banyak digemari para pecinta kucing adalah kucing persia flatnose. Tingkahnya yang lucu dan bulu panjangnya yang khas menjadi alasan mengapa kucing jenis ini banyak dipelihara. Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui informasi lengkap mengenai jenis kucing persia flatnose, berikut ulasannya.

Jenis Kucing Persia Flatnose
Kucing Persia Flatnose

Kucing persia flatnose merupakan kucing berbulu panjang dengan hidung pesek. Adapun kucing persia flatnose berasal dari Amerika Serikat. Meskipun memiliki perawakan yang mirip dengan kucing persia peaknose, hidung kucing persia flatnose tidak sepesek kucing persia peaknose.

Ciri-Ciri Kucing Persia Flatnose

Bagi Anda yang ingin merawat kucing persia flatnose, terlebih dahulu Anda harus mengenali ciri-ciri kucing persia flatnose sebelum membelinya. Dengan mengenali ciri-ciri kucing persia akan menghindarkan Anda dari kekeliruan saat membeli jenis kucing ini.

1. Bentuk Kepala

Bentuk kepala kucing persia flatnose tidak sepenuhnya bulat dan cenderung berbentuk kotak. Hal inilah yang membuat kucing persia ini terlihat lebih gembil dengan bulunya yang panjang. Kucing ini juga memiliki mata bulat kecil yang membuatnya terlihat lucu dan menggemaskan.

Yang menarik adalah bentuk hidung kucing persia flatnose yang tidak sedatar kucing persia peaknose. Tetapi jika dlihat dari samping, hidung persia peaknose akan terlihat pesek. Inilah salah satu ciri khas kucing persia flatnose dan ciri yang membedakan dengan kucing persia peaknose.

2. Telinga Kucing

Bentuk kepala yang unik ditambah dengan telinga kucing yang memiliki bentuk kecil dan meruncing menambah daya tarik kelucuan dari kucing ini. Selain itu, jarak antar telinga cukup jauh dan seperti tenggelam karena bentuk kepalanya yang cenderung kotak.

3. Kaki Kucing

Kaki kucing persia flatnose berukuran pendek yang membuat kucing ini terlihat menggemaskan. Meskipun begitu, otot kakinya cukup kuat untuk menopang tubuhnya yang cukup tambun.

4. Bulu Kucing

Kucing jenis ini merupakan kucing yang paling mahal di antara jenis kucing persia lainnya. Terlebih jika kucing persia flatnose memiliki bulu yang panjang dan lebat di bagian tubuh kucing akan menambah nilai jual dari kucing persia flatnose.

Jenis Kucing Persia Flatnose di Dunia

Kucing persia flatnose terbagi menjadi beberapa jenis. Pembagian kucing jenis ini biasanya didasarkan pada kondisi bulu pada kucing persia flatnose. Berikut ini adalah jenis kucing persia flatnose yang ada saat ini :

1. Kucing Persia Flatnose Longhair

Kucing persia flatnose longhair
Kucing Persia Flatnose Longhair | Image Source : www.olx.co.id

Pada dasarnya kucing persia flatnose ini memiliki bulu yang panjang dengan berbagai warna sesuai dengan genetik indukannya. Berbeda dengan jenis kucing persia lain yang memiliki panjang bulu antara 5-15 cm, kucing persia flatnose longhair memiliki bulu rata-rata 13-15 cm.

2. Kucing Persia Flatnose Abu-Abu

Flatnose Abu Abu
Kucing Persia Flatnose Abu Abu | Image Source : www.olx.co.id

Pada dasarnya, kucing persia flatnose memiliki bulu yang panjang. Hanya saja jenis persia flatnose ini didominasi dengan warna abu-abu. Dari indukan flatnose abu-abu ini yang kemudian banyak menghasilkan kucing jenis lain yang memiliki warna abu-abu.

3. Kucing Persia Flatnose Putih

Jenis Kucing Persia Flatnose Putih
Jenis Kucing Persia Flatnose Putih | Image Source : https://farmbos.com

Bagi yang menyukai kucing persia dengan warna putih, Anda bisa memiliki kucing persia flatnose putih. Hampir sama dengan kucing persia flatnose abu-abu, kucing persia jenis ini memiliki warna putih pada seluruh bagian tubuhnya.

4. Kucing Persia Flatnose Bulu Kapas

flatnose bulu kapas
Kucing Persia Flatnose Bulu Kapas | Image Source : www.decemberelectronic.com

Jenis kucing ini biasa disebut dengan kucing bulu kapas. Dinamakan bulu kapas karena kucing ini memiliki bulu yang sangat halus seperti kapas. Kucing bulu kapas ini memiliki bulu yang panjang dan beraneka warna, sehingga membuat kucing persia flatnose ini banyak disukai oleh para pecinta kucing.

Karakteristik Kucing Persia Flatnose

Banyak orang yang mengadopsi kucing persia flatnose karena tingkah lakunya yang menggemaskan. Kucing jenis ini sangat aktif dan lebih suka diajak bermain oleh pemiliknya. Anda bisa meluangkan waktu Anda untuk bermain atau sekedar mengelus-elus bulu kucing, karena pada dasarnya jenis kucing persia sangat senang jika mendapat perhatian dari pemiliknya.

Kucing persia flatnose juga merupakan kucing yang ramah, baik kepada orang di sekitar ataupun pada hewan lain yang hidup bersama dengannya. Jadi Anda tidak perlu khawatir jika memelihara hewan selain kucing di rumah. Kucing flatnose Anda akan senang dan seperti memiliki teman untuk diajaknya bermain bersama.

Cara Merawat Kucing Persia Flatnose

Cara perawatan kucing persia flatnose pada dasarnya hampir sama dengan perawatan kucing persia jenis yang lain. Dengan memahami karakter kucing akan mempermudah merawat persia flatnose Anda. Ketelatenan dalam perawatan menjadi dasar agar kucing Anda tetap sehat dan menggemaskan. Berikut ini cara merawat kucing persia flatnose yang biasa Anda terapkan :

1. Memberikan Makan Secara Teratur

Makanan kucing menjadi hal yang harus Anda perhatikan ketika memelihara kucing persia flatnose. Makanan kucing yang baik merupakan makanan yang higienis, sesuai dengan kebutuhan nutrisi kucing, dan tidak menimbulkan alergi pada kucing.

Anda bisa memberikan makanan yang dijual di pasaran ataupun membuatnya sendiri di rumah. Yang harus diperhatikan adalah kebutuhan nutrisi kucing. Jika Anda membeli makanan kering atau makanan basah, sesuaikan dengan usia kucing. Sedangkan jika Anda membuatnya sendiri di rumah, usahakan untuk memberikan protein yang lebih banyak pada anak kucing dibandingkan dengan kucing dewasa.

Cara pemberian makanan kucing juga sebaiknya Anda sesuaikan dengan waktu makan kucing. Selain untuk memberikan tenaga bagi kucing, memberi makan sesuai waktunya juga akan mencegah kucing untuk mencari makanan sendiri sekaligus untuk melatih kedisiplinan kucing.

Untuk anak kucing bisa diberikan makan sebanyak 4 kali sehari dengan porsi kecil, sedangkan kucing dewasa diberikan makan sebanyak 3 kali sehari.

2. Memandikan Kucing

Bulu jenis kucing persia flatnose sangat rentan terhadap debu dan kotoran. Agar kucing Anda tetap bersih dan terhindar dari berbagai penyakit, sebaiknya kucing dimandikan secara teratur 1-2 minggu sekali.

Memandikan kucing sebaiknya sesuaikan dengan cuaca. Agar kucing tidak kedinginan serta bulu kucing bisa kering sempurna, sebaiknya Anda memandikan kucing di saat cuaca terik. Anda juga bisa membawa kucing Anda ke salon grooming untuk mendapatkan perawatan paket membersihkan badan kucing.

3. Menyisir Bulu Kucing

Memiliki bulu yang panjang, bulu kucing persia flatnose harus tetap dirawat agar tidak gampang rontok dan terbebas dari berbagai parasit. Anda bisa secara rutin setiap hari menyisir bulu kucing dengan alat penyisir bulu.

Dengan menyisir bulu kucing secara teratur akan mengurangi bulu kucing yang sudah mati, sehingga bulu kucing semakin berkilau karena teregenerasi dengan baik. Selain itu menyisir bulu kucing juga dapat membasmi kutu pada bulu dan membuat kucing semakin rileks.

4. Membersihkan Kandang

Jenis kucing persia flatnose termasuk kucing yang menyukai kebersihan. Agar kucing nyaman dengan tempat tinggal, Anda bisa membersihkan kandang kucing secara rutin. Pembersihan kandang kucing bertujuan untuk menghindarkan kucing dari serangan beragam penyakit. Selain itu, usahakan kandang tetap dalam kondisi kering untuk mencegah pertumbuhan jamur pada badan kucing.

5. Membersihkan Bak Kotoran Kucing

Selain kandang, bak kotoran kucing juga harus Anda bersihkan secara teratur setiap kali kucing selesai buang kotoran. Selain akan membuat lingkungan kucing bersih dan tidak bau karena kotoran, bulu kucing juga terbebas dari kotoran yang akan menempel jika kucing buang air kembali pada bak.

Pembersihan kotoran bisa dilakukan dengan menggunakan serokan khusus agar tangan Anda tidak terkena kotoran dan bau. Anda juga bisa mengikutkan pasir yang terkena kotoran ikut terbuang dan memudahkan Anda saat membersihkan pasir.

Agar pasir tak gampang berbau, menggunaan pasir gumpal beraroma bisa menjadi alternatif Anda. Terlebih jika pasir lebih sering terkena air kencing kucing yang akan membuat aroma pasir semakin tidak karuan.

Pasir bisa Anda cuci dengan air dan dikeringkan di bawah sinar matahari. Akan tetapi, cara ini cukup memakan waktu karena butiran pasir akan larut air. Solusinya jika pasir sudah sangat berbau, Anda bisa menyemprotnya dengan pewangi khusus pasir atau menggantinya dengan pasir bar.

6. Membersihkan Mata dan Hidung

Agak kucing tetap bersih dan terlihat menggemaskan, Anda bisa membersihkan kotoran kucing pada mata dan hidung kucing setiap pagi. Jika tidak dibersihkan, kotoran akan menumpuk dan mengering yang akan membuat Anda susah untuk membersihkannya. Anda bisa menggunakan kapas yang sudah dibasahi air untuk membersihkan mata dan hidung kucing.

7. Mengajak Kucing Bermain

Perlu diketahui bahwa kucing persia flatnose merupakan kucing yang aktif dan senang bermain. Agar kucing tidak mudah stres, Anda bisa mengajaknya bermain. Anda bisa membeli mainan kucing di pet shop ataupun menggunakan tali. Mengajak bermain kucing juga dapat mendekatkan Anda dengan kucing secara emosional, sehingga kucing merasa nyaman dan senang saat bersama Anda.

8. Vaksinasi

Memberikan vaksinasi merupakan cara pencegahan beragam penyakit yang mungkin akan menyerang kucing persia flatnose. Vaksinasi pada kucing bisa dilakukan ketika kucing berusia 8 minggu, dimana kekebalan tubuhnya mulai berkurang dan memerlukan kekebalan tambahan agar tetap sehat.

Sebelum melakukan vaksinasi, ada baiknya Anda berkonsultasi pada dokter hewan. Kucing yang akan divaksinasi harus dalam kondisi sehat, tidak ada kutu di tubuhnya, dan tidak sedang hamil. Setelah vaksinasi selesai, sebaiknya kucing tidak dimandikan selama 2 minggu dan usahakan tidak memberikan perlakuan apapun pada bengkak bekas suntikan karena bengkak akan mengempes dengan sendiri.

9. Cek Kesehatan

Kesehatan kucing persia flatnose harus Anda perhatikan karena jenis kucing ini termasuk kucing yang rentan terhadap serangan penyakit. Anda bisa melakukan pengecekan kesehatan kucing di dokter hewan secara bulanan dan tahunan untuk mengetahui kondisi kesehatan kucing.

Biasanya dalam pemeriksaan bulanan, Anda akan mendapatkan laporan mengenai parasit dalam tubuh kucing dan kondisi kesehatan fisik kucing. Sedangkan pada pemeriksaan tahunan, Anda akan mengetahui lebih jelas tentang kondisi kesehatan organ kucing, sehingga dapat mencegah dan mengatasi permasalahan kesehatan kucing secara lebih dini.

Harga Kucing Persia Flatnose

Kucing persia flatnose termasuk pada kucing yang memiliki harga mahal dibandingkan dengan jenis kucing persia lainnya. Untuk anak kucing persia flatnose biasanya dijual dengan kisaran harga 1 juta hingga 5 juta rupiah. Sedangkan untuk kucing persia flatnose dijual dengan kisaran harga 1 juta rupiah hingga 9 juta rupiah.

Perbedaan harga kucing persia flatnose tergantung pada pemberian vaksin dan panjang bulunya. Selain itu, kucing yang sering memenangkan kontes memiliki harga jual yang lebih tinggi dan bisa mencapai angka di atas 10 juta rupiah.

Nah, itulah info mengenai jenis kucing persia flatnose. Semoga informasi di atas bisa membantu Anda sebelum mengadopsi ataupun dalam merawat kucing persia flatnose.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *