9 Jenis Kucing Asli Indonesia Yang Patut Dibangggakan

Kucing Asli Indonesia

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang paling banyak digemari. Karena selain lucu dan menyenangkan, hewan ini juga mudah patuh. Bahkan kucing bisa diajarkan untuk tidak buang kotoran sembarangan. Dan biasanya kebanyakan orang Indonesia lebih suka memelihara aneka kucing ras. Karena dianggap lebih indah dan keren. Namun ternyata ada banyak jenis kucing asli Indonesia yang tak kalah menarik dari kucing ras atau pun jenis kucing lainnya.

Kucing Asli Indonesia
Ilustrasi Kucing Asli Indonesia

Kucing-kucing asli Indonesia itu rata-rata masih asing bagi sebagian masyarakat. Hal ini karena beberapa jenis kucing tidak ditemukan di daerah Indonesia lainnya. Beberapa jenis merupakan kucing liar endemik yang hidup bebas di daerah tertentu. Untuk lebih jelas, berikut ulasan lengkapnya jenis kucing asli Indonesia.

1. Kucing Hutan (Blacan)

Kucing Hutan Indonesia
Kucing Hutan

Kucing hutan merupakan satwa liar yang dapat ditemukan di Pulau Bali, Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Kucing yang disebut juga dengan nama kucing blacan ini tergolong jenis kucing hutan di Indonesia yang dilindungi oleh pemerintah. Karena itu masyarakat tidak bisa sembarangan memeliharanya.

Corak bulu kucing hutan memiliki kombinasi yang berbeda dari jenis kucing pada umumnya. Hewan yang digolongkan ke dalam jenis Prionailurus Bengalensis (P.B) ini memiliki corak bulu indah dan menarik seperti corak yang dimiliki macan tutul.

Keindahan corak bulu yang menghiasi tubuh kucing hutan ini membuatnya kerap menjadi objek buruan para oknum pemburu, yang ingin mengambil keuntungan dari bisnis memperdagangkan bulu kucing hutan. Hal ini merupakan tindakkan kriminal. Karena jenis kucing ini merupakan salah satu satwa yang dilindungi, sebagaimana yang ditetapkan dalam PP No 7/1999 dan UU No 5/1999.

2. Kucing Kepala Datar (Flat Headed Cat)

Kucing Kepala Datar
Kucing Kepala Datar

Kucing kepala datar atau yang bernama latin Prionailurus Planiceps, termasuk ke dalam golongan jenis kucing liar yang juga dilindungi di Indonesia. Sayangnya populasi kucing ini semakin berkurang bahkan dinyatakan hampir punah. Habitat hidup kucing kepala datar dapat ditemukan di hutan daerah Sumatra dan Kalimantan. Tempat tinggal hewan ini biasanya berada di lahan basah seperti rawa, tepi pantai, tepi sungai, dan danau.

Bentuk fisik kucing kepala datar umunya tidak jauh beda dengan kucing lainnya. Hanya saja kucing ini memiliki ukuran tubuh lebih besar. Ukuran kucing hutan berkisar antara 41-50 cm dengan bobot tubuh mencapai 2,5 kg. Selain itu kucing hutan memiliki kemampuan untuk berenang. Karena terdapat selaput renang pada bagian kakinya. Hewan liar ini juga dapat melompat dan memanjat pohon dengan cepat.

3. Kucing Merah (Borneo Cat)

Kucing Merah Kalimantan Indonesia
Kucing Merah Kalimantan

Kucing merah (Pardofelis Badia) tinggal di hutan tropis dan lebat. Hewan ini merupakan satwa liar endemik Pulau Kalimantan, yang termasuk hewan langka di dunia. Namun sayangnya populasi jenis satwa ini terancam punah. Karena populasinya terus berkurang dari tahun ke tahun.

Penampilan kucing merah tergolong unik karena kucing merah yang memiliki bentuk kepala pendek dan bulat ini memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dari kerabatnya, yaitu kucing emas Asia. Ukuran panjang tubuhnya dari kepala berkisar antara 49,5-67 cm, dengan ukuran panjang ekor sekitar 30-40 cm. Sedangkan bobot tubuhnya berkisar antara 3-4 kg.

Untuk bulunya, kucing hutan memiliki corak bulu berwarna cokelat cerah dengan warna lebih pucat pada tubuh bagian bawah. Pada bagian kaki dan ekor, bulunya cenderung berwarna merah pucat. Sedangkan ekornya berbentuk panjang dan meruncing pada bagian ujungnya, dengan garis putih pada bagian bawah yang tampak berwsemakin putih di bagian ujung ekor, dengan bercak berwarna hitam.

4. Kucing Emas (Asiatic Golden Cat)

Kucing Emas
Kucing Emas

Kucing emas atau yang bernama latin (Pardofelis Temminckii) sering pula disebut dengan nama harimau kijang oleh masyarakat yang tingga di daerah Sumatra. Kucing yang mendiami hutan di Pulau Sumatra ini, termasuk hewan langka yang keberadaannya saat ini sudah susah ditemukan.

Jika dilihat dari bentuk tubuh dan fisiknya, banyak yang menganggap kucing ini sebagai anaknya harimau. Karena jika dibandingkan dengan jenis kucing kampung di Indonesia saja, kucing ini ukuran tubuhnya lebih besar dan memiliki suara yang juga berbeda dari kucing kampung. Selain itu kucing emas juga memiliki kemampuan untuk berburu.

Sesuai dengan namanya, tubuh kucing ini hampir seluruhnya ditutupi oleh bulu berwarna cokelat keemas-emasan. Tetapi terkadang kucing emas ini juga memiliki warna belang-belang dengan tidak menghilangkan warna dominan emasnya. Sedangkan untuk bagian perutnya tampak lebih cerah dibandingkan dengan warna pada bagian pinggulnya.

5. Kucing Batu (Marbled Cat)

Kucing Batu
Kucing Batu

Kucing batu yang memiliki nama latin Pardofelis Marmorata merupakan salah satu satwa yang dilindungi di Indonesia. Kucing ini merupakan salah satu jenis kucing liar di Indonesia , yang dapat ditemukan di Pulau Sumatra dan Kalimantan. Namun kucing ini juga dinyatakan terancam punah karena sering terjadinya kebakaran hutan dan berkurangnya lahan hutan sebagai habitat hidup kucing batu.

Kucing yang termasuk hewan malam ini kerap menghabiskan waktunya di atas pohon dan turun saat hendak berburu mangsa. Jenis makanan utama yang diburunya adalah hewan seperti tikus, tupai, burung, dan jenis reptil lainnya.

Ukuran tubuh kucing batu tergolong kecil yaitu sekitar 45-62 cm dengan panjang ekornya mencapai 55 cm. Sedangkan bobot tubuh kucing ini adalah sekitar 2-5 kg dengan bentuk kaki yang besar dan terlihat kuat. Untuk bulunya, jenis kucing asli Indonesia ini memiliki warna bulu kecokelatan, kuning, abu-abu, dan hitam disertai toto-totol yang mirip seperti macan dahan.

6. Kucing Bakau (Fishing Cat)

Kucing Bakau Indonesia
Kucing Bakau

Kucing bakau yang memiliki nama latin Prionailurus Viverrinus ini merupakan salah satu jenis kucing asli Indonesia yang bisa ditemukan di hutan-hutan bakau, rawa serta tepian sungai Indonesia, khususnya di daerah Pulau Jawa.

Satwa liar yang hidup bebas di alam ini juga merupakan hewan yang dilindungi di Indonesia. Hal ini telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999. Sayangnya, hewan yang pandai berenang dan menyelam menangkap mangsa ini pun dinyatakan terancam punah. Karena banyak lahan tempat hidupnya yang mengalami kerusakan hingga diubah dan dijadikan pemukiman untuk manusia.

Kucing bakau merupakan kucing yang memiliki ukuran paling besar dari jenis Prionailurus. Ukuran tubuhnya mencapai dua kali lipat ukuran tubuh kucing domestik. Ciri khas paling menonjol dari kucing batu yang membedakannya dengan jenisnya adalah bentuk wajahnya yang terlihat memanjang dengan hidung yang cenderung datar.

Panjang tubuh kucing batu berkisar antara 57-78 cm dengan ukuran panjang ekor yang cenderung pendek, berkisar antara 20-30 cm. Sedangkan untuk bobot tubuhnya sendiri, kucing ini memiliki ukuran berat badan sekitar 5-16 kg. Bagian tubuh kucing batu ditutupi bulu dengan corak bintik hitam, yang terlihat tersusun secara longitudinal di seluruh tubuhnya, dengan 6-8 garis gelap di area bagian belakang mata hingga tengkuk.

7. Kucing Busok (Raas)

Kucing Busok Asli dari Indonesia
Kucing Busok

Kucing busok merupakan jenis kucing asli Indonesia endemik yang berasal dari Pulau Madura, tepatnya dari Pulau Raas. Itulah mengapa kucing ini dikenal juga dengan sebutan kucing raas. Berbeda dari kucing lainnya, kucing raas adalah jenis kucing murni yang tidak tercampur dengan jenis kucing ras lainnya.

Kucing yang termasuk hewan sangat langka ini umumnya terdiri dari dua jenis berdasarkan warna, yaitu biru dan cokelat. Untuk yang berwarna biru, masyarakat menyebutnya dengan nama kucing busok. Sedangkan yang berwarna cokelat disebut kucing kecubung.

Sayangnya kepercayaan masyarakat setempat akan mitos dan hal gaib membuat kucing ini sangat dilindungi oleh masyarakat setempat. Mereka sangat menjaga kemurnian kucing raas ini. Karenanya kucing ini dilarang keluar dari Pulau Raas. Menurut mereka kucing berbulu pendek dan lembut ini memiliki indra keenam, jadi tidak sembarangan orang yang bisa memeliharanya.

Kucing ras memiliki ciri fisik seperti macan tutul dan kucing hutan. Ukuran tubuhnya lebih besar dari ukuran kucing lainnya. Wajahnya berbentuk segita agak persegi dengan bentuk dagu yang agak lancip. Telinganya panjang dan runcing yang tampak berdiri tegak ke arah depan. Sedangkan ekornya panjang dengan ujung yang membengkok. Bentuk matanya oval dan tidak terlalu besar, dengan warna hijau tua, dan biasanya berwarna biru pada kucing berwarna cokelat.

8. Macan Dahan Kalimantan (Bornean Clouded Leopard)

Macan Dahan Kalimantan Indonesia
Macan Dahan Kalimantan

Macan dahan Kalimantan merupakan jenis kucing asli Indonesia yang merupakan kucing liar dan memiliki ukuran tubuh sedang. Jenis macan ini ditemukan di Pulau Kaliimantan dan Pulau Sumatra. Biasanya kucing dahan hidup di hutan hujan dataran rendah di Kalimantan. Sedangkan di Sumatra, kucing dahan banyak ditemukan di daerah perbukitan dan pegunungan.

Kebanyakan orang tidak mengetahui tentang kebiasaan hewan ini. Karena kucing dahan merupakan hewan penyendiri yang sifat alaminya penuh rahasia. Namun kucing ini merupakan hewan pemangsa terbesar di Pulau Kalimantan. Biasanya kucing dahan suka berburu di atas tanah dan akan memanjat pohon saat bersembunyi atau menghindari bahaya yang mengancamnya.

Tubuh kucing dahan terlihat sangat kuat dan kekar. Bobot tubuhnya berkisar antara 12-25 kg dengan ukuran panjang tubuh mencapai 90 cm. Yang unik dari kucing ini, yaitu bentuk panjang ekornya yang bisa tumbuh sepanjang ukuran tubuhnya. Gigi taringnnya pun merupakan gigi taring terpanjang jika dibandingkan dengan kucing lainnya. Corak bulunya berbentuk oval tak beraturan dengan bagian tepi hitan dan bagian dalamnya berbintik hitam.

9. Harimau Sumatera (Sumatran Tiger)

Harimau Sumatera Asli dari Indonesia
Harimau Sumatera

Harimau Sumatra yang bernama latin Panthera tigris sondaica, adalah satu-satunya subspesies harimau Indonesia yang masih ada hingga saat ini. Namun banyak laporan yang menyatakan bahwa hewan buas ini terancam punah. Karena maraknya penghancuran habitat hidup harimau tersebut. Kini harimau ini banyak ditemukan di taman-taman nasional yang ada di Pulau Sumatra.

Sifat dari harimau Sumatera merupakan hewan buas yang tergolong ke dalam subspesies harimau paling kecil. Warna kulit tubuhnya cenderung lebih gelap dibandingkan jenis harimau lainnya. Belang pada tubuhnya terlihat lebih tipis dengan pola hitam yang berukuran lebar berjarak rapat satu sama lain. Panjang tubuh harimau Sumatra jantan rata-rata 250 cm dengan bobot tubuh 140 kg. Sedangkan harimau Sumatra betina panjang tubuhnya hanya 198 cm dengan bobot 91 kg.

Demikianlah ulasan mengenai jenis kucing asli Indonesia yang tersebar di beberapa Pulau di Indonesia. Ternyata negeri tercinta ini tidak hanya diberkahi dengan kekayaan dan keindahan alam saja. Tetapi Tuhan juga telah menganugerahi negeri ini dengan berbagai macam satwa cantik dan menarik yang patut dibanggakan.

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *