Perhatikan! Inilah 5 Ciri Ciri Kucing Mau Pup

ciri ciri kucing mau buang air

Selucu apapun aktivitas kucing, kotoran mereka tetaplah bau dan menyebalkan. Apalagi kalau kucing yang kamu pelihara mempunyai kebiasaan buang air sembarangan. Siapapun jelas akan terganggu oleh tampilan dan bau kotoran kucing yang aduhai. Jika dalam kondisi seperti ini, pemilik tentu wajib memahami seperti apa sih ciri-ciri kucing mau pup.

ciri ciri kucing mau buang air
Kucing Buang Air

Meskipun sudah menjadi hewan peliharaan dan masuk ke dalam rumah, tidak semua kucing memiliki kemampuan buang air di tempatnya alias litter box. Beberapa pemilik kucing bahkan sampai harus menahan sebal ketika anabul (anak bulu) kesayangan buang air sembarangan, entah kencing atau bahkan pup (buang air besar),.

Menjadi masalah kalau kucing pup di sembarang tempat seperti di atas sofa, kasur atau karpet depan TV. Kotoran kucing jelas akan membuat kondisi rumah tidak nyaman karena aroma yang dikeluarkan. Kalau sudah begini, pemilik kucing harus lebih rajin lagi melatih si kaki empat kesayangan, agar mereka terbiasa buang air di tempatyang sudah disediakan.

Hanya saja mengajarkan kucing buang air di litter box bukanlah hal yang mudah. Apalagi kalau kucing peliharaanmu sebelumnya ialah kucing liar atau rescue di pinggir jalan, mereka tentu butuh dibiasakan agar paham kalau litter box adalah wadah buang kotoran. Supaya makin mudah mengajarkanya, ada baiknya kamu memahami seperti apa sih ciri-ciri kucing mau pup itu.

Ciri-Ciri Kucing Mau Pup/Buang Air Besar

Seperti halnya manusia, kucing memiliki perilaku khas saat hendak buang air. Jika kamu tahu seperti apa sih ciri-ciri kucing mau pup, maka bisa langsung membawanya cepat-cepat ke dalam litter box. Dengan begitu mereka perlahan akan belajar di mana tempat untuk buang hajat sehingga tak akan pup sembarangan. Seperti apa sih ciri-cirinya? Simak ulasannya berikut ini!

1. Kucing Tampak Gelisah

Saat kamu hendak buang air besar, tentu rasanya perut tidak enak. Mau berdiri cemas, duduk apalagi. Hal itu akhirnya bikin kamu gelisah dan rasanya ingin cepat-cepat ke kamar mandi. Sebetulnya kondisi demikian juga dialami oleh kucing, di mana mereka juga tampak gelisah ketika hendak ingin buang air besar.

Kucing yang gelisah biasanya bakal mondar-mandir untuk mencari tempat tersembunyi. Bahkan jika kamu meletakkan kucing di dalam kandang tanpa litter box, mereka akan bersikap kasar dan berusaha sebisa mungkin untuk keluar lantaran sudah tidak tahan ingin buang kotoran. Kalau sudah begini, kamu harus tanggap dan segera membawa kucing ke litter box.

2. Mengendus-Endus di Beberapa Area

Anak kucing alias kitten terutama yang masih berusia beberapa minggu memang tidak bisa buang air besar sendiri. Karena si Induk biasanya yang akan membersihkan kotoran anaknya. Namun semakin bertambahnya usia, kucing-kucing dewasa cenderung mencari tempat pup yang sudah tidak asing bagi mereka.

Kalau kucingmu pernah buang kotoran di atas sofa, besar kemungkinan mereka akan kembali ke tempat itu dan mulai mengendus-endus. Kalau sudah begini, maka itu adalah ciri-ciri kucing mau pup yang cukup jelas sehingga kamu harus segera membawa kucing ke dalam litter box agar dia bisa belajar buang air besar di tempat yang telah disediakan.

Perilaku ini juga bisa jadi cara mengajarkan kucing agar bersedia buang air di litter box. Di mana setelah kamu sekali saja mengajarkan si kaki empat di litter box, mereka akan memiliki kecenderungan untuk kembali. Kok bisa begitu? Lantaran mereka akan cukup familiar dengan aroma kotorannya sendiri, sehingga memilih pup di tempat yang sama.

3. Kucing Mengeong

Kucing mengeong pada dasarnya bukan karena mereka lapar saja. Ada banyak hal yang menjadi indikasi kucing mengeong termasuk saat ingin pup. Apalagi kalau kamu menempatkan kucing di dalam kandang tanpa litter box, mereka tidak hanya bakal gelisah tapi juga mengeong mencari pertolongan. Hal ini juga terjadi saat kucing ada di luar kandang tapi masih indoor.

Yap, kucing-kucing rumahan cenderung sudah memiliki litter box yang ditempatkan di sudut-sudut ruangan atau sisi tertentu. Ketika wadah tersebut hilang, mereka biasanya bakal mengeong. Karena kucing rumahan sudah tahu di mana tempat untuk buang air, sehingga tak akan bisa pup sembarangan.

4. Mulai Mengais-Ngais

Saat hendak pup, kucing tidak cuma tampak gelisah, mengendus-endus serta mengeong. Ada perilaku lain yang sangat khas sebagai ciri-ciri kucing mau pup. Perilaku itu adalah si kucing tampak mulai mengais-ngais di suatu tempat seperti hendak membuat lubang. Kondisi ini merupakan insting alamiah kucing yang memang terbiasa buang kotoran di tanah.

Coba perhatikan kucing-kucing liar di luar sana, mereka pasti akan mencari sebidang tanah sebagai tempat buang air besar. Sebelum mengeluarkan kotorannya, kucing akan mengais-ngais yang bertujuan menggali tanah agar ada lubang tempat kotoran mereka. Nanti jika sudah pup, lubang itu ditutup kembali.

Karena itulah ketika kucingmu sudah memperlihatkan aksi mengais-ngais sesuatu, harus waspada dan segera letakkan kembali litter box mereka. Jangan sampai kamu terlupa dan akhirnya si kucing indoor ini terpaksa buang kotoran di sembarang tempat. Kalau sudah begini, maka kamu harus siap-siap membersihkan kotoran bau mereka,

5. Siap Jongkok

Nah, inilah ciri-ciri terakhir saat kucing hendak buang kotoran. Yap, mereka akan mengambil posisi jongkok dan membuka kedua kaki belakang supaya kotoran dari anus bisa jatuh ke dalam tanah atau litter box. Mungkin kalau perilaku ini dilakukan di tempat kotoran tidak masalah. Namun jika kucingmu bertingkah begini di kursi, kamu harus segera membawanya pergi.

Kucing yang sudah mulai jongkok hanya akan menunggu waktu sampai feses itu keluar. Jika feses sudah keluar, tentu tak ada yang bisa kamu lakukan selain membersihkannya hingga aroma kotoran tidak menempel. Ogah bukan? Untuk itulah pahami ciri-ciri kucing yang hendak buang air besar, supaya kamu tidak merasa direpotkan.

Dengan mempelajari ciri-ciri kucing yang mau pup, kamu tentu bisa mengetahui kondisi kesehatannya. Karena kotoran alias feses kucing dapat menjadi pertanda apakah si kaki empat berbulu ini sehat atau sakit. Jika kucingmu pup secara teratur dengan bentuk feses normal, maka bisa dipastikan mereka sehat sehingga kamu tidak perlu cemas.

Bentuk Kotoran Jadi Tanda Kesehatan Kucing

Kucing yang sakit terutama terkena virus akan memperlihatkan gejala cukup jelas yakni pilek dan demam. Namun selain itu, kamu juga bisa menilai kondisi tubuh si kaki empat kesayangan dengan memperhatikan bentuk feses alias kotorannya. Kotoran yang berwarna cokelat tua, tidak terlalu keras atau lembek dengan aroma tak terlalu menyengat adalah indikasi mereka sedang sehat.

Biasanya feses kucing sehat juga memiliki ukuran panjang sekitar 5-8 cm dengan diameter 1,5 cm. Namun ketika kotoran kucingmu tidak demikian, maka wajib waspada karena siapa tahu tengah sakit. Contohnya kotoran kucing begitu lembek atau cair, berwarna coklat kekuningan dan sangat bau, maka artinya mereka tengah diare.

Atikel Terkait : 7 Cara Melatih Kucing Buang Air Agar Tidak Sembarangan

Kucing yang diare bisa menjadi pertanda jika pencernaan mereka bermasalah. Bisa disebabkan oleh cacingan, salah makan, infeksi bakteri hingga serangan virus. Kalau sudah begini, maka kamu harus segera membawa kucing ke dokter agar memperoleh pengobatan. Kucing yang dalam kondisi diare terus-menerus akan berbahaya bagi tubuhnya karena bisa kekurangan cairan.

Berapa Kali Kucing Sehat Buang Air Besar?

Selain bentuk feses, kamu juga mengetahui kondisi kesehatan anabul lewat berapa kali mereka buang air. Seperti kamu yang buang air terus-menerus sebagai pertanda masalah pencernaan, begitu pula kucing. Kendati tidak ada jadwal pasti, kucing biasanya pup sebanyak 1-2 kali sehari. Jika diperhatikan, kucing akan pup beberapa jam usai diberi makan.

Mayoritas kucing bakal buang air besar sekitar 2-3 jam usai makan. Sehingga kalau kamu memberi kucing makan di pagi hari sekitar pukul 06.00, maka setidaknya pada pukul 08.00-09.00 mereka bakal buang air. Sehingga kamu bisa waspada dan mulai membawa mereka ke litter box atau toilet, jika kucingmu memang belum terbiasa pup di tempatnya.

Baca Juga : 15 Perlengkapan Memelihara Kucing Yang Harus Siap

Tidak sulit bukan memahami ciri-ciri kucing mau pup? Nah, buat kamu yang baru saja memelihara kucing masih kesulitan mengajarkannya buang air, tentu bisa mempelajarinya. Memang sih membutuhkan waktu dan kesabaran, tapi jika kucing kesayangan bisa buang air di litter box atau kamar mandi, tentu sangat menyenangkan, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *