Perhatikan! 9 Ciri Ciri Kucing Mau Melahirkan

ciri kucing mau melahirkan

Memiliki kucing betina? Tentu menyenangkan apalagi kalau mereka tengah hamil. Menanti persalinan dan bakal memiliki kitten-kitten yang begitu lucu serta menggemaskan, adalah kegembiraan tersendiri. Namun supaya proses persalinan berjalan lancar baik bagi induk dan bayi-bayi, ada baiknya kalau kamu menyadari ciri-ciri kucing mau melahirkan.

ciri kucing mau melahirkan
Kucing Hamil Tua

Seperti yang sudah diketahui, kucing adalah binatang yang begitu mandiri termasuk urusan persalinan. Induk kucing tinggal mencari tempat bersembunyi dan mereka bisa melahirkan bayi-bayi sendiri tanpa bantuan orang lain. Hanya saja kalau ini merupakan persalinan pertama bagi kucingmu, tak ada salahnya kalau kamu ikut terlibat.

Kucing betina yang beru pertama kali melakukan persalinan terutama di usia yang masih muda, kerap mengalami beberapa masalah. Salah satunya adalah bayi yang meninggal di dalam rahim. Kondisi ini jika dibiarkan jelas berbahaya bagi kesehatan si induk. Karena itulah agar persalinan pertama bisa berjalan lancar, mengetahui seperti apa sih ciri-ciri kucing mau melahirkan patut untuk diperhatikan.

Kapan Kucing Betina Akan Melahirkan?

Sama seperti manusia, proses persalinan kucing sudah seharusnya dipersiapkan dengan maksimal. Kamu bisa memberikan si kucing betina makanan bergizi selama hamil, agar persalinan lancar dan tak ada masalah. Jika manusia hamil selama kurang lebih sembilan bulan, fase kehamilan kucing berjalan lebih cepat daripada itu.

Yap, kehamilan seekor kucing betina berlangsung selama 60-70 hari atau sekitar 2,5 bulan. Kalau kucingmu kawin di bulan Januari, maka kemungkinan di bulan April akan melahirkan sehingga kamu bisa melakukan persiapan. Agar tahu kapan tepatnya perkiraan waktu kucing betina melahirkan, ada baiknya kamu memperhatikan si kaki empat berbulu ini saat kawin dengan pejantan.

Artikel Terkait : 11 Tips Merawat Kucing Ketika Melahirkan Yang Benar

Beberapa pemilik kucing biasanya memilih mengawinkan kucing kesayangan mereka di jasa pemacakan. Selain bisa mengetahui peluang kehamilan dan kapan waktu persalinan, kamu juga bisa memilih pejantan sesuai keinginan, terutama jika kamu menghendaki mempunyai kitten bulu panjang atau turunan dari ras lain. Setelah pemacakan berhasil, maka tinggal menanti kehamilan dan persalinannya.

Ciri Ciri Induk Kucing yang Mau Melahirkan

Dalam sekali persalinan, induk kucing bisa melahirkan hingga 6-8 ekor kitten. Jumlah yang cukup banyak ini jelas membuat kucing betina kelelahan dan kehausan. Karena itulah pemilik wajib mengetahui dengan pasti ciri-ciri kucing mau melahirkan, supaya bisa mendampingi dan tetap memberi makanan serta air minum. Seperti apa ciri-cirinya? Berikut ulasan lengkapnya!

1. Cari Tempat Sepi dan Aman

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa kucing adalah binatang yang mandiri, terlepas dari betapa manjanya mereka padamu. Perilaku mandiri ini juga diperlihatkan oleh induk kucing yang hendak melahirkan. Di mana ketika waktu persalinan makin dekat, mereka bakal sering berkeliling ruangan untuk mencari tempat sepi dan aman.

Perilaku ini kerap terjadi di fase akhir kehamilan atau hari-hari jelang persalinan. Untuk itulah sangat penting bagi pemilik untuk mengetahui kapan terakhir kali si betina birahi, sebagai patokan awal kehamilan. Memang kenapa sih induk kucing mencari tempat sepi dan aman? Lantaran mereka memang tak ingin diganggu oleh manusia (termasuk pemilik) dan binatang lain saat melahirkan.

Beberapa tempat tersembunyi yang kerap dipilih kucing untuk melahirkan adalah di dalam lemari, atap hingga kardus-kardus di gudang.

2. Doyan Tidur

Ciri-ciri kucing mau melahirkan yang bisa cukup jelas diamati adalah mereka jadi doyan tidur. Memang, kucing adalah binatang yang suka bermalas-malasan dan bisa tertidur berjam-jam lamanya. Namun saat jelang melahirkan, mereka justru makin sering tidur. Kucing betina memilih menghabiskan hari-harinya dengan tidur saat usia kehamilan makin tua.

Tak main-main, kucing betina yang mau melahirkan bisa tidur sampai 20 jam sehari. Kenapa mereka bisa tidur selama itu? Karena memang tak dipungkiri bahwa semakin besar ukuran perut, maka mereka mudah lelah sehingga sulit dan malas bergerak. Selain itu tidurnya kucing betina ini juga bisa jadi upaya pengumpulan energi sebelum persalinan kelak.

3. Terus Mengeong dan Manja

Sebagai binatang yang tidak bisa berbicara, kucing menyampaikan perasaannya dengan mengeong. Mulai dari merasa lapar, haus, ingin keluar kandang, mau buang air termasuk melahirkan. Kendati mungkin suara mengeong itu terdengar sama, sebetulnya jika didengarkan lebih teliti sangat berbeda tergantung keinginan mereka.

Dalam kondisi hendak melahirkan, kucing betina akan mengeong terus-menerus dan makin manja terhadap pemiliknya. Perilaku ini diduga sebagai upaya si kucing untuk memperoleh ketenangan dan kenyamanan dari sang pemilik.

4. Grooming Terus-Menerus

Perilaku lain yang bisa diamati dari induk kucing jelang persalinan adalah kebiasaan menjilati tubuh alias grooming yang makin sering. Disebutkan bahwa upaya menjilati bulu-bulu dan bagian tubuh ini bisa merangsang hormon yang mempermudah dan mempercepat proses persalinan. Bagian tubuh yang juga sering dijilati adalah area kelamin.

Kucing yang sudah mengandung di usia tua dan tinggal menanti hari persalinan, bakal makin sering menjilati area kelamin. Kenapa begitu? Karena si kucing betina sudah mulai merasakan kontraksi jelang persalinan. Kalau melihat kucingmu sudah bertingkah seperti ini, maka harus siap untuk proses kelahiran.

5. Nafsu Makan Anjlok

Saat hamil kucing memang begitu doyan makan. Terutama di fase kehamilan pertengahan. Namun di saat hendak melahirkan, nafsu makan kucing justru anjlok. Berkurangnya nafsu makan kucing yang hamil ini diduga karena mereka semakin sulit bergerak lantaran perut membesar. Tenang saja tak perlu cemas, karena hal ini normal terjadi.

Turunnya nafsu makan kucing jelang persalinan diduga karena si induk makin merasa gugup dan ingin fokus saat persalinan. Jangan paksa kucingmu untuk makan karena justru bisa bikin muntah. Kalau memang mau memberi makan, siapkan saja pakan dan air minum di samping induk. Nanti setelah melahirkan, kucing betina akan kelaparan dan mencari makanan.

6. Agresif ke Kucing Lain

Beberapa hari jelang melahirkan, kucing betina akan jauh lebih agresif. Bahkan bukan tak mungkin si induk bakal bertengkar dengan kucing lain entah jantan atau betina. Apa yang dilakukan si induk ini merupakan insting alami lantaran menganggap kucing lain sebagai ancaman. Jadi jika kamu punya kucing lebih dari satu, pisahkan dulu jika ada betina yang tengah hamil tua.

7. Keluar Cairan dari Kelenjar Susu

Ciri-ciri kucing mau melahirkan berikutnya adalah keluar cairan dari kelenjar susu. Cairan berwarna kekuningan ini disebut dengan kolostrum. Selain keluar cairan kolostrum, kelenjar susu induk kucing juga akan semakin membesar. Kondisi ini biasanya terjadi di pekan akhir kehamilan atau sekitar satu minggu sebelum persalinan.

Keluarnya kolostrum dan makin membesarnya kelenjar susu si induk, sebagai perubahan hormon karena anak-anaknya segera lahir. Karena hal ini terjadi seminggu jelang persalinan, maka kamu bisa lebih waspada dalam menjaga kondisi si kucing betina dan mempersiapkan tempat yang hangat di dalam kandang untuknya saat melahirkan.

8. Air Ketuban Mulai Pecah

Pada tahap awal proses persalinan, kucing akan mengalami kontraksi uterus alias rahim yang tidak bisa diamati oleh manusia. Ketika kondisi ini terjadi, akan ada cairan seperti air seni yang keluar dari alat kelamin kucing. Cairan ini juga bisanya berupa bercak mirip darah. Tenang tak perlu cemas, ini justru menjadi pertanda yang sangat jelas kalau kucing hendak melahirkan.

Artikel Terkait : 11 Cara Merawat Kucing Setelah Melahirkan Yang Tepat

Nanti di jam-jam dan menit jelang persalinan, air ketuban alias cairan amnion yang menyelubungi janin akan pecah. Saat air ketuban pecah, maka kontraksi persalinan bakal mencapai tahap berikutnya. Air ketuban ini tampak jernih dan tidak berwarna. Kalau sudah di tahapan ini, bayi-bayi kucing hanya tinggal menunggu waktu keluar dari perut induknya.

9. Suhu Tubuh Turun dan Nafas Cepat

Terakhir, dalam kurun waktu 24 jam jelang melahirkan, suhu tubuh induk kucing akan menurun. Jika kucing normal memiliki suhu tubuh 38-39,2Âșcelcius, maka ketika jelang persalinan bisa turun mencapai 37-38Âșcelcius.

Bukan hanya suhu tubuh menurun, nafas induk kucing juga bakal makin terengah-engah dengan denyut jantung lebih cepat. Perubahan kondisi tubuh ini terjadi karena kucing makin merasakan kontraksi dan sakit.

Baca Juga : 20 Fakta dan Mitos Kucing Kembang Telon

Dengan memperhatikan ciri-ciri kucing mau melahirkan di atas, kamu tentu sebagai pemilik bisa lebih mempersiapkan diri. Apalagi kalau ini merupakan persalinan pertama, tentu kamu mau si induk dan anak-anaknya selamat. Jika sudah melakukan persiapang dengan matang, maka momen kelahiran tentu bisa berlangsung jauh lebih lancar dan tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *