11 Cara Merawat Kucing Setelah Melahirkan Yang Tepat

Cara Merawat Kucing Setelah Melahirkan

Perawatan kucing tidak hanya dilakukan saat melahirkan saja. Tetapi perawatan setelah melahirkan juga perlu dilakukan. Sedangkan tujuannya adalah untuk membuat induk kucing serta bayinya bisa berkembang dengan baik. Nah untuk artikel berikut akan dijelaskan cara merawat kucing setelah melahirkan yang benar.

Cara Merawat Kucing Setelah Melahirkan
Kucing Pas Melahirkan

Kucing setelah melahirkan biasanya mengalami beberapa siklus perubahan. Salah satunya adalah mood yang buruk. Bahkan kucing pasca melahirkan lebih mudah stres. Namun Anda tidak usah khawatir, karena di bawah ini ada perawatan yang membuat kucing pasca melahirkan tetap nyaman. Ini dia penjelasannya:

1. Mengembalikan Psikis Si Induk Kucing

Cara merawat kucing setelah melahirkan yang pertama adalah mengembalikan psikis si induk kucing. Silakan buat kucing lebih nyaman dengan meningkatkan kasih sayang. Anda sudah bisa mengelus dan mengusapnya atau melakukan hal apapun yang disenanginya.

Lakukan perawatan pada induk kucing dalam beberapa minggu setelah persalinan. Karena di waktu itu, si induk sedang mengembalikan mood-nya seperti sedia kala. Nah, bentuk perhatian Anda bisa menjadi bantuan baginya.

Jangan lakukan usapan dan hal lainnya beberapa saat setelah kucing melahirkan. Karena saat itu, mood-nya benar-benar drop. Bisa-bisa kucing menjadi stres yang berbahaya baginya dan juga bayinya.

2. Beri Makanan yang Bernutrisi Tinggi

Setelah kucing melahirkan, kebutuhan nutrisinya tentu bertambah. Karena di kala itu, banyak energi yang terbuang sehingga perlu protein dan kalori untuk menjaga staminanya tetap prima.

Selain itu, ketika kucing melahirkan tentu ada aktifitas lain yang ia lakukan. Salah satunya adalah menyusui. Itu artinya, si induk akan membagi protein tubuhnya pada si bayi melalui air susu.

Nah, jika Anda tidak memberikan makanan yang bernutrisi tinggi, dikhawatirkan si induk akan kekurangan gizi. Efeknya adalah tubuhnya akan semakin kurus begitu juga dengan bayinya. Ini yang beresiko membuat kucing mati.

3. Periksa Kucing ke Dokter Hewan dengan Lebih Intensif

Jika Anda memeriksakan kucing ke dokter hewan tiga bulan sekali, tingkatkan durasinya saat kucing usai bersalin karena merupakan salah satu cara merawat kucing setelah melahirkan. Bahkan satu minggu setelah persalinan, Anda sudah bisa memeriksakannya.

Ini dilakukan semata untuk mengontrol perkembangan si induk kucing. Apakah setelah melahirkan kucing masih sehat atau mengalami penurunan kesehatan. Ini juga untuk mencegah masalah yang terjadi akibat kehamilan dan proses persalinan.

Atas dasar itu, jika kucing baru melahirkan silakan bawa ke dokter hewan minimal satu bulan atau dua bulan sekali. Jika hewan ini benar-benar sehat, maka boleh konsultasi atau pemeriksaannya dikembalikan menjadi tiga bulan sekali (trimester).

Jika induk kucing setelah melahirkan ini dilakukan perawatan dengan teratur, tentu induk kucing bisa kembali sehat dengan cepat. Anda pun sudah bisa mengajaknya untuk bermain dan bercanda.

4. Jauhkan Induk Kucing dari Kucing Jantan

Kucing betina sehabis melahirkan memiliki libido yang begitu tinggi. Hal ini ditandai dengan suhu panas tubuhnya yang semakin meningkat. Karena alasan inilah, kucing pasca melahirkan lebih mudah terangsang dibandingkan yang masih hamil.

Oleh sebab itu, dalam merawat kucing pasca melahirkan, pastikan Anda menjauhkan induk kucing dari kucing jantan yang mencoba mengganggunya. Kucing yang habis melahirkan langsung kawin, dikhawatirkan bisa membuat kesehatannya makin buruk.

5. Beri Suplemen Penambah Stamina

Sehari pasca kelahiran hingga mendekati 4 minggu, biasanya stamina induk kucing masih lemah. Jika lewat masa tersebut, vitalitasnya tidak juga bangkit, dan kucing tidak lagi aktif, berarti ada masalah dengan tubuhnya.

Sebelum mengalami hal tersebut, silakan beri suplemen penambah stamina ketika masa pasca kehamilan sudah mendekati satu bulan. Anda bisa membelinya di toko perawatan dan perlengkapan kucing.

Pastikan dalam merawat kucing setelah melahirkan, Anda mencari informasi dahulu suplemen yang tepat untuk kucing pada si penjual. Karena ada produk yang cocok untuk kucing yang satu tetapi justru berbahaya untuk jenis yang lain.

6. Permudah Induk Kucing yang Akan Menyusui Bayinya

Cara merawat kucing setelah melahirkan yang selanjutnya adalah permudah induk kucing yang akan menyusui bayinya. Termasuk meletakkan bayi kucing di tempat yang mudah didatangi dan tidak membahayakan.

Jika induk kucing kesulitan untuk menyusui, biasanya ia akan memindahkan anaknya ke tempat yang lebih nyaman baginya. Ironinya, terkadang si pemilik tidak tahu tentang pemindahan tersebut. Tentu ini beresiko bagi kesehatan si bayi kucing itu sendiri.

Selain itu, jika induk kesulitan untuk menyusui bayinya, lama kelamaan ia akan malas melakukannya. Tentu ini berbahaya bagi si induk. Karena air susu yang dimilikinya harus dikeluarkan atau menjadi penyakit.

7. Jangan Membentak Induk Kucing

Kucing dalam keadaan normal saja tidak boleh dibentak apalagi setelah melahirkan. Tentu ia akan pindah ke tempat yang jauh bersama bayinya. Karena hewan ini merasa tak nyaman lagi tinggal di rumah Anda.

Selain itu, kucing yang habis melahirkan biasanya mood-nya sedang buruk. Jadi jangan ditambah lagi dengan bentakan dan teriakan Anda. Yang ada psikis-nya semakin rusak yang bisa membuat kucing stres dan depresi.

Maka dari itu, rawat kucing setelah melahirkan dengan perlakuan yang baik. Bahkan di kondisi seperti itu, tingkatkan kasih sayang Anda dengan mengusap dan menggendongnya.

8. Jaga Tempat Kucing dan Bayinya dari Hewan Lain

Jika Anda membuatkan tempat yang nyaman, maka induk kucing dan bayinya akan betah di tempat itu. Dia akan menyusui anaknya dengan puas juga di tempat tersebut.

Sedangkan tugas Anda adalah menjaga agar tempat tersebut tidak didekati oleh hewan lain. Seperti tikus, cecak, kecoa dan serangga lainnya. Karena ini mengganggu kenyamanan si induk yang sedang menyusui.

Jika tempatnya sudah tidak nyaman, si induk akan membawa bayinya untuk berpindah tempat. Minimal ke tempat yang lebih aman. Terkadang yang namanya hewan, bayinya akan diletakkan di tempat sembarangan. Termasuk di ruang yang sempit.

9. Pastikan Tempat Kucing Jauh dari Keramaian

Ketika kucing sedang menyusui atau tidur bersama bayinya, maka tidak boleh ada gangguan termasuk suara yang ramai. Karena sekali ia terbangun, maka ia akan segera berpindah ke tempat lain, meninggalkan bayinya yang sedang menyusu.

Hal ini yang terkadang membuat induk kucing malas menyusui si bayi. Karena tempat penyusuannya penuh dengan gangguan. Maka dari itu, sebisa mungkin jauhkan gangguan tersebut dengan meletakkan tempat kucing di area yang sepi.

Sekalipun sudah jinak dan kenal dengan penghuni rumah, sebisa mungkin jauhkan tempat kucing dari mereka. Seperti tidak meletakkan kucing di balik pintu, di lorong menuju kamar mandi, apalagi di halaman.

10. Jangan Terlalu Sering Melihat Si Induk dan Bayinya

Dalam melakukan perawatan kucing pasca melahirkan yang selanjutnya adalah jangan terlalu sering melihat induk kucing dan bayinya. Karena ini juga membuatnya merasa terganggu dan tidak nyaman.

Oleh sebab itu, tetap awasi keduanya tetapi dari jauh saja. Minimal Anda mengetahui kondisi keduanya sekalipun tidak harus berada di dekatnya.

Anda juga harus mencegah untuk menyentuh induk terutama bayinya. Karena jika Anda ketahuan induknya menyentuh si bayi, maka ia akan malas untuk merawat dan menyusuinya. Karena hewan ini memang sangat pencemburu.

Maka dari itu, atur kedekatan Anda dengan si induk kucing sebaik mungkin. Jangan sampai ia merasa terganggu dan stress.

11. Buat Ruangan Khusus Untuk Induk Kucing dan Bayinya

Cara merawat kucing setelah melahirkan yang terakhir adalah buat ruangan khusus untuk induk kucing dan bayinya. Sebisa mungkin jauhkan dari tempat orang lalu lalang, karena dikhawatirkan keduanya bisa terinjak.

Kalau bisa pisahkan antara rumah dengan ruang khusus kucing. Sehingga ia bisa menyusui dengan nyaman tanpa gangguan. Keduanya juga bisa rebahan tanpa khawatir akan terinjak oleh penghuni rumah.

Sebisa mungkin buat ruang yang cukup luas. Karena induk kucing tidak suka menetap di satu tempat terutama saat menyusui. Dengan ruang yang luas, mereka leluasa berpindah-pindah sekalipun tidak harus keluar dari dalam ruangan.

Cara merawat kucing setelah melahirkan lebih rumit dibandingkan yang baru melahirkan. Karena induk kucing sudah kembali aktif sehingga perawatannya harus lebih ditingkatkan. Kecuali kucing benar-benar sudah sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *