Cara Merawat Kucing Persia Yang Benar Dan Murah

cara merawat kucing persia

Salah satu ras kucing yang banyak dijadikan peliharaan adalah ras kucing Persia. Kucing ini memiliki bulu cukup tebal dan memiliki sifat pemalas. Kucing ini terbilang rawan terserang penyakit dan bulunya dapat rusak jika tidak dirawat dengan baik. Oleh karena itu, sebelum memeliharanya, mari simak dulu panduan lengkap cara merawat kucing Persia berikut.

cara merawat kucing persia
Kucing Persia | Image Source : www.popmama.com

Teknik Merawat Kucing Persia

Berikut ini adalah hal penting yang Anda harus ketahui mengenai cara merawat kucing persia :

1. Membersihkan Lingkungan Kucing Persia

Jika Anda sudah menyediakan tempat khusus untuk kucing Anda, maka kebersihannya juga harus dijaga. Membersikan lingkungan si kucing ini dapat dilakukan dengan menyapu, mengepel dan rutin membersihkan kotoran si kucing. Anda tentu tidak mau bukan jika kucing kesayangan menjadi sakit karena lingkungan yang kurang bersih?

2. Menyediakan Tempat Makan dan Minum

Untuk tempat makan atau minumnya, usahakan tidak terlalu cekung agar kucing Anda dapat dengan mudah menjangkau makanan atau minuman tersebut.

Beberapa produk makanan untuk kucing, antara lain Whiskas, Royal Canin, Friskies, Felibite, Meo, Maxi, Proplan, dan Equilibrio.

3. Membiasakan kucing untuk tidak buang air besar sembarangan

Membiasakan kucing untuk tidak buang air besar di sembarang tempat memang bukan hal yang mudah. Lakukan hal-hal berikut ini untuk melatih kebiasaan tersebut pada kucing Anda.

Sebelum memulai, ada beberapa benda yang harus Anda siapkan, antara lain:

  1. Kotak kotoran/litter box berukuran besar agar kucing tidak merasa kesempitan
  2. Litter box tertutup untuk mencegah pasir kotoran keluar
  3. Memilih pasir yang bagus
  4. Skop dan kain

Jika semua keperluan sudah disiapkan, Anda bisa memulai untuk melatih kebiasaan buang air besar kucing Persia Anda. Caranya adalah:

a. Menaruh di tempat yang tenang untuk kucing persia

Kotak tersebut dapat ditaruh di dekat tempat kucing menghabiskan waktu, seperti di kandang, atau ruangan khusus kucing. Jangan lupa juga untuk memperhatikan privasi kucing. Anda juga dapat menaruh mangkuk makanan kucing di dekat tempat litter box tersebut.

b. Menaruh kucing di Litter Box

Jika kucing Anda tampak berjongkok di suatu tempat, segera pindahkan ke litter box-nya. Hal ini bertujuan agar kucing mengenali bau tempat buang airnya.

c. Beri apresiasi kucing persia Anda

Anda juga dapat memberi kucing apresiasi setelah si kucing menggunakan litter box. Apresiasi itu dapat berupa kasih sayang dengan mengelus-elus kepalanya.

d. Mengurung kucing jika perlu

Untuk memprcepat proses adaptasinya, Anda dapat mengurung kucing di suatu ruangan, dan meletakkan kotak kotoran di pojokan. Lakukan ini selama 1 minggu saja atau kurang. Jangan lupa untuk memisahkan tempat tidur, kotak kotoran dan makanan di tempat yang berbeda.

e. Membersihkan sebagian kotak kotoran setiap hari

Kucing tidak suka membuang air di tempat yang kotor, karena itu bersihkan sebagian kotak kotorannya setiap hari. Meski begitu, sisakan sebagian kecil kotorannya untuk membantu kucing mengenali tempat buang airnya.

f. Mencuci kotak kotoran secara rutin

Mencuci kotak kotoran dapat dilakukan seminggu sekali. Cuci dengan sabun mandi, bilas, keringkan, dan ganti pasirnya.

g. Menyingkirkan pot besar

Hal ini penting dilakukan agar kucing tidak membuang air di pot tersebut.
Tips yang dapat Anda praktikan agar kucing cepat mengerti di mana tempat buang airnya adalah:

  1. Mengatur jadwal makan kucing
  2. Mencoba produk pasir yang berbeda
  3. Mengganti pasir secara perlahan
  4. Mengenali tingkah laku kucing

4. Memandikan Kucing

Cara merawat kucing Persia selanjutnya adalah memandikan kucing Persia. Anda dapat memandikan kucing Persia Anda di rumah. Sebelum melakukan hal tersebut, Anda harus menyiapkan:

  1. Ember yang berisi air hangat
  2. Shampoo kucing
  3. Bedak kucing
  4. Sisir
  5. Blower atau bisa juga hair dryer
  6. Handuk
  7. Cotton buds
  8. Baby Oil (opsional)

Langkah-langkah memandikan kucing

Berikut ini adalah langkah langkah dalam memandikan kucing :

1. Membasahi seluruh bagian tubuh kucing

Basahi seluruh bagian tubuh kucing dengan air hangat yang sudah disiapkan, namun jangan sampai air tersebut masuk ke telinganya.

2. Mulai menggunakan shampoo

Gunakan shampoo ke seluruh tubuh kucing, namun jangan sampai terkena mata, hidung dan mulut dari si kucing. Saat menggunakan shampoo, Anda bisa sambil memijit tubuhnya agar shampoo merata hingga ke akar bulu kucing.

3. Membilas tubuh kucing

Jangan lupa untuk membilas bulu kucing sampai shampoo dan kotorannya hilang. Bilasnya tetap dengan air hangat tadi ya.

4. Mengeringkan tubuh kucing

Setelah itu keringkan tubuh kucing menggunakan handuk secara tersebut perlahan-lahan. Selain handuk, Anda juga dapat menggunakan blower atau hair dryer.

5. Membersihkan telinga kucing

Akan lebih baik lagi jika telinga si kucing juga dibersihkan menggunakan cotton buds/kapas lembab yang telah diberi dengan baby oil. Bersihkan pelan-pelan agar kucing tidak merasa sakit.

Tips Ketika Memandikan Kucing

Berikut ini adalah tip yang bisa Anda gunakan ketika memandikan kucing :

1. Memotong kuku kucing

Lakukan ini sebelum memandikan kucing. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir luka jika saja kucing sampai takut dan mencakar kita saat mandi. Meski begitu, memotongnya jangan terlalu dalam ya.

2. Menyikat agar shampoo merata

Supaya shampoo merata ke seluruh tubuh kucing, Anda dapat menggunakan sikat khusus ketika memandikannya. Selain itu, menyikat tubuh kucing juga bertujuan mengeluarkan bulu kucing yang rontok dan menggumpal.

3. Mengetahui waktu yang tepat

Waktu yang tepat untuk memandikan kucing sebenarnya relatif. Jika kucing sudah terlihat kotor atau banyak kutu, maka lebih baik segera dimandikan. Untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan kucing, Anda bisa memandikannya seminggu sekali.

5. Memberikan vaksin kucing persia

Vaksin untuk kucing bisa dikategorikan penting namun bukan hal utama dalam perawatan kucing. Tetapi untuk kucing Persia, sebaiknya dilakukan vaksin secara teratur. Vaksin dapat dilakukan di dokter hewan.

6. Merawat bulu kucing

Selain mandi, ada hal lain yang harus dilakukan untuk merawat bulu kucing Persia. Kucing Persia dikenal kurang mampu untuk merawat bulunya sendiri. Perawatan untuk bulu kucing ini misalnya dengan menyisir. Sisir yang dapat digunakan adalah sisir logam. Sisir bulu tersebut sebanyak dua kali sehari.

Setelah disisir, seka bulu kucing Persia menggunakan tisu bayi. Tisu bayi dianggap ideal karena dapat membuat bulunya menjadi harum dan formulanya tidak akan menyebabkan kucing alergi.

Jika bulu kucing mengalami kerontokan, pastikan dulu penyebab rontoknya bulu tersebut untuk menemukan penanganan yang tepat.

7. Bermain dengan kucing

Tidak hanya perawatan fisik, cara merawat kucing Persia selanjutnya adalah dengan mengajak kucing tersebut bermain. Terlebih karena kucing Persia ini merupakan jenis kucing yang umumnya dipelihara di dalam rumah. Agar kucing tetap aktif dan tidak merasa jenuh, maka jangan lupa untuk mengajak kucing Anda bermain ya.

8. Memberi ruang kosong di sekitar jendela

Tujuan dari dibuatnya ruang kosong di sekitar jendela ini untuk tempat kucing berjemur. Proses berjemur baik untuk kesehatan kucing itu sendiri. Tapi pastikan bahwa kucing tidak akan kabur ya.

9. Rutin mengecek kesehatan kucing

Karena rentan terhadap penyakit, maka penting untuk selalu mengecek kesehatan kucing. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk kesehatan kucing adalah rutin memberinya vaksin seperti yang sudah disebutkan. Anda tentu tidak mau bukan kucing kesayangan Anda sakit?

Perawatan Anak Kucing Persia

Perawatan anak kucing persia
Anak Kucing Persia | Image Source : https://kucingpedia.com

Bila kucing Persia yang Anda pelihara berusia 1-3 bulan, lakukan beberapa perawatan tambahan berikut untuk kucing Anda.

1. Menjaga kesehatan induknya

Karena masih menyusu, maka langkah pertama untuk merawat anak kucing Persia adalah dengan menjaga kesehatan induknya. Jika si induk tidak sehat, maka ada kemungkinan besar si anak juga terkena. Selain memberikan makanan yang bergizi untuk keduanya, Anda juga harus menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya ya.

2. Memberikan makanan bergizi untuk anak kucing

Meski anak kucing persia umur 1-3 bulan masih menyusu kepada induknya, tidak ada salahnya memberikan memberikan susu khusus kepada anak kucing tersebut.

Sediakan air bersih dan pastikan tempat airnya juga steril. Agar anak kucing mudah menjangkau air minumnya, tempatkan air minum tersebut di tempat yang rendah. Untuk makanannya, pilih makanan yang memang khusus untuk anak kucing.

3. Menyediakan tempat tinggal yang baik

Usahakan untuk membuat tempat tinggal anak yang hangat karena memang tubuh anak kucing masih kecil dan bulunya belum lebat. Agar tetap hangat, Anda juga dapat memberikan lampu atau bisa juga kain yang sudah tidak dipakai. Pastikan juga ukurannya cukup luas dan tidak lembab.

4. Memberi vaksin secara berkala

Vaksin sangat berguna untuk meningkatkan sistem imun dari anak kucing. Agar lebih aman, lakukan vaksin di dokter hewan ya.

5. Menyediakan fasilitas tambahan

Seperti kucing Persia dewasa, anak kucing Persia juga membutuhkan Litter Box untuk buang air besar. Agar lebih mudah ketika membersihkan, Anda juga dapat menggunakan koran sebagai alas pasirnya.

6. Menyayangi anak kucing

Bagaimanapun kucing adalah makhluk hidup yang butuh kasih sayang. Untuk menunjukkan rasa sayang itu, Anda bisa memberikan sentuhan lembut kepada anak kucing. Selain itu, Anda juga dapat memberikan mainan khusus kucing agar dia merasa senang.

Demikian panduan lengkap cara merawat kucing Persia yang dapat Anda lakukan. Selamat mencoba ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *