18 Cara Merawat Kucing Persia Medium yang Benar

Cara merawat kucing persia medium

Kucing persia medium merupakan salah satu jenis kucing ras yang cukup populer di seluruh dunia. Selain bulunya yang lebat, tingkah laku dan wajahnya yang lucu membuat banyak orang yang memelihara jenis kucing ini di Indonesia. Meskipun banyak orang yang memelihara kucing persia medium, ternyata belum semuanya paham tentang cara merawat kucing persia medium yang baik.

Cara merawat kucing persia medium
Kucing Persia Medium | Source Images : farmbos.com

Cara Merawat Kucing Persia Medium

Merawat kucing persia medium bukanlah hal cukup mudah. Bulunya yang mudah rontok dan rawan terserang penyakit membuat kucing persia medium memerlukan perawatan yang ekstra. Meskipun perawatan kucing persia medium terkesan mahal, Anda bisa meminimalkan perawatan kucing persia medium dengan cara berikut ini.

1. Memilih Makanan Kucing Secara Tepat

Beragam merek dan jenis makanan kucing tersedia di pasaran. Anda bisa memilih jenis makanan kucing yang sesuai dengan usia kucing Anda. Selain itu, ada beberapa produsen makanan kucing juga menyediakan jenis makanan khusus untuk kucing persia.

Pemberian makanan yang tepat akan membantu pertumbuhan kucing menjadi lebih sehat. Ada pula tambahan nutrisi yang akan membuat bulu kucing Anda lebih tebal dan mengkilap, sehingga pemberian makanan yang tepat akan membantu Anda dalam perawatan kucing persia medium menjadi lebih cantik.

2. Memberi Makan Secara Teratur

Selain memilih jenis makanan yang tepat, pemberian makan juga harus teratur. Untuk kucing dewasa, Anda bisa memberi makan sebanyak 2-3 kali sehari. Sedangkan untuk kucing usia 8-12 minggu, pemberian makan bisa dilakukan sebanyak 4 kali sehari. Memberi makan pada anakan kucing lebih sering karena nutrisi yang diperlukan lebih banyak tetapi lambung kucing masih kecil.

Selain itu, usahakan untuk memberi makan kucing persia medium Anda di jam makan kucing untuk melatih kedisiplinan kucing. Memberi makan di jam makan dan dengan takaran yang tepat akan menghindarkan kucing dari risiko obesitas yang berakibat pada rentannya daya tahan kucing Anda.

3. Memberikan Cukup Minum

Selain makanan, Anda juga harus menyediakan air matang untuk kucing Anda. Meskipun kucing tidak minum terlalu banyak, usahakan untuk menyediakan air minum yang cukup dan bisa Anda letakkan di kandang atau di dekat tempat makannya. Selain itu, usahakan untuk mengganti air minum kucing setiap hari untuk mencegah air minum kotor dan terkontaminasi dengan debu atau kotoran.

4. Membersihkan Tempat Makan dan Minum Kucing

Meskipun Anda teratur dalam memberi makan kucing, tetapi jika tempat makan dan minum tidak dibersihkan akan membuat kucing Anda rentang terserang penyakit. Tempat yang kotor akan meningkatkan perkembangbiakan miroorganisme, terlebih jika digunakan bersama dengan kucing yang lain. Sisa makanan basah kucing yang tidak dimakan juga sebaiknya dibuang untuk mencegah makanan tersebut basi atau dikerumuni lalat.

Ada baiknya ketika Anda melepas kucing di luar kandang, tempat makan diletakkan di tempat tertentu yang mudah dijangkau oleh kucing. Hindari memindahkan tempat makan kucing untuk membiasakan kucing mengetahui tempat makannya secara otomatis.

5. Membersihkan Kandang Kucing Persia Medium

Jika kucing lebih sering berada di kandang dibandingkan di luar, ada baiknya Anda rutin membersihkan kandang kucing setiap minggunya. Hal ini untuk mencegah beberapa penyakit yang sering timbul akibat kandang yang kotor atau lembab. Terlebih kucing persia medium memiliki bulu yang lebat dan rentang terhadap jamur dan kutu. Dengan rutin membersihkan kandang kucing, maka kucing tetap sehat dan bulunya tetap terjaga keindahannya.

6. Membersihkan Tempat Kotoran Kucing

Cara merawat kucing persia medium selanjutnya adalah rutin membersihkan tempat kotoran kucing setiap harinya. Anda bisa menggunakan serokan khusus untuk mencegah tangan Anda kotor dan bau saat membuang kotoran kucing. Selain itu, bak dan pasir juga harus sering dibersihkan dan dijemur untuk menghindari pasir menjadi lembab yang akan menimbulkan beragam penyakit jamur pada kucing.

Selain untuk menjaga kesehatan kucing, membersihkan tempat kotoran kucing secara rutin juga akan menjaga kondisi udara sekitar tetap segar dan tidak bau. Meskipun Anda menggunakan pasir gumpal beraroma, tetapi jika tempat kotoran kucing tidak pernah dibersihkan dan dijemur akan membuat bau dan pasir harus segara diganti ataupun diberikan pewangi khusus untuk pasir.

7. Memandikan Secara Rutin

Meskipun banyak salon grooming kucing, Anda bisa memandikan kucing sendiri di rumah. Anda hanya perlu air hangat dan shampo khusus kucing. Memandikan kucing persia medium bisa dilakukan dua minggu sekali untuk cuaca panas atau sebulan sekali saat musim penghujan.

Dengan memandikan kucing secara rutin akan mencegah beberapa penyakit jamur ataupun kutu kucing. Selain itu, bulu kucing akan tetap wangi dan indah setelah memandikan kucing dengan shampo khusus.

8. Membersihkan Telinga dan Kuku Kucing

Telinga dan kuku kucing merupakan bagian tubuh kucing yang paling banyak dihinggapi mikroorganisme. Anda bisa membersihkan telinga kucing dengan menggunakan baby oil dan cotton bud/kapas. Selain menggunakan baby oil, kini ada juga obat pembersih telinga kucing yang bisa Anda temukan di pasaran. Dengan membersihkan telinga kucing secara rutin akan menghindarkan gatal ataupun kutu telinga pada kucing.

Pada dasarnya kuku kucing akan sedikit tumpul ketika kucing sering menggaruk-garukkan kukunya. Meskipun secara alami kucing sudah mengetahui hal tersebut, Anda juga bisa memotong kuku kucing menggunakan pemotong kuku khusus kucing.

9. Membersihkan Mata dan Hidung Kucing

Di pagi hari biasanya mata kucing akan mengeluarkan lebih banyak cairan atau belek pada mata dan di bawah hidung kucing akan keluar kotoran berwarna hitam yang melekat. Kucing tidak bisa membersihkan kotoran tersebut sendiri.

Agar kucing persia medium Anda tetap menggemaskan dan terlihat lucu, Anda bisa membersihkan kotoran pada mata dan hidung kucing dengan menggunakan tisu atau kapas. Ada baiknya tisu atau kapas yang digunakan untuk membersihkan kotoran pada mata tidak digunakan bersamaan untuk membersihkan kotoran pada hidung kucing. Hal ini untuk mencegah berkembangnya mikroorganisme ke organ kucing lainnya.

10. Menyisir Bulu Kucing Persia Medium

Kucing persia medium memiliki bulu yang cukup tebal dan panjang. Agar bulu kucing tidak kusut dan tetap cantik, Anda bisa menyisir bulu kucing dengan menggunakan sisir khusus. Selain untuk merapikan bulu kucing, menyisir juga akan membuang bulu mati pada kucing serta untuk menghilangkan kutu dan jamur pada kucing Anda.

11. Menjemur Kucing di Pagi Hari

Menjemur kucing diperlukan untuk menunjang sistem metabolisme pada tubuh kucing. Anda hanya perlu menjemur kucing sekitar 10-15 menit agar kucing tetap sehat dan bulu kucing tidak lembab. Bulu kucing yang lembab akan meningkatkan risiko terserang jamur dan kutu yang membuat bulu kucing rontok dan timbul banyak ruam yang akan mengganggu kesehatan kucing.

12. Bermain dengan Kucing

Perlu diketahui bahwa salah satu cara merawat kucing persia medium ini sangatlah sederhana. Dengan bermain dengan kucing akan menghindarkan kucing Anda dari stres yang memicu banyak permasalahan kesehatan kucing. Bermain dengan kucing juga akan mempererat hubungan Anda dengan kucing, sehingga kucing Anda menjadi semakin jinak dan dekat secara emosional dengan Anda.

Semakin bertambah usia kucing, maka keaktifan kucing akan semakin berkurang. Anda bisa mengelus-elus kucing Anda untuk memberikan rasa aman. Untuk kucing yang masih muda, Anda bisa menggunakan mainan khusus kucing untuk bermain bersama kucing. Selain akan membuat kucing Anda senang, bermain dengan kucing juga akan membuat mood Anda semakin baik.

13. Vaksinasi Kucing Persia Medium

Vaksinasi menjadi salah satu cara pencegahan yang cukup efektif. Anda bisa membawa kucing Anda ke dokter hewan untuk memperoleh vaksinasi. Beragam jenis vaksinasi kucing, seperti rabies, distemper, hepatitis, parainfluenza, leptospira, parvo, dan corona bisa diberikan menurut minimal usia kucing.

Pemberian vaksinasi kucing bisa dimulai ketika kucing Anda berusia 6-8 minggu. Hal ini dikarenakan anakan kucing memiliki daya tahan tubuh yang masih rentang dan hanya memperoleh kekebalan dari air susu yang diminumnya. Dengan vaksinasi akan meningkatkan kekebalan kucing, sehingga kucing Anda tetap sehat dan terhindar dari berbagai serangan penyakit yang berakibat fatal.

14. Memberi Vitamin Secara Teratur

Kucing persia medium memiliki perawatan bulu agar tetap mengkilat dan lebat. Selain memperoleh nutrisi dari makanan, Anda juga bisa menambah vitamin bulu yang akan membuat bulu kucing Anda semakin cantik.

Anda bisa memilih beberapa jenis vitamin bulu kucing yang tersedia di pasaran. Beberapa vitamin bulu biasanya berbentuk drop ataupun kapsul cair yang berisi minyak ikan dan bisa langsung Anda berikan kepada kucing. Ada pula yang dicampur ke dalam makanan atau minuman kucing.

15. Memberi Obat Cacing Kucing Persia Medium

Cacingan merupakan penyakit yang menyerang kucing Anda. Cacing gelang ataupun cacing pita merupakan parasit yang biasanya menyerang kucing dan mengakibatkan kucing lebih kurus dan lebih rentan terserang berbagai penyakit.

Untuk mencegahnya, Anda bisa memberikan obat cacing kucing yang banyak dijual di pasaran. Beberapa merek seperti Drontal Cat memiliki bentuk tablet yang bisa Anda berikan secara oral ataupun dicampur pada makanan kucing. Selain itu, ada juga yang berbentuk drop yang bisa Anda minumkan langsung pada kucing Anda.

Dosis pemberian obat cacing biasanya disesuaikan dengan berat badan kucing Anda. Anda bisa membaca petunjuk pada kemasan obat cacing untuk dosis yang tepat, sehingga kucing Anda dapat terlindung dari ancaman parasit jenis ini.

16. Pisahkan Kucing yang Sehat dengan Kucing yang Sedang Sakit

Jika Anda memiliki banyak kucing di rumah, ada baiknya Anda selalu memperhatikan kesehatan kucing Anda. Anda bisa melakukan pemeriksaan rutin ataupun mengenali tanda-tanda kucing Anda mulai tak sehat. Jika ditemukan tanda-tanda kucing tak sehat, pisahkan kucing tersebut dari kucing yang masih sehat untuk menghindari penularan penyakit ke kucing yang masih sehat.

17. Memberi Jodoh untuk Kucing Persia Medium

Kucing dikatakan sebagai kucing dewasa jika kucing mencapai usia 1 tahun. Di usia inilah kucing siap dikawinkan dengan kucing yang lain. Di usia 1 tahun ini, kucing dewasa akan mencapai masa birahinya dan membutuhkan pasangan untuk berkembangbiak. Anda bisa memberikan pasangan dari rasa persia medium untuk memenuhi masa birahi kucing Anda.

18. Menjaga Mood Si Empus

Sebagai pemilik kucing persia medium harus benar-benar tau keadaan mood kucing. Menjaga kucing jangan sampai strees adalah hal penting dalam perawatan kucing persia medium. Untuk menjaga mood si Empus Anda bisa mengajaknya bermain atau memberikan ia mainan agar ia bisa bermain-main dengan barang tersebut. Hal sepele terkadang bisa membuat Anda terhibur melihat kucing bermain adalah tali sepatu. Ternyata tali sepatu bisa dibuat mainan kucing dan cukup menghibur ketika ia bermain dengan tali sepatu tersebut. Pada intinya harus menjaga mood si kucing dan menghindari hal-hal yang membuat kucing persia medium stress.

Nah, itulah cara merawat kucing persia medium yang cukup mudah. Dengan melakukan perawatan yang sesuai akan membuat kucing Anda lebih sehat dan tetap aktif. Semoga informasi di atas membantu Anda dalam merawat kucing persia medium.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *