11 Cara Merawat Kucing Pasca Operasi Agar Cepat Pulih

cara merawat kucing pasca operasi

Apakah Anda memiliki kucing yang sering melakukan perkawinan dengan kucing yang lain? Nah, jika hal ini membuat Anda khawatir, proses memandulkan kucing bisa menjadi solusinya. Hanya saja dalam proses ini kucing harus dioperasi. Agar kucing cepat pulih, ada beberapa perawatan yang harus dilakukan. Nah, inilah cara merawat kucing pasca operasi.

Perawatan Kucing Pasca Operasi

cara merawat kucing pasca operasi
Kucing Pasca Operasi

Setelah kucing menjalani operasi, Anda perlu merawat kucing sendiri saat berada di rumah. Menjaga kesehatan kucing sangat diperlukan, terlebih luka bekas operasi harus dijaga agar tidak menimbulkan infeksi.
Kondisi kucing yang masih lemah juga perlu Anda perhatikan agar luka operasi bisa cepat pulih. Anda bisa mencoba cara-cara berikut ini untuk membuat kucing cepat sehat dan bisa beraktivitas seperti biasanya.

1. Sediakan Ruangan yang Nyaman

Efek pembiusan yang diterima kucing setelah proses operasi selesai mungkin akan membuat kucing mengalami kebingungan. Anda harus menyediakan ruangan yang nyaman untuk kucing agar kucing bisa beristirahat dengan tenang.

Agar kucing bisa beristirahat, pastikan kucing tidak terganggu dengan kehadiran anak-anak ataupun binatang yang lain. Selain itu, hindari menempatkan kucing dimana ruangan tersebut memiliki tempat sembunyi. Anda bisa menempatkan kucing di ruang kosong yang hanya berisi alas tidur kucing. Hal ini untuk mencegah kucing bersembunyi yang membuat Anda kesulitan menemukannya.

Ada baiknya pula, Anda menempatkan alas tidur kucing di lantai. Hal ini untuk memudahkan kucing untuk mendinginkan tubuhnya. Selain untuk meregangkan otot kucing, tidur di lantai juga bisa membantu meredakan nyeri pada bekas operasi.

Agar kucing semakin nyaman dengan tempat istirahatnya, ada baiknya Anda memberikan cahaya yang remang-remang agar kucing lebih mudah untuk beristirahat. Selain itu, kucing cenderung akan lebih sensitif dari cahaya di ruangannya akibat pengaruh dari obat bius.

Tak hanya ruangan nyaman saja yang perlu Anda perhatikan, seluruh kebutuhan kucing juga perlu diperhatikan. Cara merawat kucing pasca operasi ini memang tidak ada bedanya dengan merawat kucing yang baru melahirkan.

Anda bisa meletakkan tempat makan dan minum di dekat kucing agar kucing lebih mudah menjangkau saat perutnya mulai lapar. Jangan lupa juga untuk meletakkan bak pasir agar kucing tidak sembarangan saat buang air.

Meskipun kucing ditempatkan di ruangan yang terpisah, Anda juga perlu mengecek kebersihan ruangannya. Ruangan yang bersih akan menghindarkan kucing dari infeksi dari luka bekas operasi. Jika kucing terkena infeksi, maka kucing akan mengalami komplikasi yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuhnya.

2. Jangan Biarkan Kucing Keluar Rumah

Mungkin kucing akan merasa jenuh jika harus berada di dalam ruangan terus-menerus. Biasanya kucing akan keluar jika merasa bosan, meski hanya sekedar untuk berkeliling.

Hal ini harus Anda cegah karena bisa memungkinkan luka bekas operasi menjadi lama sembuhnya. Ada baiknya, Anda mengunci ruangan kucing dan tidak membiarkan kucing keluar dari rumah.

Diperlukan setidaknya waktu 2 minggu untuk menunggu kucing benar-benar pulih dari luka operasi. Selama waktu tersebut, Anda bisa menemani kucing agar kucing tidak merasa bosan berada di ruangannya.

3. Periksa Bekas Operasi Kucing

Agar luka bekas operasi kucing cepat pulih, Anda perlu memeriksanya secara rutin. Sebelum pulang dari klinik, biasanya dokter akan memeriksa kondisi bekas sayatannya. Hal ini untuk memastikan bekas sayatan tertutup sempurna dan tidak menimbulkan infeksi pada kucing.

Setelah satu minggu operasi, Anda juga perlu memeriksa kembali bekas sayata operasi setiap pagi dan malam hari. Anda bisa membandingkan bekas sayatannya saat pulang dari klinik. Jika terdapat tanda-tanda mengkhawatirkan pada kucing, Anda bisa membawa kucing ke klinik hewan.

Dalam merawat kucing setelah operasi ini memang membutuhkan bantuan dari tenaga ahli di bidangnya. Meski begitu, menjaga bekas operasi dengan baik akan membantu kucing terhindar dari risiko infeksi.

4. Perhatikan Nutrisi untuk Kucing

Agar bekas sayatan kucing cepat kering, Anda perlu memberikan nutrisi yang mampu mempercepat penyembuhan bekas operasi. Anda bisa memperbanyak pemberian protein agar kucing bisa cepat pulih dan bisa beraktivitas seperti biasa.

Setelah operasi, biasanya kucing akan menurun nafsu makannya. Penurunan nafsu makan pada kucing setelah operasi biasanya dikarenakan pengaruh obat bius. Anda tidak perlu khawatir karena kondisi ini umum terjadi dan akan kembali normal setelah beberapa hari pasca operasi.

Untuk permulaan, Anda bisa memberikan seperempat dari porsi yang biasa kucing makan. Anda tidak perlu memaksa kucing untuk mau makan dan minum yang sudah disediakan. Anda hanya perlu menunggu kucing hingga ada keinginan untuk makan dan minum.

Selain itu, hindari memberikan camilan pada kucing. Meski kucing tidak nafsu makan, makanan yang kurang bernutrisi justru akan memperlama proses penyembuhan bekas operasi.

5. Jangan Ganggu Saat Kucing Istirahat

Setelah operasi, kucing cenderung akan lebih sering tidur karena pengaruh obat bius dan bekas sayatan operasi yang masih terasa nyeri. Dalam merawat kucing pasca operasi ini perlu kesabaran karena proses pemulihan kucing tergantung dari perawatan pemiliknya.

Hindari mengajak kucing untuk bermain karena kondisi kucing yang masih lemah dan membutuhkan waktu untuk beristirahat. Biarkan kucing beristirahat hingga kondisinya benar-benar pulih.

6. Hindari untuk Menggendong Kucing

Setelah kucing menjalani operasi, kucing akan merasa nyeri di bagian perutnya. Kondisi ini tidak memungkinkan bagi Anda yang ingin menggendong kucing. Menggendong kucing setelah kucing operasi akan membuat luka sayatan menjadi semakin lebar. Hindari menggendong kucing hingga kondisinya benar-benar pulih dan tidak ada komplikasi pada bekas operasi kucing.

Jika Anda ingin menggendong kucing, ada baiknya Anda tidak mengangkat dan menggerakkan tubuh kucing secara berlebihan. Anda bisa mengangkat kucing dengan menyangga bagian belakang tubuh kucing dan satu tangan lagi menyangga bagian dada tepat di belakang kaki depan.

7. Jangan Biarkan Kucing untuk Beraktivitas

Aktivitas yang berlebihan pada kucing akan membuat bekas sayatan operasi semakin melebar dan sulit pulih. Anda perlu membatasi aktivitas kucing yang terlalu banyak bergerak agar luka sayatan operasi tidak terbuka dan menimbulkan infeksi.

Cara merawat kucing habis operasi paling mudah ini akan membuat kucing lebih cepat pulih. Batasi gerakan kucing agar tidak menimbulkan komplikasi yang dapat membahayakan kesehatan kucing.

Selain itu, Anda juga bisa memakaikan kalung elizabethan pada kucing. Kalung ini akan membatasi gerakan kepala kucing, sehingga kucing tidak mudah menjilat bekas sayatan operasinya.

8. Tidak Memandikan Kucing

Meskipun kebersihan tubuh kucing penting untuk menjaga kesehatannya, ada baiknya Anda menghindari untuk tidak memandikan kucing setelah operasi. Setidaknya butuh waktu sekitar 2 minggu untuk menunggu bekas operasi kucing hingga benar-benar tertutup.

Cara merawat kucing habis operasi ini membutuhkan ketelatenan, terlebih jika tubuh kucing kotor atau berbau. Agar tetap bersih tapi tidak membahayakan kesehatan kucing, Anda bisa membersihkan bagian tubuh kucing yang kotor.

Caranya adalah dengan menggunakan tisu atau kapas yang sudah dibasahi dan usapkan pada tubuh kucing. Agar tidak membuat luka sayatan kucing nyeri, ada baiknya Anda tidak memberikan tekanan yang terlalu kuat saat tubuh kucing dibersihkan.

9. Berikan Obat Pereda Nyeri

Bekas sayatan operasi akan menimbulkan rasa nyeri setelah reaksi obat bius hilang. Agar kucing tidak merasa sakit, dokter akan meresepkan obat anti nyeri khusus hewan. Anda bisa memberikan obat pereda nyeri sesuai dosis yang disarankan. Agar tidak membahayakan kesehatan kucing, hindari memberikan obat anti nyeri untuk manusia.

10. Cek Gusi Kucing

Kesehatan kucing setelah operasi bisa terlihat dari kondisi gusinya. Biasanya kucing yang sehat memiliki gusi berwarna merah muda pucat hingga kemerahan setelah menjalani operasi. Anda bisa menekan gusi kucing dan perhatikan warna gusi setelah ditekan. Jika warna gusi kucing terlihat pucat, Anda bisa segera membawa kucing ke klinik hewan.

11. Perhatikan Kesehatan Kucing

Jika setelah operasi Anda menemukan gejala yang aneh pada kucing, Anda bisa langsung membawa kucing ke klinik hewan. Gejala aneh kucing yang perlu penanganan khusus seperti diare, muntah, demam, hingga kucing merasa lesu dan lemas.

Cara merawat kucing pasca operasi yang benar akan membuat kucing cepat pulih dan beraktivitas seperti biasa. Agar kondisi kesehatan kucing tetap terjaga, Anda juga harus memperhatikan saran dari dokter hewan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *