16 Cara Merawat Kucing Dengan Baik Agar Selalu Sehat

Cara Merawat Kucing Dengan Baik

Kucing merupakan hewan peliharaan yang cukup banyak disukai manusia. Selain tingkah lakunya yang menggemaskan, keindahan bulu kucing juga menjadi primadona bagi siapa saja yang memilikinya. Untuk itu diperlukan cara merawat kucing dengan baik agar kucing tetap sehat.

Cara Merawat Kucing Dengan Baik
Ilustrasi Merawat Kucing

Panduan yang dibagikan pada artikel ini berlaku secara global untuk semua jenis kucing seperti kucing kampung, kucing persia, kucing anggora dan lainnya. Untuk perawatan kucing yang maksimal dibutuhkan beberapa alat yang bisa didapatkan di petshop. Alat-alat ini dibutuhkan untuk memudahkan Anda dalam merawat kucing sehingga kesehatan dan kebersihan kucing selalu terjaga dengan baik.

Alat Dan Bahan Untuk Perawatan Kucing

Sebelum Anda merawat kucing ada alat dan bahan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Alat dan bahan ini akan menunjang dan membantu memudahkan perawatan kucing. Berikut ini adalah alat dan bahan yang digunakan untuk merawat kucing :

1. Makanan

Hal pertama yang harus disiapkan saat merawat kucing adalah menyediakan makanan kucing. Di pasaran sudah tersedia beragam jenis makanan kucing dan mereknya. Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan kucing dan budget Anda. Berikut panduan singkat dalam menyiapkan makanan kucing agar tetap sehat:

a. Sesuaikan makanan kucing dengan umur kucing Anda.

Biasanya produk makanan kucing dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kitten (kucing dengan umur di bawah 1 tahun) dan adult (kucing di atas umur 1 tahun). Dengan memberikan makanan kucing sesuai dengan usia akan mempengaruhi nutrisi yang ada di dalamnya.

b. Pilih jenis makanan kucing di pasaran sesuai dengan budget Anda.

Anda bisa memiliki jenis makanan kering maupun makanan basah atau makanan kaleng. Makanan kering lebih direkomendasikan untuk kucing karena mampu bertahan lebih lama dan lebih baik untuk kesehatan gigi kucing dibanding jenis makanan basah.

c. Anda bisa menyediakan makanan kucing dengan mengolahnya sendiri.

Anda bisa mengolah aneka daging yang masak, tulang, sayuran, dan suplemen agar kucing tetap sehat. Pastikan daging yang diberikan untuk kucing sudah matang agar kucing terhindar dari beberapa penyakit akibat kontaminasi mikroorganisme pada daging mentah.

2. Tempat Makan dan Minum

Anda bisa menggunakan mangkok ataupun membeli tempat makan di pet shop. Tempat makan dan minum yang menyatu bisa menjadi pilihan Anda agar lebih efisien dan menghemat ruang.

3. Kandang

Kandang menjadi pilihan opsional Anda ketika Anda memutuskan akan merawat kucing. Anda bisa memilih kandang yang disesuaikan dengan jumlah dan besar kucing. Semakin besar kucing, maka kandang yang Anda gunakan juga harus makin besar agar kucing leluasa saat berada dalam kandang.

4. Pasir

Untuk menerapkan cara merawat kucing dengan baik Anda juga butuh pasir. Pasir yang digunakan untuk merawat kucing merupakan pasir khusus atau pasir gumpal. Bentuk pasir ini menggumpal dan memiliki dua varian, yaitu yang memiliki aroma dan tidak memiliki aroma. Pasir gumpal beraroma bisa menjadi pilihan Anda agar pasir tak cepat bau karena kotoran ataupun pipis kucing.

Baca Juga : 9 Rekomendasi Jenis Kucing Terpopuler di Indonesia

5. Bak Pasir

Bak pasir digunakan untuk tempat pasir agar tidak tercecer. Bak pasir dapat membantu Anda melatih kucing buang air kecil/buang air besar pada tempatnya. Pilih bak pasir yang sesuai dengan ukuran kucing Anda agar kotoran atau pipis kucing tidak keluar dari bak pasir.

6. Serokan Pasir

Serokan pasir digunakan untuk mengambil kotoran dari bak pasir. Dengan alat ini akan membantu Anda untuk membersihkan tempat kotoran kucing, sehingga tangan Anda tetap bersih dan tidak bau ketika mengurus kotoran kucing.

7. Alat Grooming

Shampo, minyak wangi, dan sisir kucing menjadi alat grooming yang diperlukan dalam cara merawat kucing dengan baik. Terlebih jika Anda ingin berhemat dengan tidak membawa kucing ke salon perawatan kucing, alat grooming akan membantu Anda untuk menjaga kucing tetap bersih dan terawat.

8. Vitamin Kucing

Selain perlengkapan kucing di atas, vitamin kucing akan membantu Anda untuk menjaga kucing tetap sehat. Anda bisa memilih vitamin kucing sesuai dengan kebutuhan. Biasanya vitamin berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit dan bulu kucing. Anda juga bisa memberikan minyak ikan untuk kesehatan bulu kucing dan menjaga daya tahan kucing dari serangan berbagai penyakit.

9. Obat Kucing

Selain vitamin, obat juga harus Anda persiapkan untuk mengatasi beragam masalah penyakit pada kucing. Obat anti kutu, obat penyakit kulit, obat cacing, obat flu, ataupun obat demam sudah banyak tersedia di pasaran dan bisa Anda pilih sesuai dengan permasalahan penyakit kucing Anda.

Cara Merawat Kucing dengan Baik

Meskipun Anda sudah menyiapkan beberapa hal yang diperlukan kucing, Anda tetap harus merawat kucing agar tetap sehat dan terhindar dari stres. Berikut beberapa tips dan langkah tentang cara merawat kucing dengan baik yang bisa kamu terapkan :

1. Pemberian Makan dan Minum

Agar kucing tak makan makanan sembarangan, Anda bisa memberi makan kucing secara teratur 2-3 kali dalam sehari. Untuk anak kucing usia 6-12 minggu, Anda bisa memberi makan 4 kali sehari. Makanan untuk anak kucing diberikan lebih sering mengingat jumlah gizi yang diperlukan lebih banyak dan lambung anak kucing yang lebih kecil.

Selain anak kucing, kucing betina yang sedang hamil ataupun menyusui juga memerlukan nutrisi yang lebih tinggi. Anda bisa memberikan makanan kucing khusus atau makanan kucing dengan protein tinggi agar kucing tetap sehat.

Pastikan makanan yang tersedia di tempat makan kucing bersih dan cukup. Usahakan juga untuk memberi makan kucing sesuai dengan jam makan kucing untuk melatih kedisiplinan kucing sekaligus agar makanan dalam wadah tidak mubadzir dikerumuni semut.

Selain makan, minum untuk kucing juga harus tersedia dalam jumlah yang cukup. Anda bisa memberinya air putih yang matang ataupun sekali-kali memberi susu khusus kucing atau susu rendah lemak. Dengan pemberian minum yang cukup akan menjadikan kucing lebih sehat dan kucing dapat terhindar dari dehidrasi.

2. Menjaga Kebersihan Kandang dan Tempat Kotoran Kucing

Ketika Anda memilih merawat kucing di kandang, kebersihan kandang menjadi prioritas utama Anda agar kulit tetap sehat. Anda bisa membersihkan kandang kucing satu minggu sekali dengan menyemprotnya dengan air dan mengeringkannya di bawah sinar matahari.

Dengan menjaga kebersihan kandang kucing akan menjaga kucing dari serangan penyakit kulit ataupun kutu kucing yang membuat bulu pitak dan mengganggu penampilan kucing. Meskipun kandang kucing bisa Anda bersihkan seminggu sekali, Anda juga harus mengecek dan membersihkan tempat kotoran kucing setiap hari, terutama setelah kucing selesai buang air besar.

Anda bisa menggunakan serokan pasir untuk membuang kotoran kucing. Selain untuk menghilangkan bau, kesehatan dan kebersihan kucing juga dapat terjaga. Sehingga ketika Anda memegang kucing, Anda terbebas dari kotoran yang menempel pada kucing.

Selain membersihkan kotoran kucing, pasir dalam bak juga harus rutin dijemur agar pasir tetap kering. Hal ini akan menghindarkan kucing dari serangan jamur akibat kondisi bak pasir yang lembab. Jika bau pasir tercium sangat menyengat, Anda bisa menggantinya dengan pasir bau atau menyemprotnya dengan semprotan khusus pasir.

3. Mengecek Kesehatan Kucing Secara Rutin

Anda bisa mengecek kesehatan dengan melakukan pemeriksaan kucing secara rutin. Meskipun tergolong lebih mahal, cara ini merupakan cara paling efektif untuk menjaga kesehatan kucing Anda.

Terdapat dua pemeriksaan rutin, yaitu pemeriksaan bulanan dan tahunan. Pemeriksaan bulanan biasanya meliputi pemeriksaan kesehatan bulu dan kesehatan umum kucing. Sedangkan untuk pemeriksaan tahunan meliputi pemeriksaan organ kucing. Dengan memeriksakan kesehatan secara rutin di dokter hewan akan mendeteksi penyakit kucing secara dini.

4. Perawatan Dengan Memandikan Kucing Secara Rutin

Meskipun sudah terdapat salon grooming kucing, Anda bisa melakukan grooming atau minimal memandikan kucing sendiri di rumah. Memandikan kucing secara teratur merupakan salah satu cara merawat kucing dengan baik.

Hal pertama yang harus Anda perhatikan sebelum memandikan kucing adalah kondisi kesehatan kucing dan cuaca. Anda bisa memandikan kucing 2 minggu sekali atau ketika kucing sudah berbau atau kotor.

Ketika memandikan, Anda bisa menggunakan air hangat yang tidak begitu panas agar bulu kucing tidak mudah rontok dan tetap terjaga. Untuk shampo kucing, Anda bisa menggunakan shampo khusus kucing yang bisa Anda pilih sesuai dengan kondisi kucing. Di pasaran sudah tersedia shampo kucing anti kutu, anti jamur, ataupun shampo yang diperuntukkan untuk menjaga kehalusan bulu kucing.

5. Merawat Kucing Setelah Memandikannya

Setelah memandikan, Anda bisa mengeringkan bulu kucing dengan menggunakan handuk dan hair dryer. Beberapa kucing akan ketakutan dengan pemakaian hair dryer, alternatifnya Anda bisa menyisir bulu kucing dan mengangin-anginkan di depan kipas angin.

Menyisir kucing dengan menggunakan sisir khusus ternyata penting untuk mengangkat bulu kucing yang sudah mati dan melancarkan peredaran darah kucing. Selain itu, sisir kucing juga bisa menghilangkan kutu dan jamur pada kucing, sehingga kesehatan bulu kucing dapat terjaga.

Agar bau kucing tetap wangi, Anda juga bisa memberikan minyak wangi khusus kucing setelah bulu kucing benar-benar kering. Hal ini akan memberikan kesenangan bagi Anda saat memegang kucing.

Selain memandikan kucing, Anda juga harus merawat kebersihan kuku, gigi, dan telinga kucing agar kucing terhindar dari infeksi kuman. Anda bisa menggunakan pemotong kuku khusus kucing, terlebih jika kucing Anda sering berada dalam kandang.

Untuk kebersihan telinga, Anda bisa menggunakan cotton buds dan baby oil. Kebersihan telinga kucing sangat penting karena akan menghindarkan kucing dari serangan kutu telinga yang lebih sulit diobati dibanding kutu pada badan kucing.

Menyikat gigi kucing bisa Anda lakukan secara teratur agar kucing terhindar dari karies dan plak. Gunakan sikat khusus dan pasta gigi khusus dengan gerakan melingkar dari arah depan ke belakang.

6. Ajarkan Kebiasaan Baik

Bagi Anda yang membiarkan kucing di luar kandang. Anda bisa mengajarkan kebiasaan baik pada kucing. Berkomunikasi dengan kucing menjadi salah satu cara untuk mengajarkan kucing tidak buang air sembarangan, makan pada tempatnya, ataupun tidak tidur di sembarang tempat.

Anda juga harus bersikap tegas kepada kucing Anda. Sikap tegas pada perilaku buruk kucing akan membantu kucing lebih mengerti perbedaan perilaku buruk dan perilaku baik.

7. Merawat Kucing Dengan Vaksinasi

Vaksinasi merupakan salah satu cara pencegahan penyakit yang cukup efektif. Tujuannya adalah untuk memberikan kekebalan dan melindungi tubuh dari penyakit tertentu. Meskipun anak kucing yang baru lahir mendapat kekebalan alami dari air susu induk, vaksinasi diperlukan untuk menambah kekebalan dari penyakit yang berujung fatal.

Vaksinasi bisa diberikan pada kucing Anda mulai dari umur 6-8 minggu. Sebelum kucing Anda divaksinakan, pastikan kucing berada dalam kondisi yang sehat dan umur sesuai dengan minimal pemberian vaksin.

Beragam vaksinasi bisa diberikan kepada kucing, misalnya distemper, hepatitis, parainfluenza, leptospira, rabies, parvo, dan corona. Setelah pemberian vaksin, Anda bisa memberikan vitamin selama 10 hari untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, setelah pemberian vaksin diharapkan kucing tidak dimandikan selama seminggu untuk mencegah stres.

Baca Juga : 20 Fakta dan Mitos Kucing Kembang Telon

Demikianlah panduan cara merawat kucing dengan baik yang bisa Anda lakukan di rumah. Dengan perawatan yang baik dan benar akan membuat kucing tetap sehat dan aktif.

One thought on “16 Cara Merawat Kucing Dengan Baik Agar Selalu Sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *