11 Cara Merawat Kucing Bengal dengan Baik dan Mudah

cara merawat kucing bengal

Cara merawat kucing bengal bisa dibilang cukup unik. Kucing bengal berasal dari jenis kucing hasil perkawinan silang generasi ketiga dari kucing Asian Leopard dengan kucing domestik. Alhasil, bengal mampu mewarisi sifat unik kedua induknya. Mulai dari bentuk fisik hingga kecenderungan tingkah laku. Namun, hal inilah justru membuat bengal semakin menarik.

cara merawat kucing bengal
Kucing Bengal

Merawat Kucing Bengal

Saat Anda memutuskan untuk memelihara kucing bengal berarti Anda siap dengan segala cara merawat kucing bengal. Lantaran setiap jenis kucing menuntut cara perawatan yang berbeda, termasuk juga kucing bengal.

Hal tersebut disebabkan adanya perbedaan ciri dan karakteristik dari masing-masing kucing. Maka, penting bagi Anda untuk mengetahui informasi detail terkait bengal sebelum mengadopsinya.

Latar Belakang Kemunculan Kucing Bengal

Kucing bengal berasal dari wilayah California. Kucing ini menjadi generasi ke-3 dari jenis kucing Asia Leopard dengan kucing domestik (American Shorthair).

Lahir sebagai keturunan asli di wilayah rimba membuat bengal mempunyai sifat dasar liar. Alhasil, bengal akan sulit diatur dan memiliki tingkah laku jauh berbeda dari jenis kucing peliharaan lain.

Ciri Fisik Kucing Bengal

Kucing bengal tergolong kucing besar dan atletis. Bobot badannya mampu mencapai 10 kg untuk jantan dan 5 kg untuk betina. Kucing ini memiliki pola dan warna bulu yang khas yakni bengal seperti namanya. Sehingga memberikan kesan liar. Namun, pola dan warna dasar biasanya mencakup dua, yaitu Rosetted Spotted dan Marble.

Umumnya, kucing bengal memiliki warna bulu coklat cinamons dengan bintik hitam di seluruh badan. Meskipun ada juga pola yang lebih khusus seperti arrow rossetted atau chaos pattern marble. Pola dan warna beragam sering menjadi keunggulan bengal. Selain itu, bengal sangat menyukai air. Padahal, hampir semua jenis kucing tidak suka air.

Cara Merawat Kucing Bengal

Cara merawat kucing bengal memiliki beberapa perbedaan dari jenis kucing peliharaan lain. Lantaran kucing ini memiliki sifat 180 derajat berbeda dibandingkan kucing peliharaan biasa. Terutama dalam hal yang berkaitan dengan air. Mungkin ini bisa menjadi kemudahan atau justru tantangan bagi Anda dalam merawat bengal.

Lalu, seperti apa cara merawat kucing bengal secara lebih lengkap? Simak informasi berikut ini.

1. Sering dimandikan karena suka air

Kucing bengal sangat suka dengan air. Oleh sebab itu, kucing ini akan sering terlihat membasahi tubuhnya. Saat melihat air, si kucing akan langsung membuat tubuhnya basah dengan air tersebut. Beruntung, jika air yang dilihat merupakan air bersih. Namun, jika air tersebut kotor maka bersiaplah untuk memandikannya dengan benar.

Anda bisa merawat kucing bengal dengan sering dimandikan. Hal ini akan membuat bengal senang dan tidak membasahi tubuhnya sembarangan. Anda juga bisa menggunakan selang semprotan untuk membuatnya lebih bersemangat. Jangan lupa untuk membatasi waktu memandikan kucing agar tidak terlalu banyak menghabiskan air. Hal ini karena bengal sangat suka air.

2. Menyikat atau menyisir bulu agar pola dan warna bulu terjaga

Cara merawat kucing bengal yang tidak kalah penting yakni menyikat dan menyisir bulu. Hal ini karena bulu menjadi bagian daya tarik utama kucing ini. Jadi, Anda perlu menyikat atau menyisir bulunya teratur. Jika tidak sempat, minimal lakukan sekali dalam sepekan. Bulu bengal penting dirawat agar pola dan warna bulu tetap indah.

Anda bisa menggunakan sikat atau sisir khusus untuk kucing. Umumnya, sikat atau sisir khusus ini mudah ditemukan di toko dan aksesoris hewan peliharaan. Jangan lupa untuk menyikat atau menyisir bengal dengan lembut dan perlahan. Tujuannya supaya bengal nyaman dan tenang pada posisi perawatannya. Rata-rata waktu untuk perawatan sekitar 5 menit.

3. Memberikan asupan makanan bergizi supaya tetap sehat

Pada dasarnya makanan bergizi menjadi sumber energi yang sangat penting bagi kucing. Makanan bergizi akan membuat hewan peliharaan mampu melakukan beragam aktivitas.

Selain itu makanan bergizi juga mengandung banyak zat yang dibutuhkan kucing, termasuk bengal, untuk tumbuh dan berkembang. Alhasil, Anda wajib memberikan asupan makanan bergizi setiap hari.

Untuk makanan bergizi untuk kucing bengal sudah banyak tersedia di berbagai pet shop. Namun, Anda juga bisa mengolahnya sendiri dengan cara merawat kucing bengal sesuai catatan saran dan rekomendasi dokter hewan.

Hal ini untuk menjaga kucing bengal dari keracunan atau salah asupan gizi yang berakibat buruk bagi tumbuh kembangnya.

4. Rutin melakukan interaksi dengan bermain dan jalan-jalan

Kucing bengal termasuk jenis kucing yang atraktif. Kucing ini memiliki energi sangat banyak sehingga tampak tidak bisa diam. Anda bisa memberikan mainan untuk menyalurkan energinya.

Pilihkan mainan berupa bola atau lainnya selama mampu membuat bengal melompat dan berlari. Bermain menjadi salah satu aktivitas yang disukai kucing. Terlebih Anda ikut bermain.

Interkasi juga bisa dilakukan dengan mengajak kucing jalan-jalan. Anda bisa melakukan ini setiap pagi atau sore hari. Jika Anda sangat sibuk maka bisa dilakukan sekali dalam sepekan.

Jalan-jalan bersama akan membuat kucing merasa disayangi dan diperhatikan. Bahkan Anda dapat mengenalkan lingkungan sekitar sekaligus melatihnya melakukan hal tertentu.

Tips Merawat Kucing Bengal

Banyak di antara Anda mengalami kesulitan melakukan perawatan terhadap bengal. Apalagi bengal telah dikaruniai keunikan tersendiri dari sifat dan ciri khas. Sehingga Anda memerlukan tips merawat kucing bengal dengan baik dan mudah untuk melakukan setiap cara merawat bengal di atas. Jangan khawatir karena tips berikut benar-benar mudah sehingga dapat diikuti.

1. Penyuka air

Kesukaan bengal terhadap air menjadi hal yang cukup sulit untuk diatasi. Alih-alih dilarang, Anda harus membiarkan bengal melanjutkan kesukaannya. Namun, dalam cara merawat kucing bengal, pastikan menggunakan air bersih. Selain itu, Anda juga perlu membatasi waktu bengal untuk bermain air agar tidak terkena flu atau penyakit lain.

2. Pola dan warna bulu

Daya tarik bengal memang terletak pada pola dan warna bulu yang unik dan indah. Namun, pola dan warna bulu ini tetap bisa mengalami kerusakan. Bahkan kerusakannya bisa terjadi dan menjadi permanen walaupun sudah dilakukan perawatan. Oleh karenanya, Anda perlu memilih perawatan dengan baik. Mulai dari penggunaan sampo hingga sisir bulu.

3. Komposisi makanan

Tips dari cara merawat kucing bengal dengan memberikan asupan makanan bergizi yakni memperhatikan komposisi makanan. Komposisi makanan yang baik berdampak pada stamina bengal yang prima. Anda bisa memperhatikan beberapa aspek seperti tingkat kesegaran, tanggal kadaluarsa, dan nafsu makan saat bengal memakannya. Selain itu, komposisi makanan juga disesuaikan dengan pola makan.

4. Kutu bulu

Kebanyakan kucing mudah terserang kutu bulu. Hal ini juga bisa terjadi pada bengal. Oleh karenanya dalam cara merawat kucing bengal, Anda bisa memberikan tambahan obat penghilang kutu ketika menyikat atau menyisir bulu bengal. Anda juga dapat menggunakan minyak khusus agar bulu rapi dalam seketika. Umumnya, penggunaan air yang dimasukkan pada alat penyemprot bisa menjadi alternatif.

5. Aktivitas cukup

Sebagai salah satu jenis kucing atraktif, bengal memang sangat aktif. Bengal tidak suka dikurung dalam kandang atau pada ruangan sempit. Bengal membutuhkan aktivitas cukup untuk menyalurkan energinya yang besar. Jadi, bengal akan sangat suka ketika Anda mengajaknya bermain atau jalan-jalan. Minimal, Anda membiarkan bengal berada di luar kandang setiap hari.

6. Selektif memberikan mainan

Pemberian mainan seringkali menjadi alternatif paling mudah untuk mengatasi bengal yang atraktif dan energik. Bahkan saat Anda repot dan tidak memiliki cukup waktu. Selain itu, pemberian mainan juga efektif mencegah bengal dari stres, rasa bosan, dan mengacak-acak perabot rumah. Namun, Anda perlu selektif memberikan mainan yang aman dan tidak melukainya.

7. Pemeriksaan kesehatan

Kucing bengal tidak terlepas dari serangan penyakit berupa virus dan bakteri. Oleh karenanya, pemeriksaan kesehatan sangat penting dalam cara merawat kucing bengal. Setidaknya, jadwalkan kunjungan ke dokter hewan minimal satu kali dalam 3 bulan. Anda akan mengetahui kondisi kesehatan bengal dan apakah bengal butuh vaksinasi atau pemberian obat cacing serta obat lainnya.

Cara merawat kucing bengal agaknya tidak lagi sulit setelah membaca tipa di atas. Anda bisa membuat rencana tabel perawatan agar lebih ingat setiap tahapannya. Anda juga bisa bertanya pada pemilik kucing bengal yang lebih berpengalaman. Sehingga Anda juga mampu mendapatkan tambahan informasi tips merawat kucing bengal dengan baik dan mudah.

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *