13 Cara Merawat Kucing Baru Lahir Dengan Mudah

Induk kucing baru melahirkan

Kucing yang baru lahir tidak lepas dari penjagaan induknya. Tubuhnya yang masih rentan dan belum bisa mengkonsumsi makanan padat harus selalu dekat dengan induknya untuk diberikan kehangatan dan menyusu. Akan tetapi ada beberapa kondisi yang membutuhkan Anda untuk merawat anak kucing yang baru lahir. Cara merawat kucing baru lahir berbeda dengan merawat kucing dewasa dan memerlukan perlakuan dan kebutuhan khusus.

Induk kucing baru melahirkan
Induk Kucing Baru Melahirkan | Image Source : https://lovepurrscat.blogspot.com

Kucing Baru Lahir Butuh Bantuan Pemilik

Setelah kucing hamil dan melahirkan anaknya tidak semua kucing yang baru saja melahirkan mau merawat anaknya sendiri. Ada kalanya induk kucing mengalami beberapa hal yang membuatnya tidak mampu merawat anaknya. Sehingga dibutuhkan bantuan pemiliknya untuk merawat anak kucing baru lahir agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Cara merawat kucing baru lahir perlu diketahui karena ada berbagai kucing membutuhkan bantuan pemilik dalam perawatan. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Terpisah dari Induk Kucing

Ada kalanya anak kucing terpisah dari induk kucing karena dibuang oleh pemilik. Jika Anda menemukan anak kucing dengan kondisi seperti ini Anda bisa mengambil dan merawat anak kucing yang sudah terpisah dengan induknya. Kondisi seperti ini memang sangat berisiko bagi anak kucing yang masih lemah daya tahan tubuhnya, sehingga diperlukan perawatan yang membuat anak kucing nyaman meski tanpa indukan.

2. Induk Kucing Mati

Tidak semua induk kucing yang melahirkan anaknya selamat dan dapat bertahan hidup. Ada kondisi dimana induk kucing harus bertaruh nyawa ketika melahirkan anak-anaknya. Jika Anda menemukan kondisi seperti ini, Anda harus merawat anakan kucing agar dapat bertahan hidup.

3. Induk Kucing Menolak Anaknya

Tidak semua induk kucing bisa menerima anaknya setelah melahirkan. Usia kucing yang masih muda dan kondisi psikis kucing yang stres menjadi salah satu sebab induk kucing menolak anaknya untuk disusui. Agar anak kucing dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, Anda bisa merawat anakan kucing hingga anak kucing mampu mandiri.

4. Induk Kucing Pergi Mencari Makanan dan Minuman

Pada dasarnya induk kucing sudah mengetahui kapan harus berada di dekat anaknya dan kapan harus memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Tetapi terkadang anak kucing akan mencari induknya dengan mengeong karena lapar ataupun kesepian. Anda bisa mengambil alih untuk merawat kucing agar anak kucing menjadi nyaman.

Cara Merawat Kucing Baru Lahir

Cara Merawat Kucing Baru Melahirkan
Kucing Baru Melahirkan | Image Source : www.cateti.com

Meskipun terlihat sepele, merawat anak kucing baru lahir membutuhkan ketelatenan agar anak kucing mampu bertahan hidup. Daya tahan yang masih rentan dan belum ada kekebalan yang diperoleh dari luar tubuh membutuhkan perawatan ekstra yang bisa Anda lakukan dengan cara berikut ini:

1. Membuang Sisa Plasenta

Jika Anda menemukan anak kucing dengan sisa plasenta yang masih menempel, Anda bisa membuang sisa plasenta tersebut dengan gunting steril sisa plasenta yang masih menempel. Meskipun sisa plasenta akan terlepas dengan sendirinya, bantuan Anda untuk menggunting sisa plasenta akan membantu gerak kucing dan membuat kucing lebih leluasa.

Menggunting sisa plasenta juga harus Anda lakukan dengan menggunakan sarung tangan untuk menghindari infeksi pada tangan yang tidak higienis. Selain itu, jika indukan kucing masih ada di dekat anaknya, menggunakan sarung tangan juga dapat menghindarkan anak kucing tercium bau tangan yang menyebabkan induk kucing tidak mau lagi merawat anaknya.

2. Memberi Tempat yang Hangat

Ketika usia anak kucing masih berada di bawah 4 minggu, anak kucing masih memerlukan suhu lingkungan sekitar 270′ C hingga 330′ C. Jika anak kucing masih berada di dekat indukan, suhu di sekitar akan tetap terjaga karena induk dan anak kucing akan saling menghangatkan badannya.

Tetapi jika Anda menemukan anakan kucing tanpa induk, Anda harus bisa memberikan lingkungan yang hangat agar anak kucing dapat bertahan hidup. Hal ini dikarenakan anak kucing belum mampu menghasilkan panas dari dalam tubuhnya, sehingga memerlukan bantuan dari luar hingga usia kucing mencapai 4 minggu.

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menempatkan anak kucing ke belakang baju Anda yang dekat dengan kulit. Cara ini cukup efektif untuk membuat anak kucing lebih hangat terutama ketika Anda baru pertama kali menemukannya.

Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan menempatkan anak kucing ke sebuah lingkungan yang cukup hangat. Anda bisa memanfaatkan kardus kosong ataupun wadah yang berisi selimut hangat atau handuk bekas yang lembut. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan botol yang diisi air hangat dan diletakkan di bawah selimut agar lingkungan sekitar anak kucing menjadi hangat.

3. Mencari Indukan

Jika Anda menemukan anak kucing tanpa indukan, cara termudah untuk merawatnya adalah dengan mencarikan indukan baru untuk merawatnya. Meskipun tidak semua indukan dapat menerima kehadiran anak kucing baru, Anda tetap harus waspada jikalau indukan tidak menerima dan memakan anak kucing yang baru.

Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyamarkan bau anak kucing dengan mengusapkan bulu anak kandung indukan ke badan anak kucing baru. Hal ini dapat membantu indukan kucing untuk menerima anak kucing yang baru dan merawatnya hingga anak kucing mampu mandiri.

4. Meletakkan di Dekat Induk Kucing

Jika indukan kucing masih ada, Anda bisa meletakkan anak kucing di dekat induknya. Hal ini akan menghangatkan tubuh kucing Anda meskipun induknya menolak untuk menyusui. Selain itu, dengan meletakkan anak kucing di dekat induk kucing sedikit demi sedikit akan merangsang naluri induk kucing untuk mau merawat anak kucing baru lahir.

5. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan menjadi penentu anak kucing dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Jika lingkungan sekitar anak kucing bersih akan membantu pembentukan imunitas pada tubuh anak kucing. Selain itu, menjaga kebersihan linkungan tetap bersih dan tidak dalam kondisi yang lembab akan menghindarkan tubuh kucing dari berbagai penyakit kulit dan risiko terkena kutu pada anak kucing.

6. Menjaga Kebersihan Badan

Kebersihan badan anak kucing baru lahir akan menghindarkan anak kucing dari perkembangan mikroorganisme yang bisa membuat anak kucing sakit. Pusar dan anus merupakan bagian tubuh anak kucing yang harus dijaga kebersihannya. Anda bisa menggunakan kapas dan air hangat untuk membasuh bagian tubuh anak kucing yang kotor agar kotoran yang menempel dapat hilang.

Selain itu, Anda juga bisa membersihkan bulu anak kucing dengan handuk basah hangat. Selain untuk membersihkan tubuh anak kucing, cara merawat kucing baru lahir ini juga dapat melatih anak kucing untuk membersihkan bulunya sendiri.

7. Bersihkan Mata Anak Kucing secara Rutin

Bagian mata anak kucing menjadi bagian yang harus lebih sering Anda bersihkan dibanding bagian tubuh yang lain. Produksi air mata yang berlebih pada anak kucing mengakibatkan mata anak kucing lebih banyak menghasilkan kotoran yang mengendap. Biasanya kotoran kucing akan mengumpul di sekitar mata yang menyebabkan mata kucing belekan, bahkan sebagian kucing tidak bisa melihat karena tertutup kotoran.

Untuk mencegah hal tersebut Anda bisa membersihkannya dengan kapas atau kain lembut yang diberi air hangat. Usapkan pada mata kucing hingga bersih. Sebaiknya hindari untuk menggosok kotoran dengan keras untuk mencegah infeksi pada mata anak kucing. Membersihkan mata kucing bisa rutin Anda lakukan setiap hari agar mata kucing menjadi lebih bersih dan sehat.

8. Memberi Susu

Susu merupakan makanan yang bisa diberikan kepada kucing Anda. Anda bisa menggunakan pipet atau dot khusus anak kucing untuk memberikan susu. Sebaiknya Anda memberikan susu khusus anak kucing yang rendah laktosa untuk menghindarkan kucing dari risiko diare yang menjadi penyebab anak kucing mati.

Anda bisa memberikan susu yang sudah dihangatkan terlebih dahulu sesuai dengan suhu anak kucing. Berikan susu setiap 3-4 jam sekali dan perhatikan dosis pemberian susu untuk anak kucing. Anda bisa mengetahui dosis pemberian susu dengan membaca petunjuk pada kemasan susu khusus anak kucing.

9. Hindari Memberi Makanan Padat

Kondisi pencernaan anak kucing baru lahir belum sempurna dan masih berkembang. Lambung kucing baru lahir belum sepenuhnya bisa mengolah dan menyerap nutrisi dari makanan padat. Sehingga, pemberian makanan padat harus ditunda hingga kucing berusia 8 minggu untuk mencegah masalah pencernaan pada kucing baru lahir.

10. Melatih Buang Air di Tempatnya

Agar anak kucing memiliki kebiasaan yang baik, salah satunya adalah dengan melatihnya sejak dini. Anda bisa melatih anak kucing untuk buang air di tempatnya, sehingga anak kucing dapat terbiasa hingga dewasa.
Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyediakan bak dengan ketinggian rendah yang diisi pasir. Anda bisa membantu anak kucing dengan membawa anak kucing ke bak kotoran setelah makan.

Selain itu, ketika Anda menemukan kucing akan buang air kecil atau buang air besar, segera bawa anak kucing ke bak kotoran. Latihan ini bisa Anda lakukan ketika anak kucing berusia 4 minggu. Anda bisa membantu anak kucing dengan menggerakkan kaki kucing untuk mengajarinya menggaruk pasir.

11. Memegang Anak Kucing dengan Lembut

Anak kucing membutuhkan perhatian dan kasih sayang yang besar di sekitarnya. Anda bisa membelai anak kucing secara rutin dan biarkan anak kucing menyusup ke tubuh Anda untuk mencari kehangatan. Cara ini dapat menambah kedekatan emosional dengan Anda. Cara ini juga terbilang cukup efektif untuk membuat anak kucing lebih jinak, setia, dan perhatian pada Anda.

12. Melatih untuk Bergerak

Di usia 3 minggu, anak kucing akan lebih sering bergerak. Anda bisa melatih otot dan syaraf kucing agar lebih aktif. Anak kucing akan berlatih berjalan meski masih terlatih-tatih. Anda bisa mengajaknya bermain dengan memberikan bola atau tali untuk meningkatkan kekuatan otot kucing.

13. Menyapih

Jika induk kucing masih merawat anaknya hingga berusia 4 minggu, Anda bisa membantu untuk menyapih anak kucing. Cara ini bisa Anda lakukan ketika Anda ingin mengembangbiakkan kucing dengan cepat. Berikan susu pada mangkuk dan makanan yang masih sedikit encer untuk membantu anak kucing lepas dari induknya.

Pemberian makanan khusus anak kucing bisa perlahan Anda berikan dan sebelum memberikannya Anda bisa membaca aturan pemberian yang tertera pada kemasan. Makanan kaleng bisa Anda berikan pertama kali untuk mengenalkan anak kucing pada rasa asli sebelum memberikan makanan kering.

Cara merawat kucing baru lahir di atas akan membantu Anda untuk mengurangi risiko kematian pada kucing baru lahir. Semoga informasi di atas membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *