Cara Merawat Bulu Kucing yang Mudah dan Benar

Cara Merawat bulu kucing

Kucing dengan bulu yang bersih dan berkilau tampak lebih menggemaskan. Bulu kucing memiliki fungsi utama sebagai pelindung sehingga disarankankan untuk merawatnya. Cara merawat bulu kucing yang baik akan membuatnya lebat, tidak rontok, bersih, dan bebas kutu.

Melalui perawatan yang baik, masalah seperti bulu kusut, rontok, dan terserang kutu dapat diatasi. Mulai dari cara membersihkan hingga memilih makanan dan suplemen yang tepat.

Cara Merawat Bulu Kucing Paling Mudah

Cara Merawat bulu kucing
Perawatan Bulu Kucing

Bulu kucing beragam tergantung jenisnya. Kucing dengan bulu panjang antara lain persia, anggora, himalaya, dan maine coon memerlukan perawatan bulu kucing yang lebih rumit agar bulu kucing tetap lembut, tidak rontok, dan berkilau. Secara umum, bagi semua kucing Anda dapat menerapkan cara merawat bulu kucing berikut ini.

1. Memandikan Kucing Secara Teratur

Mandikan kucing secara teratur untuk membuang debu dan kotoran yang menempel pada bulunya. Jika tak pernah dimandikan, kotoran akan menumpuk dan membuat bulu menjadi gembel.

Grooming atau memandikan kucing dilakukan seminggu atau dua minggu sekali khususnya untuk kucing berbulu lebat seperti persia dan anggora.
Memandikan kucing dapat menyehatkan tubuh mereka serta mengembalikan kelebatan dan kilau bulu. Ada aturan khusus dalam memandikan kucing yaitu menggunakan shampoo khusus dan sikat bulunya dengan lembut.

Mencuci bulu kucing perlu menggunakan shampoo khusus karena tidak sama dengan shampoo manusia. Mencuci dengan shampoo akan membuat bulu kucing lebih terawat. Gunakan bedak khusus untuk kucing agar tubuhnya harum serta bulunya lebih lembut dan tebal.

2. Menyisir Bulu

Sisir bulu kucing idealnya sekali sehari agar bulu kucing tidak kusut. Terutama setelah kucing dimandikan. Semprotan spray untuk kucing dapat menjadikan bulunya lebih harum dan terawat. Semprotan untuk bulu bisa Anda dapatkan dari pet shop. Bulu kucing pun semakin, harum, lembut, dan tebal. Tahapan ini sangat penting dalam tata cara merawat bulu kucing.

3. Periksa Kutu

Kucing kerap bermasalah dengan kutu. Selain membuat kucing tidak nyaman, kutu juga bisa menimbulkan kerak pada kulit kucing. Jika dibiarkan terus menerus kutu dapat membuat kesehatan kucing terganggu. Agar kutu hilang, Anda perlu rajin memeriksanya dan membuangnya. Lakukan ini secara bertahap.

Untuk membasmi kutu kucing, gunakan sisir khusus dan sisir dari pangkal sampai ujung bulu. Lakukan ini secara teratur setiap hari selama dua minggu. Sisir kutu tersedia dua pilihan yaitu elektrik dan sisir manual yang terbuat dari tembaga yang lentur. Sisir dapat membantu menghilangkan telur dan biang kutu yang melekat pada bulu.

Selain itu, Anda dapat menggunakan obat dan shampoo khusus yang tersedia di pasaran. Namun, cara menggunakannya harus berhati-hati agar tidak mengenai mata dan telinga kucing. Biasanya obat kutu hanya dioleskan pada bagian yang terinfeksi saja.

4. Makanan yang Tepat

Pemberian makanan yang berkualitas dapat menjaga mantel bulu kucing selalu sehat. Makanan yang baik untuk melebatkan bulu yaitu makanan yang mengandung protein, vitamin, dan asam amino. Pemberian pakan pun tergantung pada usianya.

Untuk usia di bawah satu tahun, kucing memerlukan asupan gizi lebih dari 30%. Sedangkan kucing dewasa memerlukan asupan gizi antara 25-30% saja.

Sebagai hewan karnivora, kucing lebih membutuhkan protein hewani daripada protein nabati. Sebelum memberikan makanan dalam kemasan, sebaiknya periksa bahan baku yang digunakan. Pilih makanan kemasan yang terbuat dari bahan utama daging seperti ikan, ayam, dan sapi.

Hindari makanan kemasan dengan keterangan label by product. Sebab label ini menandakan bahwa pakan tersebut dibuat dari bahan-bahan sisa seperti tulang ayam dan ceker. Selain itu, hindari makanan kucing yang mengandung bahan pengawet.

Khusus yang berkaitan dengan cara merawat bulu kucing, pilihlah makanan basah dalam kemasan kaleng yang tersedia di pet shop. Jika memberikan makanan kering, imbangi dengan menyediakan air dalam jumlah yang cukup. Di samping itu, Anda dapat membuat racikan makanan kucing sendiri dari nasi yang dicampur dengan potongan ikan, daging, atau ayam yang sudah direbus hingga matang.

Hati-hati dalam memilih makanan karena pemberian pakan yang salah dapat menyebabkan kerontokan bulu. Namun, ada beberapa jenis vitamin yang dapat membuat bulu kucing lebih indah dan sehat dari dalam.

Makanan khusus untuk suplemen dan vitamin melebatkan bulu dapat dibeli di pet shop atau toko-toko perlengkapan hewan. Vitamin penting untuk menjaga kesehatan tubuh kucing serta menjadikan bulu lebih sehat dan tidak mudah rontok.

Sebagai tambahan gizi, berikan susu yang diformulasikan khusus untuk kucing agar bulunya tumbuh lebat dan indah seperti yang Anda inginkan. Dengan nutrisi yang tercukupi, bulu kucing akan tumbuh dengan baik.

5. Suntik Bulu

Terakhir, lakukan suntik bulu untuk membuat bulu lebih sehat dan lebat jika diperlukan. Suntik bulu hanya dapat dilakukan di klinik hewan atau pet shop yang menawarkan layanan ini.

Cara Merawat Bulu Kucing yang Panjang

Semua kucing memerlukan perawatan bulu agar bebas dari penyakit dan bulunya tumbuh lebat dan sehat. Cara yang dapat dilakukan dengan grooming basah dan grooming kering. Grooming basah merupakan perawatan yang lebih lengkap karena dilakukan terhadap bulu, kulit, kuku, hingga mata dan telinga.

Grooming basah harus dilakukan pada kucing berbulu panjang dengan bahan-bahan antara lain degreaser, shampoo khusus untuk bulu berminyak seperti kucing jenis maine coon. Shampoo kucing bisa diberikan untuk kucing yang bulunya tidak berminyak.

Conditioner untuk kucing juga tersedia di pasaran untuk membuat bulu menjadi lebih lembut, berkilau, dan mudah disisir. Untuk kucing berbulu panjang, Anda perlu memandikan 1 hingga 2 kali seminggu agar bulu bebas dari bau tak sedap, kutu, dan jamur.

Sementara grooming kering dilakukan untuk menjaga bulu kucing tetap bersih, rapi, terhindar dari kutu dan penyakit, dan menjaga penampilannya tetap rapi dan bersih. Grooming kering lebih tepat untuk merapikan bulu kucing karena tidak menggunakan air. Sedangkan grooming basah sesuai untuk merawat dan membersihkan kucing secara keseluruhan.

Untuk melakukan grooming di rumah, Anda dapat mengikuti tips-tips berikut ini.

1. Gunakan Peralatan yang Tepat

Gunakan sisir kombinasi gigi jarang dan rapat untuk menyisir bulu kucing. Pertama, gunakan sisir dengan gigi jarang kemudian ulangi dengan sisir yang lebih rapat. Gunakan sikat khusus untuk mengurai bagian bulu yang kusut.

Sisir yang digunakan yaitu bergigi jarang untuk menyisir bulu kucing panjang sehari sekali. Sisir bulu pada bagian antara kaki dan perut, karena biasanya merupakan bagian bulu yang mudah kusut. Cara menyisir yaitu ikuti arus bulunya. Sisir bulu pada bagian wajah perlahan agar tidak melukainya. Setelah halus, sisir kembali dengan sisir yang lebih rapat.

Untuk mengeringkan bulu kucing setelah dimandikan, gunakan blower panas. Blower panas dapat dilakukan dari luar kandang jika kucing berontak dan tidak nyaman ketika tubuhnya dikeringkan. Gunakan gunting untuk menggunting bulu di dekat mata yang terlalu panjang.

2. Mulai Perawatan Bulu Sejak Kecil

Waktu terbaik untuk memulai perawatan ialah ketika mereka masih berusia muda, kira-kira 8 minggu. Dengan cara ini mereka lebih terbiasa ketika dimandikan dan dibersihkan bulunya ketika sudah dewasa.

3. Buat Kucing Merasa Tenang

Tidak semua kucing terbiasa mendapatkan grooming. Maka Anda harus melakukan trik tertentu untuk membuat kucing mudah dirawat bulunya.

Dengan cara yang benar Anda dapat membuat mereka tenang sehingga tidak memberontak saat disisir atau dimandikan. Pertama, elus punggungnya terlebih dahulu. Jangan menyentuh bagian-bagian sensitifnya agar kucing tetap tenang.

4. Periksa Bulu-bulu di Seluruh Tubuhnya

Bulu kusut biasanya ada pada lekukan ketiak dan perut bawah. Jangan lewatkan bagian ini ketika Anda menyisir bulu kucing agar dapat menemukan dan mengurai bulu yang kusut atau gembel.

5. Uraikan Bulu Kusut dengan Lembut

Bulu yang kusut dapat menyebabkan penyakit karena terluka bahkan infeksi. Jangan menarik bulu kusut jika menemukannya karena akan menyakitkan kucing dan dapat melukai kulitnya. Sebaiknya gunakan sisir khusus atau gunting untuk menghilangkan bulu kusut tersebut.

Memiliki kucing, terutama yang berjenis bulu panjang artinya Anda harus siap merawat bulunya setiap hari. Oleh sebab itu, Anda harus memberikan perhatian bagaimana cara merawat bulu kucing yang benar. Tujuannya agar bulu selalu bersih, tumbuh lebat, berkilau, dan tampak sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *