9 Cara Menjinakkan Kucing Liar Agar Nurut Denganmu

Cara menijinakkan kucing

Memiliki kucing sebagai hewan peliharaan memang sangat menyenangkan. Si kaki empat berbulu ini benar-benar mampu membuat siapapun terpikat dengan sikap gemasnya. Untuk memiliki seekor kucing, kamu pun bisa mengadopsi lewat cattery atau memilih kucing liar. Jika memang kucing liar jadi pilihanmu, maka mempelajari cara menjinakkan kucing adalah keharusan.

Cara menijinakkan kucing
Kucing Yang Sudah Jinak

Yap, sekalipun kucing memang binatang yang cenderung dekat dengan manusia, mereka tetaplah hewan liar yang bergerak sesuai instingnya. Lebih lagi kalau kucing ini tidak berpemilik sejak lahir, tentu akan jauh lebih sulit untuk dipegang bahkan didekati. Sebetulnya sikap kucing yang senantiasa waspada di dekat manusia ini sebagai bentuk pertahanan dirinya.

Cara menjinakkan Kucing Liar

Kucing liar yang terbiasa hidup di lingkungan bebas sejak kecil, tentu akan jauh lebih menghindari manusia. Kenapa begitu? Karena secara insting mereka berpikir kalau manusia bisa mengancam nyawa mereka. Tak heran kalau kamu ingin mengadopsi kucing liar di pasar atau di sekitar rumah, dibutuhkan usaha lebih dan pemahaman cara menjinakkan kucing dengan tepat.

Kamu harus benar-benar sabar dalam memahami kepribadian si kucing liar, karena memang membutuhkan waktu supaya mereka menurut. Bahkan sekalipun sudah diberi makan terus-menerus, kucing liar tetap saja kabur dan mendesis saat didekati. Merasa frustasi? Kalau begitu, coba terapkan cara menjinakkan kucing liar berikut ini!

1. Mencoba Memahami Kucing

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kucing liar memiliki sikap yang jauh lebih agresif daripada kucing yang sudah kamu pelihara sejak kecil. Untuk itulah sebagai tahapan pertama agar membuatnya mau menurutimu, cobalah untuk memahami dan mengenali bahasa kucing. Bagaimana caranya? Dengan memperhatikan perilakunya.

Kucing yang tampak gelisah, stres dan ingin menyerang bisa terlihat dari badannya yang merendah dengan mata melotot, kuping tertekuk ke belakang dan mengeram. Kalau memperlihatkan tanda-tanda begini, ada baiknya kamu tidak mendekati kucing liar tersebut karena bisa-bisa kamu malah terkena cakarannya.

Namun ketika kucing menggoyangkan tubuh atau ekornya ke kanan dan kiri di dekatmu, itu tandanya dia nyaman. Kucing liar yang sudah di tahapan ini biasanya bersedia untuk dipegang dan berperilaku lebih tenang. Jika kamu sudah memahami betul bahasa tubuh seekor kucing, tentu tak akan sulit lagi untuk mencoba berkomunikasi dengan si kaki empat berbulu ini.

2. Diberi Makan dan Minum

Setelah memahami bahasa tubuh kucing, cara menjinakkan kucing liar berikutnya adalah dengan rajin memberinya makan dan minum. Kucing yang terbiasa hidup liar jelas harus berjuang untuk memperoleh makanan, sehingga ketika ada yang memberinya makan atau minum, kucing liar bakal mendekat.

Alih-alih diberi makan dalam jumlah banyak, coba beri kucing liar tersebut makan dalam bentuk porsi. Kenapa begitu? Supaya kucing liar itu butuh dan merasa tergantung, sehingga akhirnya selalu kembali padamu. Kalau kamu langsung memberinya makan dalam jumlah besar, dikhawatirkan kucing liar itu tidak akan kembali lagi dan sulit untuk tergantung pada manusia.

3. Buat Kucing Percaya

Hal yang cukup penting dalam cara menjinakkan kucing adalah dengan membangun kepercayaan dirinya, lewat perilaku kita yang selalu lembut. Seagresif apapun perilaku kucing, jika ada manusia yang memperlakukannya dengan lembut dan sabar maka akan membuat kucing liar itu perlahan mulai percaya.

Untuk itulah usahakan sebisa mungkin tidak membentak kucing liar apapun yang dia lakukan, jika kamu ingin memeliharanya. Kenapa? Karena bentakan akan dianggap kucing sebagai sinyal supaya tidak mendekati manusia. Kucing adalah binatang yang cukup traumatik, sehingga sekali saja dibentak akan membuat mereka malah kabur dan makin sulit didekati.

Begitu pula dengan menghentaknya menggunakan sapu atau memercikkan air, perilaku ini bisa membuat kucing malah enggan kembali karena merasa diusir.

4. Jangan Takut

Seperti layaknya binatang pada umumnya, kucing dapat mengenali emosi manusia yang ada di dekatnya berkat insting hewan yang dimiliki. Sehingga dalam cara menjinakkan kucing yang ampuh, sebisa mungkin kamu harus bisa mengontrol emosi terutama rasa takut. Kalau kamu takut dan ragu-ragu, kucing bakal tahu dan justru membuat mereka makin agresif.

Pahamilah bahwa kucing tidak akan menyerang atau menggigit manusia, kecuali kamu memang berlaku kasar. Karena itu, supaya bisa memperoleh rasa percaya diri dari si kucing liar, kamu harus menguatkan dan benar-benar memberanikan diri. Risiko memang ada, tapi kalau kamu memang punya niat memeliharanya, jangan pernah merasa takut.

5. Memberi Nama

Salah satu cara yang bisa dilakukan supaya bisa mendekatkan diri dengan kucing liar adalah memberinya nama. Yap, meskipun mungkin tampak sederhana, cara menjinakkan kucing yang satu ini justru bisa memegang peran penting. Dengan memberikan nama pada kucing liar, kucing akan merasa spesial dan nyaman.

Bahkan bisa saja nama itu justru membuat mereka tahu sedang dipanggil oleh seseorang yang menyayangi mereka. Cobalah untuk memberinya nama sebagai tanda pengenal. Kucing yang mempunyai nama tentu akan mudah dipanggil ketika hendak diberi makan atau saat diajak main. Secara tidak langsung, kucin akan makin jinak dan menurut padamu.

6. Mengajaknya Bermain

Usaha berikutnya demi membuat kucing liar makin menurut adalah dengan mengajaknya bermain. Tak peduli apakah kucing tersebut masih kitten atau sudah dewasa, si kaki empat berbulu ini merupakan binatang yang sangat suka bermain. Kamu bisa mencoba merayunya dengan bola-bola kecil atau tali.

Dengan terus-menerus diajak bermain, kucing jelas akan merasa makin nyaman. Kucing liar yang makin nyaman ada di dekat manusia akan perlahan menghilangkan sifat agresifnya sehingga bakal jauh lebih jinak dan menurut. Karena memang perilaku agresif yang diperlihatkan oleh kucing ini sebagai bentuk kewaspadaan dan usahanya melindungi diri.

7. Beri Kandang yang Nyaman

Langkah berikutnya dalam cara menjinakkan kucing liar adalah dengan menyediakan kandang yang nyaman. Meskipun memang sangat sulit membuat kucing liar bisa masuk kandang, hal ini bukan tak mungkin bisa dilakukan. Caranya adalah dengan menyiapkan kandang khusus untuk dirinya sendiri dan tidak digabung dengan kucing lain.

Pastikan kandang itu berisi makanan yang disukai supaya kucing liar bersedia masuk. Jika perlu, siapkan kotak khusus kotoran karena bagaimanapun kucing liar akan dijadikan binatang peliharaan, sehingga penting bagi mereka untuk mencoba belajar cara buang air yang benar. Lantaran terbiasa hidup di luar rumah, coba gunakan tanah organik sebagai wadah kotorannya.

Jangan lupa untuk menyiapkan tempat tidur yang rapi dan hangat, serta menutup kembali kandang agar si kucing liar tidak kabur. Biarkan dia terbiasa di dalam kandang selama beberapa hari, sehingga kucing benar-benar bisa dijadikan peliharaan.

8. Sering Digendong

Tahapan cara menjinakkan kucing ini baru bisa dilakukan kalau kucing liar itu benar-benar sudah merasa nyaman dan tidak takut kamu dekati. Karena bagaimanapun juga, menggendong merupakan langkah paling ampuh untuk membuatmu makin akrab dengannya. Selain digendong, cobalah untuk mengelus bulunya sesering mungkin.

Sekadar informasi, kucing sangat suka dibelai rahangnya hingga mengeluarkan suara dengkuran halus yang disebut purring. Kalau sampai kucing liar itu mengeluarkan purring dan memperlihatkan perilaku manja, maka selamat, kamu sudah berhasil membuatnya benar-benar jinak dan menurut bersamamu.

9. Memanfaatkan Momen

Nah, untuk cara menjinakkan kucing liar yang terakhir adalah kamu harus benar-benar bisa memanfaatkan momen. Apa maksudnya? Dengan membangun hubungan yang menguntungkan kucing. Seperti yang diketahui, kucing liar jauh lebih sering berada di alam bebas sehingga peluang mereka untuk terluka lebih besar daripada kucing peliharaan dalam rumah.

Kucing yang terluka dan sakit sudah pasti butuh pertolongan, dan ini merupakan momen yang tepat bagimu untuk mengambil hatinya. Cobalah untuk mengobati kucing liar tersebut dan menyediakan pakan yang benar-benar lezat serta bergizi. Dalam kondisi demikian, kucing akan merasa pertemuan denganmu sangatlah menguntungkan.

Jika sudah demikian, kucing akan selalu mengingat usahamu sehingga lama-kelamaan akan tumbuh rasa terikat. Hal inilah yang membuat seekor kucing liar percaya pada manusia dan akhirnya bersedia untuk menurut dan bermanja denganmu.

Bagaimana? Sebetulnya bukan hal yang sulit bukan untuk membuat seekor kucing liar menurut? Asalkan kamu cukup sabar dan mencoba melakukan cara menjinakkan kucing di atas, kucing liar akan bisa menjadi binatang yang benar-benar manja padamu. Dengan menyelamatkan satu nyawa kucing liar, kamu akan memperoleh kebahagiaan dan tentunya amal perbuatan baik.

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *