6 Cara Ampuh Mengobati Kucing Kurapan

mengobati kucing kurapan

Memiliki seekor kucing yang menggemaskan dengan bulu tampak lebat dan indah adalah impian setiap catl overs. Tak heran ketika ada sedikit saja masalah pada bulu seperti muncul kurap, tentu langsung meresahkan dan bikin emosi. Jika sudah begini, kamu tentu harus tahu bagaimana cara mengobati kucing kurapan.

mengobati kucing kurapan
Kucing Kurapan

Tidak hanya manusia, kurap memang menjadi salah satu penyakit paling menyebalkan yang dialami kucing. Apalagi di musim penghujan seperti saat ini, bercak-bercak kurap kadang sering muncul di balik bulu kucing kesayangan. Jika sudah begini, tentu saja kucing yang kurapan harus segera memperoleh pengobatan agar tidak menular.

Yap, tidak hanya menular ke sesama kucing, penyakit kurap ini rupanya juga bisa menular ke manusia, lho! Tentu kamu tak ingin dong merasakan gatal-gatal di sekujur kulit karena kurap dari si anak bulu kesayangan? Untuk itulah kami akan bahas lengkap mengenai ciri-ciri, penyebab sekaligus cara mengobati kucing kurapan dengan tepat.

Apa Sih Penyakit Kurapan Pada Kucing itu?

Pada manusia, penyakit kurap atau kadas adalah infeksi jamur pada kulit yang akhirnya menimbulkan ruam melingkar berwarna merah. Rupanya penjelasan itu juga sama dengan penyakit kurap pada kucing, di mana merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi jamur. Dalam dunia medis, penyakit kurap sering disebut sebagai tinea.

Lantaran merupakan infeksi jamur, bisa dipastikan kalau penyakit kurap pada kucing ini tidaklah disebabkan oleh parasit seperti cacing maupun tungau super kecil bernama Sarcoptes scabiei, penyebab scabies alias kudis. Kadang kala kurap ini juga disebut dengan ringworm karena memiliki bentuk seperti cincin alias cacing yang melingkar.

Seperti yang sudah disebutkan, musim penghujan adalah momen penyakit kurap sering dialami kucing. Apalagi kalau kamu mempunyai kucing bulu panjang, kurap yang muncul kadang tidak terlihat dan harus menyibak bulunya terlebih dulu. Kucing bulu pendek juga bisa mengalami kurapan, tapi kekebalan tubuh yang lebih baik membuat mereka cepat sembuh.

Sama seperti manusia yang kurapan dan mengalami gatal, seekor kucing yang kurapan jelas juga akan mengganggu aktivitasnya. Lantaran penyakit kurap ini termasuk cukup bandel, kamu sebagai pemilik tentu wajib memahami cara mengobati kucing kurapan. Perawatan yang sabar dan pengobatan yang tepat bisa membuat infeksi jamur ini segera musnah.

Penyebab Kucing Jadi Kurapan

Karena merupakan penyakit infeksi jamur, bisa dipastikan kalau kurapan yang dialami si kaki empat kesayangan disebabkan oleh jamur. Pada kucing, biasanya jenis jamur penyebab kurap adalah Microsporum canis. Namun ada juga kurap kucing yang diakibatkan oleh jamur lain dari jenis Trichophyton dan Microsporum gypseum.

Bagaimana bisa seekor kucing tiba-tiba kurapan? Biasanya tersebar dari kucing atau binatang lain yang sudah terinfeksi, maupun dari benda dan tanah yang terkontaminasi jamur. Udara yang hangat dan lembab seperti musim penghujan juga bisa menjadi penyebab spora jamur tumbuh subur, sehingga akhirnya menginfeksi kulit kucing.

Tak bisa diremehkan, spora jamur yang sudah menginfeksi kulit kucing bisa tetap aktif hingga 24 bulan lamanya. Tentu kamu bisa membayangkan kalau kucing kesayangan yang mengalami kurapan kemudian tidur di sembarang tempat dan menggunakan sikat bulu yang sama, akan semakin mempercepat proses penyebaran jamur ke kucing lainnya.

Sebelum memahami seperti apa cara mengobati kucing kurapan, kamu harus tahu bahwa tidak semua kurap kucing muncul. Ada sekitar 20% dari total populasi kucing yang asimtomatik, alias membawa jamur tapi tidak memperlihatkan gejala kurapan. Kitten yang berusia di bawah setahun lebih rentan mengalami infeksi jamur, terutama yang bulu panjang.

Seperti Inilah Ciri-Ciri Kucing yang Kurapan

Manusia yang kurapan tentu akan sering menggaruk bagian tubuhnya lantaran gatal. Hal itulah yang sebetulnya juga dialami kucing kurapan. Infeksi jamur yang menyerang kulit di balik bulunya membuat kucing benar-benar tersiksa, dan akan terus-menerus menggaruk. Supaya lebih jelas, berikut ini adalah ciri-ciri kucing yang kurapan:

  1. Muncul kerontokan bulu alias kebotakan pada area yang terserang jamur. Kerontokan bulu ini tidak ada pengaruhnya dengan birahi pada kucing
  2. Area yang terkena infeksi jamur biasanya berbentuk lingkaran dan muncul paling sering pada bagian kepala kucing, atau anggota tubuh yang lain. Sering dilaporkan kalau kurap berada di lipatan tubuh kucing hingga ekor. Jika kucing kamu mempunyai bulu panjang, tentu kurap akan cukup tersamarkan dan kemudian tiba-tiba botak begitu saja
  3. Selain berbentuk lingkaran, area yang terinfeksi jamur akan terlihat merah. Sudah pasti area tersebut akan membuat kucing sering menggaruknya karena terasa begitu gatal
  4. Kulit kucing yang terinfeksi jamur akan tampak kering dan bersisik
  5. Jika dibiarkan, infeksi jamur akan membuat munculnya Seborrhea sicca, sejenis ketombe yang bisa diamati dan tampak pada permukaan bulu kucing

Cara Mudah Mengobati Kucing yang Kurapan

Disebutkan sebelumnya bahwa kekebalan tubuh yang baik membuat kucing segera sembuh dari kurapnya. Memang benar karena kucing yang dalam kondisi sehat, bisa sembuh dari kurap dengan sendirinya dalam waktu 2-4 bulan. Namun tetap saja jika kucing kesayangan diserang infeksi jamur, kamu haruslah segera mencari info cara mengobati kucing kurapan.

Apalagi jika mengingat bagaimana kurap ini bisa menular dari satu kucing ke kucing lainnya, memilih mendiamkan dan membiarkan kurap sembuh sangatlah buang-buang waktu. Nah, supaya makin memahami cara mengobati kucing kurapan dengan tepat dan ampuh, ulasan berikut ini layak untuk kamu coba:

1. Memisahkan Kucing yang Kurapan

Hal pertama dalam cara mengobati kucing kurapan yang harus dilakukan adalah memisahkan anak bulu (anabul) yang mengalami infeksi jamur, dengan kucing lainnya. Langkah ini dilakukan supaya kucing yang kurapan tidak menulari rekan-rekannya. Untuk itulah kamu pun harus membedakan benda-benda yang dipakai kucing kurapan dengan yang sehat.

2. Salep Sebagai Pertolongan Pertama

Jika dirasa praktek dokter hewan cukup jauh dan sudah muncul tanda kurapan pada kucing, kamu bisa mencoba menggunakan salep kurap alias antijamur yang bisa dibeli bebas di apotek tanpa resep dokter. Untuk kucing yang terinfeksi jamur, biasanya memakai salep yang mengandung sulfur, miconazole dan ketoconazole.

Kalau infeksi jamur masih ringan, kamu bisa memakai betadine. Ada baiknya kamu mencukur bulu kucing di bagian yang terinfeksi, supaya salep mudah meresap ke kulit. Kamu pun harus mengawasi agar mencegah salep tidak dijilat kucing. Jika ingin lebih aman, bisa menggunakan minyak VCO (Virgin Coconut Oil) di area yang kurapan.

3. Memandikan Kucing dengan Shampoo Khusus

Cara mengobati kucing kurapan berikutnya adalah melalui terapi topikal yakni memandikan kucing dengan shampoo khusus yang mengandung sebazole atau miconazole. Lagi-lagi jika kucing kamu bulu panjang, ada baiknya untuk dicukur dulu sehingga area yang terinfeksi bisa tampak.


Usahakan untuk memandikan kucing setiap 4-6 hari sekali selama 2-4 minggu. Lantaran shampoo antijamur ini mengandung bahan kimia beracun, pastikan kamu membilas tubuh kucing hingga benar-benar bersih.

4. Semprotan Pengobat Jamur

Jika tak ingin ribet mengoleskan salep atau memandikan dengan shampoo khusus antijamur, kamu bisa mempertimbangkan penggunaan semprotan obat jamur. Ada banyak sekali pilihan yang bisa dibeli mulai dari Scadix yang berharga belasan ribu Rupiah hingga Virbac Wound Gard (VBG), senilai ratusan ribu Rupiah.

5. Pengobatan Medis ke Dokter Hewan

Kalau memang cara-cara mengobati kucing kurapan di atas tidak mempan, maka kamu wajib melakukan pengobatan medis ke dokter hewan. Vet biasanya akan menyembuhkan terlebih dulu infeksi tungau Cheyletiella atau kutu pada kucing, karena parasit tersebut bisa membuat kulit kucing rusak sehingga makin rentan kurapan.

Ada kemungkinan dokter hewan bakal memberikan resep Itrafungol yang mengandung Itraconazole, sebagai obat oral untuk mengobati infeksi jamur. Selain obat, pemberian vitamin dan suntikan vaksin akan membuat daya tahan tubuh kucing meningkat sehingga tak mudah terinfeksi jamur.

6. Menjaga Kebersihan dan Lingkungan Kucing

Nah, cara mengobati kucing kurapan yang terakhir adalah kamu sebagai pemilik harus senantiasa menjaga kebersihan dan lingkungan. Lantaran jamur tumbuh subur di lingkungan lembab, cobalah rutin menjemur kucing ketika pagi hari selama 10-15 menit.

Bagaimana? Sebetulnya tidak sulit bukan memahami cara mengobati kucing kurapan? Untuk itulah ketika anabul kesayangan terserang infeksi jamur, lakukan langkah-langkah di atas. Jika perlu konsultasi ke dokter hewan terpercaya supaya kucing tercinta tetap sehat dan jauh dari kurap.

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *