9 Cara Mengobati Kucing Demam Secara Efektif

Cara Mengobati kucing demam

Demam adalah salah satu ciri yang paling jelas ketika kucing tengah mengalami sakit. Seperti layaknya manusia yang demam dan merupakan mekanisme alami dari tubuh untuk melawan penyakit, begitu pula yang dirasakan oleh kucing. Hanya saja sebagai seorang pecinta kucing, memahami bagaimana cara mengobati kucing demam tentu wajib diperhatikan.

Cara Mengobati kucing demam
Mengobati Kucing Demam

Sekadar informasi, kucing adalah hewan berdarah panas di mana suhu normal tubuhnya ada pada kisaran 36-39 derajat celcius. Ketika anabul (anak bulu) kesayangan mempunyai suhu di atas itu, sudah bisa dipastikan kalau mereka tengah demam. Kucing yang sakit, jelas akan membuat mereka kehilangan semangat dan jadi tidak aktif.

Penyebab Demam Pada Kucing

Layaknya manusia yang sakit dan selalu disertai oleh demam, begitu pula yang dialami oleh kucing. Demam adalah tanda paling jelas ada yang tidak beres pada tubuh kucing. Bisa karena serangan virus, infeksi bakteri atau luka luar yang dialami. Memahami penyebab demam pada kucing akan membuat kamu tahu cara mengobati kucing demam secara tepat.

Pada dasarnya ada dua penyebab umum kucing demam yakni pyrexia dan hipertermia. Pyrexia sendiri merupakan naiknya suhu tubuh kucing sebagai bentuk mekanisme alami tubuh yang berjuang keras melawan penyakit. Semakin keras kinerja sistem kekebalan tubuh, maka semakin tinggi pula suhu demam yang dialami.

Kondisi ini tidak bisa dibiarkan, karena naiknya suhu tubuh yang terlalu tinggi bisa merusak organ dalam lainnya. Sementara untuk hipertermia, merupakan demam yang terjadi lantaran paparan suhu panas berlebihan. Misalkan saja, kucing berada di bawah pancaran sinar matahari langsung saat siang hari. Sama seperti pyrexia, hipertermia juga bisa membahayakan nyawa kucing.

Nah, jika sudah mengetahui penyebab demam yang dialami, kamu bisa menentukan seperti apa cara mengobati kucing demam yang paling sesuai kebutuhan. Ingat, jangan memberikan obat penurun demam pereda nyeri manusia seperti paracetamol pada kucing, karena itu justru beracun pada tubuh anabul kesayangan.

9 Cara Menurunkan Demam Pada Kucing

Menurunkan demam pada kucing
Kucing Demam

Tidak seperti manusia yang masih memiliki usaha dan pemikiran untuk menurunkan demam pada tubuhnya, kucing cenderung membiarkan dirinya tidur sepanjang hari tanpa asupan makanan ketika suhu tubuh meningkat. Seperti yang sudah disebutkan, kucing yang tidak makan akan mudah terserang penyakit sehingga sang pemilik haruslah yang waspada.

Memang, dalam mengobati kucing yang demam yang banyak direkomendasikan adalah dengan membawa kucing ke dokter hewan. Hanya saja tidak semua orang cukup beruntung tinggal di dekat atau memiliki rezeki bisa membawa kucing berobat ke dokter hewan.

Termasuk yang demikian? Maka kamu bisa memahami ulasan berikut mengenai cara mengobati kucing demam kucing kesayangan.

1. Menurunkan Suhu Tubuhnya

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menurunkan demam kucing secara alami tanpa perlu ke dokter adalah dengan mendinginkan tubuhnya. Sekadar informasi, panas pada tubuh kucing ketika demam bisa diturunkan melalui kelenjar keringat yang terdapat pada cakar serta saluran pernafasannya.

Untuk itulah, coba tempatkan kucing di ruangan yang sejuk dengan sirkulasi udara bersih. Ada baiknya kalau ruangan itu menggunakan lantai yang terbuat dari keramik dan biarkan si anabul berbaring supaya panas tubuhnya berpindah ke lantai. Kamu juga bisa mempertimbangkan penggunaan kipas angin supaya demam bisa berkurang.

Kalau hal-hal di atas masih belum ampuh, kamu bisa coba membasahi bulu kucing dengan air atau menggunakan kain basah. Basuh tubuh kucing secara perlahan dan jangan sampai terlalu basah, karena ini merupakan cara mengobati kucing demam yang cukup efektif.

2.Mencegahnya Dehidrasi

Cara mengobati kucing demam yang relatif aman berikutnya adalah dengan membuatnya terus minum supaya tidak dehidrasi. Letakkan air minum di dalam wadah bersih dengan permukaan dingin supaya kucing mau meneguknya. Kalau tidak mau, kamu harus mencoba memberikan air minum langsung ke mulut kucing menggunakan alat suntik tanpa jarum.

Jika demam disertai oleh muntah dan diare, usahakan untuk memberikan asupan cairan elektrolit ke dalam tubuh kucing seperti gatorade yang biasa dikonsumsi anak kecil. Pemberian cairan ini bisa membantu mengembalikan keseimbangan elektrolit kucing sehingga suhu tubuhnya normal.

3.Diberikan Uap Hangat

Tak banyak yang tahu kalau uap hangat yang dihirup bisa menurunkan suhu tubuh kucing. Untuk bisa memberikan uap hangat, kamu bisa menyediakan air panas di sebuah ruangan dan membiarkannya tertutup beberapa menit sampai penuh uap. Biarkan kucing selama 10-15 menit di dalam ruangan dan ulangi sebanyak 2-3 kali per hari sampai demam benar-benar turun.

4.Menggunakan Antibiotik yang Aman

Infeksi bakteri adalah salah satu penyebab kucing demam. Untuk mengatasinya, memang antibiotik dibutuhkan. Hanya saja, kamu harus berkonsultasi dengan dokter hewan terlebih dulu mengenai pemberian antibiotik yang aman. Kenapa begitu? Tidak semua antibiotik manusia bisa dijadikan cara mengobati kucing demam.

Beberapa di antaranya yang aman adalah amoxicillin, ampisilin, marbofloxacin, doxyxyline sampai vibravet. Hanya saja semua ini harus menggunakan dosis yang tepat dari dokter supaya tidak berbahaya.

5.Kompres Air Dingin

Seperti manusia yang demam, suhu tubuh kucing juga bisa diturunkan lewat kompres air dingin. Biasanya kompres ini diletakkan pada bagian cakar atau tubuh kucing. Basahi handuk atau kain kecil dengan air dingin dan tempelkan pada bagian dahi kucing. Kamu juga bisa mengulangi langkah kompres air dingin ini dengan meletakkannya pada bagian kaki atau perutnya.

Pastikan bulu kucing harus benar-benar kering setelah dikompres air dingin, karena kucing yang demam cenderung tidak bisa grooming dirinya sendiri. Jika air dibiarkan menempel pada bulu tubuhnya, justru bisa membuat kucing malah sakit.

6.Menyediakan Asupan Makanan Bergizi

Kucing demam cenderung ogah makan. Namun makan justru bisa membantu suhu tubuh kucing kembali normal karena metabolisme tubuh bekerja lagi. Ada baiknya kamu mengganti pakan kucing ke tekstur yang lebih lunak dan beraroma kuat, supaya kucing berniat makan. Jika perlu, sediakan tambahan susu kucing supaya asupan makanan tetap terjaga.

7.Obat Anti Radang dari Dokter

Selain antibiotik, pemberian obat anti radang juga termasuk salah satu cara mengobati kucing demam. Beberapa obat penurun demam seperti asam tolfenamic atau tolfedine, meloxicam, sampai enchinacea. Setiap obat jelas mempunyai dosis berbeda seperti tolfedine yang setiap tablet 6 mg bisa untuk 1,5 kg kucing dalam waktu sehari sekali.

Kemudian ada meloxicam yang harus mengikuti resep dokter dengan dosis yang disarankan adalah 0,05 mg per kg berat badan sesudah makan. Ada juga ramuan enchinacea yang merupakan anti mikroba dan bisa jadi cara mengobati kucing demam yang sangat efektif. Dosisnya bisa 1 tetes per pon berat badan kucing selama dua kali sehari.

8.Pemberian Vitamin

Vitamin memang menjadi salah satu cara mengobati kucing demam berikutnya yang direkomendasikan dokter. Ada dua jenis vitamin yang bisa diberikan yakni vitamin B kompleks dan vitamin C. Vitamin B kompleks bisa membantu meningkatkan selera makan kucing, sementara vitamin C berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh kucing.

Kamu bisa menggunakan produk vitamin dari IPI yang bisa dibeli bebas di apotek, atau menggunakan produk suplemen vitamin khusus kucing, Nutri Plus Gel (NPG). Hindari memberikan makanan pada kucing yang mengandung vitamin D, bawang merah, bawang putih atau kalsium yang bisa berdampak buruk ke tubuhnya.

9.Pemberian Suplemen Energi

Selain vitamin, ada juga sejumlah suplemen energi yang bisa digunakan untuk menurunkan suhu tubuh kucing demam. Yang pertama adalah cuka sari apel karena dipercaya bisa membantu menyeimbangkan pH tubuh, sekaligus membunuh patogen penyebab demam.

Lalu ada juga lysine yang merupakan asam amino umum dan bisa membantu membangun blok protein untuk melawan virus. Jika kedua hal ini tidak ada, kamu juga bisa menggunakan madu yang memang mengandung propolis, untuk membantu melawan serangan bakteri, jamur serta virus. Hanya saja jika kucing diare, pemberian madu terlalu banyak tidak disarankan.

Nah, bagaimana? Sebetulnya tidak cukup sulit bukan untuk mempelajari cara mengobati kucing demam? Sebagai seorang pemilik, kamu mungkin hanya perlu sabar dan telaten karena memang menurunkan suhu tubuh anabul kesayangan tidaklah bisa dilakukan secara singkat. Namun jika dilakukan sepenuh hati dan sesuai anjuran dokter, kucing akan sembuh seperti sedia kala.

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *