9 Cara Menghilangkan Kutu Kucing Dijamin Hilang!

cara menghilangkan kutu kucing

Bagaimana cara menghilangkan kutu kucing paling tepat?

Kutu kucing seolah menjadi hal yang lumrah dimiliki oleh kucing pada umumnya. Pasalnya, kutu kucing hampir selalu bisa ditemukan pada hewan imut tersebut, terutama kucing-kucing yang sering bermain di luar rumah. Meski begitu, kutu kucing tidak bisa dibiarkan terlalu lama mendiami tubuh kucing.

cara menghilangkan kutu kucing
Kucing Kutuan

Memang, sepintas kutu kucing tidak membawa dampak buruk apapun bagi kesehatan kucing. Paling mungkin, efek yang dibawa oleh kutu kucing adalah jijik serta gatal saja. Tetapi dari yang semula gatal itu, kucing akan sering menggaruk tubuhnya dan akan sangat mungkin tubuh kucing menjadi luka. Efeknya, tentu saja infeksi.

Itu mengapa, akan sangat baik jika Anda bebaskan kucing Anda dari kutu. Bagaimana caranya?

1. Menggunakan Air Garam

Salah satu cara menghilangkan kutu kucing yang bisa Anda lakukan adalah memandikannya dengan air garam. Mengapa? Karena garam disinyalir menjadi salah satu bahan yang bisa mengusir kutu dari tubuh si kucing.
Meski tidak ada aturan bakunya, sebaiknya Anda menggunakan cara sebagai berikut:

  1. Siapkan seember air hangat. Air hangat ini lebih dianjurkan daripada menggunakan air dingin. Tujuannya, agar garam yang dicampurkan nanti mudah larut.
  2. Masukkan satu sendok makan garam ke dalam ember yang sudah berisi air hangat tersebut.
  3. Aduk hingga garam benar-benar larut.

Dengan menggunakan larutan garam tersebut, biasanya kutu kucing akan hilang. Bahkan tidak hanya kutunya saja, telur-telur kutu pun juga akan ikut hilang sekalian.

2. Menggunakan Minyak Telon

Selain menggunakan air garam. Anda juga bisa menggunakan minyak telon untuk mengusir kutu kucing. Caranya, cukup dengan mengusapkan minyak telon ke seluruh bagian tubuh kucing, terutama pada bagian yang sering menjadi sarang kutu.

Meski cenderung mudah dan praktis, penggunaan minyak telon ini sebenarnya tidak cukup disarankan. Pasalnya, kandungan minyak telon disinyalir berbahaya jika sampai dijilat oleh kucing. Untuk itu, gunakan minyak telon jika benar-benar tidak ada cara lain. Sebab, minyak telon hanya sekadar alternatif jika cara lain sudah tidak mempan digunakan.

Sebagai informasi, minyak telon adalah bagian dari minyak esensial. Jika minyak ini terjilat, sangat mungkin kucing akan mengalami muntah, sulit bernapas, gangguan pencernaan, depresi, serta mengalami gangguan fungsi hati. Bau minyak telon juga memicu kucing terkena pneumonia atau radang paru-paru.

3. Menggunakan Air Cuka

Air cuka bisa juga dimanfaatkan untuk mengusir kutu. Anda bisa menggunakan cuka biasa atau cuka apel. Jika Anda menggunakan cuka apel, Anda bisa melarutkan cuka apel tersebut ke dalam air. Takaran yang digunakan adalah: dua gelas untuk cuka apel, dan satu gelas untuk air. Jika Anda menggunakan cuka biasa, takarannya adalah: satu gelas untuk cuka, dan satu gelas untuk air.

Air cuka yang sudah dibuat itu perlu Anda hangatkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Setelah itu, tinggal semprotkan larutan tersebut ke tubuh kucing. Namun, yang paling penting harus Anda pastikan adalah, pastikan air cuka tersebut bisa menyentuh dasar bulu kucing agar kutu benar-benar bisa hilang. Pastikan juga untuk memperhatikan area mata dan telinga. Jangan sampai bagian itu kemasukan cuka.

4. Menggunakan Air Lemon

Air lemon mengandung asam sitrat. Asam ini sangat tidak disukai oleh kutu. Itu sebabnya, air lemon bisa menjadi alternatif lain untuk mengusir kutu yang menyerang kucing kesayangan Anda.

Bagaimana cara membuat air lemon? Caranya, potong lemon menjadi beberapa bagian. Rebus air hingga mendidih. Kemudian, masukkan potongan lemon ke dalamnya. Biarnya beberapa saat. Setelah itu, baru matikan api. Diamkan selama satu malam.

Untuk mengusir kutu kucing, Anda cukup menyaring air lemon tersebut dan menyemprotkannya ke tubuh kucing. Praktis, cara ini hampir sama dengan cara Anda mengusir kutu kucing menggunakan air cuka. Hanya saja, bahan yang digunakan berbeda.

5. Menggunakan Paduan Lidah Buaya dan Cabai Rawit

Anda mungkin heran mengapa campuran lidah buaya dan cabai rawit bisa digunakan untuk mengusir kutu pada kucing. Jawabannya ada pada cabai rawit. Yap, si kecil pedas ini bisa menjadi alternatif cara menghilangkan kutu kucing yang cukup ampuh untuk dicoba.

Secara garis besar, cara penggunaan lidah buaya ini sama saja dengan larutan cuka atau air lemon. Lidah buaya disemprotkan ke tubuh kucing yang terjangkit kutu. Tapi bagaimana cara membuatnya? Cara membuat cairan penyemprotnya adalah dengan menjadikan lidah buaya sebagai jus. Dan tentu, Anda harus mencampurkan cabai rawit.

Meski Anda harus mencampurkan cabai rawit ke dalam jus lidah buaya, Anda tidak disarankan mencampurkan cabai rawit ini terlalu banyak. Sebab, bukan hanya kutunya saja, si kucing kesayangan Anda juga akan mendapat efek panas dari cabai yang dicampurkan tersebut.

6. Menggunakan Shampo Anti Kutu Kucing

Menggunakan shampo anti kutu adalah cara paling umum untuk menghilangkan kutu pada kucing. Anda bisa memilih shampo anti kutu dengan merek tertentu, dengan harga yang paling sesuai budget Anda.

Namun begitu, pastikan bahan yang digunakan oleh shampo tersebut adalah bahan-bahan yang aman terhadap kucing. Sebab, rata-rata bahan shampo anti kutu adalah bahan-bahan kimia yang harus diperhatikan betul penggunannya. Untuk itu, pastikan untuk membaca keterangan pada kemasan shampo dan lakukan sesuai petunjuk penggunaan.

Selain itu, pastikan juga untuk usia berapa shampo tersebut diperuntukkan. Pasalnya, tidak semua shampo kucing bisa digunakan untuk semua umur. Jika umur kucing Anda tergolong kitten, maka seharusnya Anda menggunakan shampo yang sesuai usianya.

7. Menggunakan Vaksin Anti Kutu Kucing

Jika dengan bahan-bahan di atas Anda masih gagal menghilangkan kutu kucing, menggunakan vaksin bisa menjadi alternatif lain yang bisa Anda coba. Cara menghilangkan kutu kucing menggunakan vaksin ini dibilang-bilang cukup mudah jika dibandingkan dengan cara lainnya. Vaksinnya sendiri biasa disebut dengan vaksin anti kutu.

Vaksin anti kutu sebenarnya bukan vaksin utama yang diberikan untuk hewan peliharaan. Vaksin ini lebih sebagai vaksin tambahan yang disesuaikan dengan masalah masing-masing hewan peliharaan. Jika hewan dirasa membutuhkan vaksin ini, maka Anda bisa datang ke dokter hewan agar memberikan vaksin tersebut kepada kucing Anda.

Fungsi vaksin ini sendiri bukan untuk memberantas secara penuh kutu yang menyerang kucing Anda. Vaksin ini lebih ke arah pencegahan untuk mengurangi risiko kucing diserang kutu.

Meski begitu, vaksin tetap bisa diberikan meskipun kucing sudah dalam kondisi berkutu. Yang terpenting usia kucing berada dalam usia yang boleh diberikan vaksin.

8. Mandikan Kucing dengan Rutin

Memandikan kucing secara rutin ternyata juga menjadi cara menghilangkan kutu kucing paling ampuh. Memang, menggunakan cara ini tentu menuntut Anda lebih telaten dan rajin. Tapi yakin, hasil yang akan Anda dapatkan juga pasti tidak akan mengecewakan.

Bagaimana jika sudah dimandikan, tetapi kucing tetap memiliki kutu? Yang harus Anda lakukan sekali lagi adalah telaten dan terus memandikannya secara rutin. Cara ini bukan cara cukup dilakukan sekali dan kutu akan hilang. Cara ini lebih kepada pencegahan dan menjaga kebersihan si kucing. Dengan kebersihan yang selalu terjaga, lambat laun kutu kucing pasti akan hilang.

9. Menggunakan Sisir Bulu Kucing

Sisir kutu ini berbeda dengan sisir biasa. Pada sisir biasa umumnya memiliki gigi-gigi yang renggang, sedangkan sisir kutu kucing memiliki gigi-gigi yang rapat. Anda bisa memilih sisir kutu yang elektrik atau yang manual. Sejauh hal itu cukup ramah bagi kantong Anda, Anda boleh menggunakan sisir model apa saja.

Menggunakan sisir kutu kucing ini umumnya lebih efektif digunakan jika kutu kucing sudah terlanjur parah. Penggunaan sisir kutu ini lebih akan terlihat hasilnya dalam waktu yang singkat.

Akan lebih mudah jika Anda menggunakan sisir kutu ini setelah kucing selesai dimandikan. Meski begitu, kapanpun Anda memiliki waktu untuk menyisir kutu kucing Anda, Anda tetap disarankan untuk melakukannya.

Tapi pastikan untuk memilih sisir kutu yang aman. Sisir yang aman itu seperti apa? Tentu saja sisir kutu yang ujung tidak terlalu runcing. Yang terpenting, sisir tersebut bisa digunakan untuk menghilangkan kutu, tetapi tidak melukai kulit si kucing.

Dan akhirnya, cara menghilangkan kutu kucing paling ampuh adalah memberikan kasih sayang. Dengan kasih sayang itu, Anda akan berusaha sebaik mungkin menolong kucing Anda dari serangan kutu macam apapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *