Wajib Tahu! Tips Dan Cara Memotong Kuku Kucing

cara memotong kuku kucing

Kucing memang binatang yang menggemaskan, apalagi jika sudah dipelihara cukup lama. Umumnya, kucing rumahan mempunyai sifat manja sehingga suka bermain-main dan bercanda dengan pemiliknya. Tak jarang karena terlalu asyik bermain, tak sadar kucing mengeluarkan cakarnya dan melukai Anda. Hal ini dapat dihindari dengan cara memotong kuku kucing secara teratur.

cara memotong kuku kucing
Kuku Kucing Sedang Dipotong

Memotong kuku kucing adalah pilihan bijak jika Anda sering bermain-main dengan mereka sehingga risiko cedera karena cakaran tinggi. Selain itu, memotong kuku juga baik bagi kesehatan kucing peliharaan Anda. Berikut ini alasan mengapa Anda harus memotong kukunya dan bagaimana cara yang benar untuk melakukannya.

Mengapa Kuku Kucing Harus Dipotong?

Kucing memiliki insting menjaga ketajaman dan kekuatan kuku dengan cara memanjat dan mencakar-cakar berbagai benda. Aktivitas ini juga dilakukan untuk menghilangkan lapisan luar pada kuku yang sudah tua. Namun, kucing peliharaan dan kucing yang sudah tua biasanya kurang aktif mencakar dan memanjat, sehingga kukunya tumbuh panjang bahkan sampai melengkung.

Kuku yang terlalu panjang akan menyebabkan kaki kucing tertusuk dan tidak nyaman ketika berjalan atau berlari. Akibatnya, kucing menjadi malas bergerak dan marah jika Anda mengganggunya. Di samping itu, kuku yang panjang juga dapat membuat kucing kesulitan berjalan karena tersangkut pada karpet.

Tidak hanya mencakar pemiliknya, kuku kucing juga dapat merusak perabotan seperti sofa, kursi, hingga jok sepeda motor. Oleh sebab itu, kuku kucing harus dipotong secara teratur agar barang-barang Anda selamat dari ulah si meong.

Memotong kuku kucing mungkin menurut sebagian orang kurang baik karena tidak sesuai dengan perilaku alaminya. Namun, memotong kuku kucing rumahan disarankan untuk keamanan pemilik dan kucing itu sendiri. Karena bagian yang dipotong juga hanya bagian ujung yang runcing dan tajam saja, pangkas kuku tetap aman bagi kucing.

Meski kukunya sudah dipotong kucing mungkin tetap akan menggaruk perabotan. Akan tetapi, tidak akan sampai menyebabkan kerusakan bekas cakaran pada permukaan perabot karena kukunya telah tumpul.

Mencakar dan menggaruk memang kebiasaan alami kucing yang tak dapat dihentikan dengan memotong kukunya. Jika Anda menyediakan batang pohon, tempat menggaruk, atau papan khusus, kemungkinan kucing tidak akan menyerang furnitur kesayangan Anda.

Cakaran Kucing Dapat Menyebabkan Penyakit

Dikutip dari Halodoc, cakaran kucing yang mengenai kulit manusia dapat membahayakan. Selain perih karena luka cakaran, kukunya yang tajam juga dapat mengakibatkan infeksi bakteri Bartonella henselae.

Kucing yang terinfeksi bakteri ini tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda sakit sehingga tak dapat dideteksi sejak awal. Bakteri yang ditularkan lewat kuku kucing, kemudian akan menginfeksi melalui pembuluh darah orang yang terkena cakaran.

Gejala infeksi biasanya ditunjukkan dengan kulit yang melepuh dan berkerak. Selanjutnya kulit yang terkena cakaran akan menjadi lunak ketika diraba, kemudian bernanah. Gejala infeksi lain yang dapat menyertai yaitu demam, sakit kepala, gangguan penglihatan, nafsu makan menurun, hingga pembengkakan pada otak.

Infeksi ini harus diobati secara medis dengan pengobatan menggunakan antibiotik, pereda nyeri, dan tindakan mengeluarkan nanah dari kelenjar getah bening lewat jarum. Biasanya gejala ini akan pulih hingga 2-5 bulan dengan perawatan yang baik.

Selain infeksi bakteri, cakaran kucing juga dapat menyebabkan penyakit rabies. Virus rabies dapat menular dari air liur kucing ketika menjilati kaki-kakinya kemudian tertinggal pada kuku. Ketika mencakar, virus tersebut kemudian masuk ke dalam kulit orang yang terkena cakaran.

Dengan demikian, memotong kuku kucing dapat menghindarkan dari rabies akibat cakaran. Apabila sudah tercakar kucing yang terinfeksi rabies, sebaiknya segera cuci bekas cakaran dengan sabun dan air mengalir atau detergen untuk membunuh virus.

Cara Memotong Kuku Kucing yang Baik

Kuku yang terlalu panjang berisiko melukai bantalan kaki kucing sendiri, sehingga kucing pun merasa tidak nyaman ketika berjalan. Jika Anda mempunyai kucing yang kurang aktif mencakar, periksalah kukunya secara rutin dan potong saat terlihat terlalu panjang.

Memotong kuku kucing dapat Anda lakukan di pet shop, klinik hewan, atau di rumah.Bagi Anda yang ingin memotong kuku kucing sendiri, ikuti cara memotong kuku kucing berikut ini.

1. Siapkan Alat Pemotong Kuku

Alat pemotong kuku untuk kucing tersedia dalam berbagai bentuk dan cara penggunaannya pun berbeda-beda. Prinsipnya, memotong kuku kucing dilakukan dari bawah ke atas, bukan dari arah samping. Jika dipotong dari samping, kuku bisa pecah.

Pastikan Anda menggunakan alat potong kuku yang tajam. Menggunakan alat yang tajam dapat mencegah kuku pecah dan hasilnya lebih bagus dan rapi.

Ada beberapa model alat pemotong kuku kucing yaitu berupa gunting, pemotong model guillotine, dan model standar seperti alat pemotong kuku manusia. Yang paling mudah adalah yang berbentuk guillotine dan alat pemotong kuku biasa. Gunting dapat digunakan jika kuku sudah terlalu panjang sampai melengkung ke telapak kaki.

2. Buatlah Kucing Merasa Nyaman

Posisikan tangan Anda jauh dari mulut kucing untuk menghindari gigitannya. Jika kesulitan memegang tubuhnya, mintalah bantuan orang lain untuk menahan agar mudah dikendalikan. Memegang kucing dengan tepat akan membuatnya nyaman dan tidak banyak bergerak sehingga Anda bisa menerapkan cara memotong kuku kucing yang tepat.

3. Pegang Jari-Jari Kakinya dengan Benar

Kucing yang sudah biasa digunting kukunya akan tenang ketika berada di pangkuan Anda untuk potong kuku. Namun, jika belum Anda harus menahannya dengan cara memegang leher menggunakan tangan kiri sementara tangan kanan memegang pemotong kuku.

Tekan bagian bawah salah satu jari kaki atau telapak kaki kucing menggunakan ibu jari dan jari telunjuk Anda, sehingga kuku kucing menyembul keluar.

4. Perhatikan Bagian-bagian Kuku Kucing

Kuku kucing memiliki bagian berwarna pink yang disebut quick. Bagian ini merupakan tempat pembuluh darah dan saraf. Hindari bagian tersebut dan jangan sampai terpotong. Jika terpotong bisa terjadi pendarahan dan kucing akan berontak karena merasa sakit.

Setelah memastikan bagian tersebut aman, potonglah kuku dengan jarak kira-kira 1mm dari quick. Pastikan juga alat pemotong benar-benar tajam dan posisi memegangnya benar. Potong hanya bagian ujung kuku yang runcing dan tipis.

Lebih amannya, potong dengan jarak sekitar 2 mm dari quick agar tidak menimbulkan luka ataupun pendarahan pada kaki kucing. Potong kuku kucing secara bertahap agar hasilnya rapi. Idealnya, potong kuku dilakukan dua minggu atau sebulan sekali.

Agar bekas potongan kukunya tidak tajam dan mencegah penyakit karena cakaran kucing, kikir kukunya setelah dipotong. Memotong kuku sebaiknya dilakukan saat kucing benar-benar sehat. Jika kucing terlihat memiliki penyakit gatal-gatal atau kurap, sebaiknya jangan potong kukunya.

5. Mengatasi Pendarahan pada Kuku

Apabila bagian quick tidak sengaja terpotong dan terjadi pendarahan, tekan bagian tersebut hingga pendarahan berhenti. Berikan iodine tincture atau antiseptik setelahnya. Meski tidak diberikan perawatan khusus, pendarahan dapat berhenti sendiri dalam 5 menit atau kurang dari itu. Tetap tahan kucing dengan tangan agar ia tidak melompat dan kabur.

Tips Memotong Kuku Kucing

Kucing yang biasa dipotong kukunya sejak anak-anak akan terbiasa dan tenang ketika kukunya dipotong. Sementara kucing yang tak dibiasakan potong kuku akan membuat Anda kesulitan memotongnya.

Siasati dengan potong kuku secara bertahap mulai satu atau dua jari dalam sehari. Jika kucing mulai berontak, lepaskan saja. Kemudian lanjutkan pada hari berikutnya. Cara memotong kuku kucing ini dapat mencegah stress pada kucing. Bisa juga dengan mengajak kucing bermain dan memotong kukunya saat perhatiannya teralihkan.

Memotong kuku kucing harus berhati-hati. Memotong kuku anak kucing umumnya lebih mudah daripada kucing dewasa. Bisa menggunakan alat potong kuku khusus atau pemotong kuku yang biasa Anda gunakan. Sebelum digunakan, pastikan pemotong kuku cukup tajam atau tajamkan terlebih dahulu.

Potong dengan gunting khusus untuk memotong kuku kucing sekurang-kurangnya dua minggu sekali. Selain itu, sediakan juga tempat kucing dapat menggaruk dan mencakar agar kuku-kukunya selalu terjaga.

Cara memotong kuku kucing yang benar akan aman bagi mereka dan Anda. Potong kuku juga memiliki berbagai manfaat. Selain menjaga kesehatan kucing dan orang-orang yang biasa berinteraksi dengannya, memotong kuku kucing dapat melindungi furnitur dan barang-barang di rumah Anda dari cakarannya. Ingat selalu untuk memeriksa dan potong kuku kucing secara teratur dan tajamkan alat pemotong kuku sebelum digunakan.

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *