Cara Memandikan Kucing dan Tips dari Para Ahli

Cara Memandikan kucing

Tubuh kucing yang terlihat kotor tentu membuat orang yang melihatnya tidak nyaman. Selain itu, tubuh kucing yang tidak pernah dimandikan juga membuat kucing mudah sakit. Namun, cara memandikan kucing ternyata tidak boleh sembarangan.

Cara Memandikan kucing
Kucing Sedang Dimandikan

Anda harus melakukan trik-trik khusus karena kucing biasanya akan memberontak apabila terkena air. Salah-salah, Anda bisa terluka karena cakaran dan gigitan kucing. Oleh sebab itu, ikuti ulasan cara memandikan kucing berikut agar memandikan kucing jadi aktivitas yang menyenangkan.

Ketika memandikan kucing, Anda harus tenang agar tidak semakin memberontak. Pegang bagian leher kucing agar ia sedikit lebih tenang dan tidak memberontak.

Cara Memandikan Kucing Dewasa

Sebenarnya kucing mampu membersihkan diri dengan cara menjilati bulu, kulit, kuku, dan telapak kai dari debu dan kotoran. Akan tetapi, cara tersebut belum maksimal untuk membersihkan kucing dari kotoran, kutu, jamur, atau bakteri yang menempel.

Alat-alat yang Diperlukan

Siapkan alat-alat mandi sebelum mulai memandikan kucing. Alat-alat yang diperlukan yaitu:

  1. Ember berisi air hangat
  2. Shampoo dan bedak khusus kucing
  3. Sisir
  4. Pengering rambut
  5. Handuk
  6. Cotton bud
  7. Cairan pembersih telinga atau minyak zaitun
  8. Gunting kuku

Langkah-langkah Memandikan Kucing

Sebelum memandikan kucing, buat kucing senang terlebih dahulu dengan mengajaknya bermain sehingga ia tidak stress ketika dimandikan. Setelah kucing terlihat siap mandi, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Gunting kuku kucing terlebih dahulu agar tidak mencederai Anda ketika ia memberontak.
  2. Gunakan sikat khusus untuk menyikat bulu kucing agar bulu yang menggumpal dapat dikeluarkan. Gunting bagian-bagian bulu kucing yang menggumpal atau gembel.
  3. Basahi tubuh kucing secara perlahan dengan air hangat. Hati-hati ketika melakukannya agar air tidak sampai masuk ke dalam telinga. Jika kucing yang dimandikan adalah kucing liar yang belum pernah mandi, sebaiknya coba percikan air sedikit pada kaki-kakinya. Kemudian basahkan muka, kepala, kemudian badannya.Untuk kucing yang biasa mandi, kamu bisa langsung siram badannya. Jika sudah biasa dimandikan, Anda dapat langsung menyiramnya dengan air hangat.
  4. Kemudian tuangkan shampoo lalu gosok perlahan. Ratakan sampo hingga seluruh tubuh kecuali mata, hidung, dan telinga. Pijit-pijit perlahan agar sampo merata ke dalam kulit.
  5. Bilas dengan air hangat. Pastikan tidak ada sisa busa sabun pada bulu kucing kesayangan Anda.
  6. Keringkan menggunakan handuk. Gosok semua bagian perlahan hingga kering seluruhnya.
  7. Gunakan cotton buds dan minyak zaitun atau cairan pembersih telinga untuk membersihkan daun telinga kucing.
  8. 8.Keringkan kembali tubuh kucing dengan hair dryer hingga bulu-bulunya benar-benar kering dan bersih. Mengeringkan dengan blower lebih mudah dan lebih cepat daripada menggunakan handuk.
  9. Setelah tubuhnya kering, taburkan bedak pada tubuh kucing. Bedak dapat menyehatkan bulu dan kulit serta mencegah kutu.

Setelah dimandikan, berikan kudapan kepada kucing sebagai hadiah. Jika dibiasakan memberi hadiah, maka kucing tidak susah ketika akan dimandikan. Cara ini dapat Anda lakukan untuk memandikan kucing dewasa yaitu berusia di atas 6 bulan.

Memandikan kucing tidak perlu dua kali sehari layaknya manusia. Namun disesuaikan ketika kucing sudah terlihat kotor atau banyak kutunya. Secara umum, menerapkan cara memandikan kucing seminggu sekali sudah cukup untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kucing.

Memandikan Anak Kucing

Memandikan kucing yang masih kecil berbeda dengan kucing dewasa. Jika masih memiliki induk, anak kucing biasanya dibersihkan oleh induknya dengan cara dijilati bulu-bulunya.

Namun, jika tidak memiliki induk, Anda sebagai pemilik lah yang harus membersihkan tubuhnya. Anak kucing belum mampu membersihkan dirinya terutama pada bagian-bagian yang sulit dijangkau seperti leher dan tengkuk.

Anak kucing boleh dimandikan setelah usia mereka menginjak delapan minggu. Pada usia ini, anak kucing sudah dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan mengenal air. Memandikan kucing sejak masih kecil akan membuat mereka terbiasa sehingga tidak berontak saat dimandikan ketika sudah dewasa. Cara memandikannya yaitu:

1. Persiapan Sebelum Mandi

Sebelum mandi, potong kuku kucing supaya tidak melukai Anda ketika memandikannya. Kucing yang belum terbiasa dipotong kuku pasti akan memberontak, sehingga Anda harus memakai baju lengan panjang yang tebal seperti jaket misalnya untuk mengurangi risiko terluka karena cakaran.

2. Mandikan Saat Kucing Tenang

Kucing yang sedang stress sebaiknya tidak dimandikan agar kondisinya tidak menjadi semakin memburuk. Karena itu tahapan awal dalam cara memandikan kucing adalah ajak bermain-main terlebih dahulu, baru kemudian siapkan untuk mandi. Langkah memandikannya yaitu, basuh mukanya dengan telapak tangan lalu basahi tubuhnya perlahan.

Usapkan shampoo kucing sampai berbusa, lalu bilas. Lakukan dengan lembut agar anak kucing tidak panik dan ingin melarikan diri. Hati-hati ketika membusakan shampoo dan membilas agar tidak masuk ke hidung, mata, dan telinga.

Selanjutnya, gosok punggungnya sambil diratakan dan pijat perlahan mulai dari kaki sampai ekor. Setelah itu bilas dengan air mengalir. Pastikan ketika membilas benar-benar bersih dan tidak ada sisa sabun atau busa yang menempel pada bulu-bulunya.

3. Mandikan di tempat yang nyaman

Bak mandi atau ember besar dengan banyak air dapat membuat kucing stress ketika melihatnya. Untuk memandikan anak kucing sebaiknya gunakan baskom yang tidak terlalu besar supaya mereka tidak panik.

Anda juga bisa memandikan mereka di wastafel. Tenangkan kucing dengan cara mengelusnya terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam air. Jika kucing baru pertama dimandikan, cipratkan sedikit air terlebih dahulu. Namun, jika sudah biasa bisa langsung disiram perlahan.

4. Keringkan

Setelah dimandikan, anak kucing pasti merasa kedinginan bahkan menggigil sehingga Anda harus mengeringkan tubuhnya. Membalut dengan handuk bisa membantu kucing menghangatkan tubuhnya. Akan tetapi, jangan terlalu lama karena mereka akan merasa tidak nyaman.

Keringkan tubuh kucing menggunakan handuk yang lembut. Setelah itu lepaskan di dalam rumah agar ia dapat mengeringkan tubuhnya sendiri. Lepaskan di ruangan yang bebas gangguan dari manusia dan binatang lain.
Jika bulunya lebat dan panjang, mengeringkannya tentu lebih lama, Anda pun harus melakukan sesuatu untuk mengeringkan.

Siapkan alat-alat yang diperlukan yaitu hair dryer dan handuk untuk mengeringkan bulunya. Hidupkan hair dryer pada suhu panas yang paling rendah, kemudian keringkan. Jika bulunya lebat, sikat terlebih dahulu untuk memudahkan mengeringkannya.

Menyikat bulu juga akan membuatnya bebas dari kusut dan gembel. Anda juga boleh menjemurnya di bawah matahari selama sekitar 15 menit antara pukul 7 pagi hingga 9 pagi.

Memandikan anak kucing tidak harus dengan menyiramnya. Apalagi jika kucing benar-benar panik ketika dimandikan. Jika tidak terlalu kotor, cukup basahi mukanya dengan sedikit air, lalu mengelap badannya menggunakan kain lembut yang dibasahi dengan air hangat.

Setelah selesai mandi dan tubuhnya kering, berikan snack sebagai hadiah agar tidak stress dan senang dimandikan lagi.

Memandikan Kucing di Salon

Kucing dengan bulu yang tebal dan lebat membutuhkan perawatan ekstra. Hal ini kadang sulit dilakukan di rumah, apalagi jika Anda cukup sibuk dengan aktivitas sehari-hari. Untuk orang yang sudah terbiasa melakukan grooming kucing di rumah, hal ini tidak sulit. Namun, untuk pemula sebaiknya belajar terlebih dahulu atau menyerahkan ke pet shop.

Banyak pemilik kucing mempercayakan perawatan tubuh hewan kesayangan mereka ke pet shop yang menyediakan layanan grooming merasa puas. Grooming untuk kucing tersebut meliputi perawatan terhadap bulu dan kukunya sehingga kucing tampil bersih dan menarik.

Grooming di pet shop atau klinik hewan juga terjamin lebih bersih dan aman karena dilakukan oleh tenaga profesional. Harga grooming umumnya ditawarkan mulai dari Rp65.000 hingga Rp300 ribuan.

Pastikan ketika melakukan perawatan grooming pada kucing, ia dalam keadaan sehat. Jika daya tahan tubuhnya menurun atau terlihat lelah dan stress, sebaiknya jangan melakukan grooming.

Selain membuat kucing sehat dan lebih ceria, kebersihan kucing juga berpengaruh terhadap pemiliknya. Misalnya, bulu kucing yang kotor dan berkutu dapat menyebabkan Anda gatal-gatal. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikannya.

Meski demikian, perawatan tidak selalu harus dengan cara memandikan kucing. Memandikan kucing setidaknya dua minggu sampai enam minggu sekali tergantung seberapa kotor keadaannya.

Mandikan kucing jika Anda melihat tubuhnya sudah terlalu kotor dan terlihat sering menggaruk-garuk dan menjilati tubuhnya. Lakukan pembersihan secepatnya agar kucing kesayangan Anda bebas dari penyakit kulit.

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *