8 Cara Melatih Kucing Berdiri Mudah dan Terbukti Bisa

melatih kucing berdiri

Salah satu perbandingan yang paling menonjol antara kucing dan anjing adalah kemampuan kedua hewan ini dalam menerima pelatihan. Dibandingkan anjing, kucing memang cenderung sulit dilatih untuk mengikuti perintah manusia. Namun kamu tak boleh patah hati, karena ternyata ada lho cara melatih kucing berdiri yang terbukti berhasil.

melatih kucing berdiri
Kucing Berdiri

Yap, kucing memang sejak dulu sudah identik sebagai binatang yang sangat malas dan doyan tidur seharian. Kucing dewasa bahkan bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk tidur, ketika tidak sedang masa birahi. Sikap mereka yang begitu malas dan manja inilah, membuat cara pelatihan kucing akan sangat butuh waktu dan energi.

Jika anjing dapat dilatih dan menjadi sahabat manusia dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan, kucing juga dapat dilatih melakukan kegiatan-kegiatan sederhana nan menggemaskan, seperti berdiri dengan kedua kakinya. Yap, kucing yang terbiasa berjalan dengan empat kakinya ini bahkan bisa diberi latihan berdiri dua kaki.

Kucing Dapat Dilatih Mengikuti Perintah Sederhana

kucing berdiri lucu
Kucing berdiri

Sebelum membahas cara melatih kucing berdiri, kamu harus tahu bahwa tidak selamanya binatang berbulu ini adalah makhluk yang tak bisa dilatih. Dalam sebuah studi yang dilakukan Colorado State University, terungkap kalau kucing tidaklah mustahil untuk dilatih. Melalui studi yang melibatkan 100 tempat penampungan kucing itu, kucing menjalani serangkaian training khusus.

Dalam pelatihan itu, kucing akan dihadapkan pada metode khusus berupa perilaku psikologi hewan. Dimana kucing-kucing bakal diajari beberapa tindakan sederhana seperti memegang benda lalu diberi makanan jika berhasil. Selama dua minggu, setiap kucing ikut dalam training 15 menit untuk diajari duduk, berputar hingga melakukan high-five dengan manusia.

Cukup mengejutkan karena ternyata hasil dari studi tersebut, membuktikan jika kucing bisa melaksanakan perintah manusia hampir sebagus anjing. Lepas dari usia dan jenis kelamin, sekitar 79% kucing partisipan bisa dilatih untuk menyentuh benda. Lalu ada 27% lagi yang bisa dilatih duduk, 60% dapat berputar dan 31% lainnya mampu high-five seperti dilansir Metro.

Studi itu jelas membuktikan kalau sebetulnya kucing yang selama ini dianggap sebagai binatang pemalas, justru bisa dilatih dan memiliki keterampilan tak kalah dari anjing. Karena itulah kalau kamu ingin kucing kesayangan bisa berdiri dengan dua kakinya secara menggemaskan, memahami cara melatih kucing berdiri dengan tepat adalah keharusan.

Cara Melatih Kucing Berdiri Secara Tepat

kucing berdiri tegak
Kucing Berdiri Tegak

Dengan fakta bahwa melatih kucing bukanlah hal mustahil, maka kamu tentu bisa mengajarkan anabul (anak bulu) kesayangan berdiri. Karena bagaimanapun melihat kucing kesayangan bisa berdiri tegak dengan kedua kakinya, akan sangat terlihat menggemaskan. Ingat, tidak dengan niat menyiksa, berikut ini adalah beberapa cara melatih kucing berdiri secara mudah dan terbukti berhasil:

1. Kenalkan dengan Clicker

Cara melatih kucing berdiri yang pertama adalah kamu bisa mulai mengenalkan clicker kepada mereka. Apa itu clicker? Secara mudahnya, clicker adalah sebuah kotak plastik kecil yang berisi kepingan logam. Sehingga ketika clicker ditekan, bakal mengeluarkan suara unik yang mudah dikenali oleh binatang peliharaan.

Clicker ini berfungsi agar kucing bisa mengenali hubungan antara suara dan hadiah, yang akhirnya membuat mereka merespon perintah. Supaya kucingmu terbiasa, biasakan untuk memberi perintah sebelum menekan clicker. Ajarkan kucing untuk berdiri, lalu bunyikan clicker dan beri hadiah sehingga mereka terbiasa dengan clicker tersebut.

2. Menggunakan Kata-Kata

Tidak memiliki clicker? Tenang saja tak usah cemas. Kamu tetap bisa melatih kucing berdiri secara benar dengan menggunakan kata-kata. Meskipun begitu, usaha ini bakal lebih sulit daripada memakai clicker, karena kucing biasanya tidak memperhatikan kalimat perintah sekalipun dari sang pemilik.

Contohnya ketika kamu menyuruh kucing menyodorkan tangan untuk salaman atau berdiri dengan kedua kaki menggunakan kata, mayoritas kucing akan acuh. Kucing mungkin sering mendengar kata tersebut, sehingga tak tahu bagaimana cara merespon yang tepat. Karena itulah melatih kucing dengan kata-kata, sangatlah butuh perjuangan.

3. Beri Umpan Camilan Favorit

Salah satu cara untuk melatih kucing berdiri yang sangat penting adalah pastikan menyediakan camilan favoritnya, sebagai umpan sekaligus hadiah melaksanakan perintahmu. Agar berhasil, kamu harus menggunakan camilan yang benar-benar dia sukai sehingga kucing tahu kalau ingin camilan itu, wajib melakukan perintah dari pemiliknya seperti berdiri dengan dua kaki.

Jika perlu, kamu berikan camilan yang mungkin tidak biasa dia santap sehari-hari, tapi memiliki aroma yang cukup kuat. Contohnya seperti DF (dry food) alias pakan kering yang berharga sedikit mahal, sehingga akan semakin meningkatkan minat si kucing untuk mendengarkan dan mengikuti segala perintah dari pemiliknya.

4. Tepat Pilih Waktu

Meskipun kucing adalah binatang, mereka pada dasarnya juga makhluk hidup yang memiliki insting. Agar pelatihan bisa berjalan dengan sempurna dan tidak menemukan masalah berarti, kamu harus bijaksana dalam menentukan waktu yang tepat. Jangan latih kucing untuk berdiri ketika mereka lapar, baru bangun tidur atau di malam hari.

Usahakan melatih kucing untuk terbiasa merespon permintaan atau perintah pemilik ketika siang hari, di saat mereka sedang bersantai dan ingin bermain. Pastikan kucing memang sedang dalam kondisi memperhatikan si pemilik, barulah itu waktu yang tepat untuk melatihnya mendengarkan dan melaksanakan perintah sederhana.

Kucing yang baru bangun cenderung masing malas dan tak akan mendengarkan perintah apapun. Biarkan mereka ’mengumpulkan nyawa’ terlebih dulu dalam waktu 5-10 menit setelah bangun, baru kemudian kenalkan dengan clicker atau ajarkan memahami kata-katamu, sambil diberikan camilan favoritnya.

5. Latih dengan Rutin dan Konsisten

Yang namanya pelatihan, semua akan bisa memperlihatkan hasil jika memang dilakukan secara rutin dan konsisten. Kondisi ini juga berlaku kalau kamu ingin mengajari kucing kesayangan berdiri. Pastikan untuk selalu mengulangi sesi pelatihannya. Kamu bisa mengulangi di hari yang sama, atau keesokan hari tapi di waktu yang sama.

Usahakan untuk menggunakan metode yang sama misalkan memakai clicker, atau dengan kata-kata yang mereka pahami. Dengan pengulangan secara teratur, kucing akan terbiasa kalau mereka harus merespon perintah dan melakukannya, jika memang ingin mendapatkan camilan favorit. Lantaran rutin ini pula, mereka akan dengan mudah berdiri dengan dua kaki.

6. Sabar

Kendati memang kunci keberhasilan dalam melatih kucing berdiri adalah dilakukan secara rutin, tetap saja kamu harus tahu satu hal paling mendasar yakni kesabaran. Yap, sebagai binatang yang sangat identik dengan sifat malas, kamu haruslah ekstra sabar mengajarkannya sekaligus melatihnya.

Bahkan beberapa kucing ada yang karena sangat mager (males gerak), benar-benar tak mau merespon perintah atau clicker. Kalau kucingmu memiliki sifat seperti ini, tentu kesabaran yang kamu miliki haruslah lebih berlipat ganda.

7. Diajari Sejak Kecil

Agar melatih kucing berdiri bisa berhasil, ada baiknya kamu mengajarkannya sejak mereka masih kecil alias kitten. Berbeda dengan anjing, kucing adalah makhluk independen yang sudah terbiasa sendiri. Kesendirian ini membuat sifat kucing menjadi sangat agresif. Sehingga kalau mengajarkan mereka ketika sudah dewasa, bakal lebih sulit.

Kucing-kucing kitten cenderung lebih mudah dilatih karena mereka hanya memikirkan makanan yang bakal diberikan. Untuk itulah kalau kamu mau membiasakan diri agar kucing selalu buang air di litterbox, atau pulang setelah bermain hingga berdiri dengan dua kaki, waktu yang tepat memulainya adalah usia 4-5 bulan.

8. Tanpa Dipaksa

Kembali lagi pada fakta bahwa kucing merupakan binatang yang independen, mereka pada dasarnya tidak suka keterikatan apalagi paksaan. Karena itulah supaya kamu bisa mengajarkan mereka berdiri dengan kedua kaki belakangnya, janganlah pernah memaksa. Apalagi kalau mereka sudah enggan mendengarkan respon atau camilan, biarkan saja.

Kucing yang dipaksa jelas akan merasa defensif dan akhirnya bersikap agresif. Beberapa kucing bahkan sampai enggan melakukan perintah yang sama karena terlalu dipaksa, dan memilih pergi menyendiri. Kalau sudah begini, maka kamu tak akan pernah bisa mengajarkan sebuah perintah sederhana pada si kaki empat berbulu.

Bagaimana? Tidak mudah tapi juga tidak sulit bukan untuk menerapkan cara melatih kucing berdiri? Ada beberapa trik khusus yang memang harus kamu lakukan sebagai pemilik. Namun percayalah, lepas dari sifat malas dan manja mereka, kucing pada dasarnya memiliki kemampuan untuk memahami perintah dari manusia. Jadi, tetaplah semangat melatihnya!

About Nesya Damayanti

Dari kecil memang suka kucing. Sekarang nulis blog ini sebagai kegiatan rutin setelah lulus dari kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *