16 Cara Agar Bulu Kucing Tidak Rontok Secara Tepat

Cara agar bulu kucing tidak rontok secara benar

Kucing merupakan hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Terutama bagi pemilik yang suka bermain dengan kucing, bulu kucing menjadi satu hal yang penting untuk dijaga kesehatan. Hal ini dikarenakan tidak ada jenis kucing yang bulunya tidak rontok. Beberapa jenis kucing akan mengalami kerontokan bulu karena beberapa hal. Untuk itu diperlukan solusi agar bulu kucing tidak rontok apapun jenis kucingnya.

Cara agar bulu kucing tidak rontok secara benar
Bulu Kucing Rontok | Image Source : www.justanswer.com

Bulu kucing yang rontok memang hal yang biasa terjadi. Terlebih bagi jenis kucing yang memiliki bulu panjang, kerontokan bulu akan terlihat terutama ketika Anda memakai baju berwarna gelap. Hal ini tentu saja sangat menyebalkan bagi Anda. Untuk itu, Anda harus mengetahui cara mengatasi bulu rontok pada kucing agar bulu kucing tidak menjadi botak.

Penyebab Bulu Kucing Rontok

Sebelum Anda mengatasi bulu kucing yang rontok, terlebih dahulu Anda harus mengetahui penyebab kerontokan bulu kucing. Hal ini akan mempermudah Anda untuk menerapkan cara mana yang diperlukan untuk mengatasi kerontokan bulu kucing. Agar penganan dilakukan secara benar maka harus mengetahui hal yang menyebabkan bulu kucing rontok.

Bulu kucing pada umumnya akan mengalami kerontokan secara alami. Biasanya hal ini dialami oleh kucing pada waktu tertentu. Hal ini dikarenakan adanya fase pergantian bulu yang biasa dialami oleh kucing betina yang sedang birahi maupun sedang hamil. Kucing akan menjilati bulu yang rontok dan berganti menjadi bulu yang lebih lembut.

Akan tetapi, ada beberapa kondisi dimana kerontokan bulu kucing dalam jumlah yang banyak dan menyebabkan kebotakan pada tubuh kucing. Kondisi seperti ini biasa dinamakan dengan alopecia.

Alopecia pada kucing pada dasarnya disebabkan oleh dua hal, yaitu kerontokan karena reaksi fisik dan kerontokan karena faktor luar. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab alopecia pada kucing :

1. Reaksi Fisik Tubuh Kucing

Penyebab kerontokan bulu kucing yang pertama adalah adanya reaksi fisik dari setiap apa yang dialami pada tubuh kucing. Meskipun tidak semua kucing mengalami reaksi kerontokan, beberapa hal berikut memicu bulu kucing rontok dan akhirnya menyebabkan kebotakan.

a. Alergi Makanan

Tidak semua kucing bisa mentolerir setiap apa yang masuk ke dalam tubuhnya. Ada kalanya kucing alergi terhadap makanan yang dikonsumsinya. Protein hewani menjadi salah satu penyebab alergi pada kucing yang sering menyebabkan kerontokan bulu kucing.

b. Parasit pada Tubuh Kucing

Jika tidak dijaga kebersihannya, akan banyak parasit yang hinggap di tubuh kucing. Kucing berbulu panjang lebih rentan terkena jamur jika bulu dalam kondisi yang lembab. Hal ini akan mengakibatkan bulu kucing rontok bahkan mengalami kebotakan.

Kutu dan pinjal yang merupakan ektoparasit juga menjadi penyebab bulu kucing rontok. Parasit ini akan mengambil nutrisi kesehatan bulu yang menyebabkan kerontokan bulu kucing. Oleh sebab itu rajin bersihkan kucing agar bulu pada tubuh kucing tidak rontok dan terserang penyakit.

Selain parasit di atas, tungau juga memiliki andil dalam kerontokan bulu kucing. Tungau kucing yang menyebabkan kerontokan adalah scabies dan demodex. Tungau ini akan membuat terowongan di bawah kulit yang menyebabkan kegatalan pada kulit kucing. Selain gatal, lama-kelamaan bulu kucing akan rontok dan timbul abses pada kulitnya.

c. Feline Acquired Symmetrical Alopecia

Feline acquired symmetrical alopecia adalah kelainan hormon pada kucing yang menyebabkan kerontokan bulu kucing. Kelainan ini biasanya bersifat bawaan atau genetik dan kemungkinan hanya sedikit kucing yang mengalami hal ini.

d. Kurang Gizi

Gizi pada kucing sangat berpengaruh pada kesehatan kucing. Tak hanya berpengaruh pada tubuh kucing, bulu kucing pun menjadi lebih sehat dan terawat jika nutrisi yang terserap lebih maksimal.

Jika kucing mengalami kekurangan gizi, maka bulu kucing akan mengalami kerontokan. Beberapa nutrisi yang diperlukan agar bulu kucing tidak rontok adalah vitamin A, vitamin E, dan protein.

e. Kelebihan Vitamin

Selain kekurangan gizi, overdosis vitamin juga menyebabkan kerontokan pada bulu kucing. Kelebihan vitamin akan menyebabkan kulit kucing kering dan mengelupas hingga berkerak. Jika kerak kucing semakin menebal akan menyebabkan bulu kucing semakin rontok.

2. Faktor dari Luar

Tak hanya reaksi tubuh kucing saja yang menyebabkan bulu kucing rontok. Faktor dari luar tubuh kucing pun menjadi salah satu penyebab bulu kucing rontok. Bahkan hingga sekarang tidak ada jenis kucing yang bulunya tidak rontok. Termasuk kucing yang berbulu panjang ataupun pendek akan mengalami kerontokan bulu karena beragam penyebab. Agar bulu kucing tidak rontoh perhatikan faktor dari luar berikut ini.

a. Terbakar Sinar Matahari

Sinar matahari menjadi salah satu penyebab kerontokan bulu kucing. Jika kucing terlalu lama terpapar sinar matahari akan membuat bulunya kepanasan. Hal ini dikarenakan bulu kucing memiliki fungsi sebagai pengatur suhu badan. Ada baiknya Anda menghindarkan kucing Anda terlalu lama berada di tempat yang panas ketika suhunya tinggi.

b. Abses

Adakalanya kucing bertengkar dengan kucing lain untuk berbagai alasan. Kucing akan saling cakar bahkan saling gigit dengan lawannya. Luka bekas cakaran atau gigitan kucing akan menyebabkan abses pada kulit kucing. Abses pada kucing akan menyebabkan nanah pada kulit kucing dan lama-kelamaan akan merangsang kerontokan pada bulu kucing.

c. Stres Penyebab Bulu Kucing Rontok

Jika kucing sedang stres, maka fungsi pembuluh darah akan terganggu. Hal ini menyebabkan nutrisi tidak dapat dikirim ke seluruh tubuh dan menyebabkan bulu kucing menjadi rontok. Stres pada kucing biasanya terjadi karena bulu kucing terlalu sering disisir. Bisa juga karena kucing sedang sakit atau merasa tidak nyaman terhadap suatu kondisi tertentu.

d. Alergi Obat-Obatan

Penggunaan obat-obatan yang tidak cocok dengan tubuh kucing akan menyebabkan alergi. Jika kucing terus-menerus diberikan obat yang tidak cocok akan menyebabkan bulu kucing rontok sebagai reaksi dari obat tersebut.

e. Psychogenic

Psychogenic merupakan kondisi dimana kucing terlalu berlebihan menggunakan produk grooming yang berakibat kucing stres dan menjilati bulunya hingga rontok. Kondisi ini bisa dialami oleh berbagai jenis kucing dengan perlakuan yang berlebihan dari pemilik.

Solusi Mengatasi Bulu Kucing Rontok

Cara mengatasi bulu kucing rontok yang benar
Perawatan Bulu Kucing | Image Source : catlovers.id

Setelah Anda mengetahui penyebab kerontokan bulu kucing, Anda bisa mengatasi kerontokan dengan melihat penyebabnya terlebih dahulu. Tidak adanya jenis kucing yang bulunya tidak rontok bisa menjadi pandangan Anda bahwa permasalahan kerontokan bulu kucing umum terjadi. Cara agar bulu kucing tidak rontok secara tepat Anda bisa mengatasinya dengan melakukan cara berikut ini :

1. Merawat Seperti Biasanya

Pada dasarnya, perawatan kucing tidak membutuhkan perlakuan yang istimewa. Anda hanya perlu memberikan makanan secara teratur dengan tetap menjaga kebersihan badan dan lingkungan.

Meskipun di waktu tertentu kucing akan mengalami kerontokan secara alami, hal ini tidak perlu Anda khawatirkan. Anda hanya perlu merawatnya seperti biasa tanpa perlu memberikan beragam obat untuk mengatasi kerontokan bulu kucing. Kerontokan bulu kucing akan segera berakhir setelah fase pergantian bulu selesai.

2. Memberikan Makanan yang Tepat

Makanan menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan bulu kucing. Asupan nutrisi yang seimbang akan membuat bulu kucing lebih indah dan tidak mudah rontok. Anda bisa memvariasikan makanan kucing dengan beragam kandungan nutrisi agar dapat masuk ke dalam tubuh kucing.

Jika Anda sudah mengetahui makanan yang bisa menyebabkan alergi, Anda bisa menghentikan dan tidak memberikan makanan tersebut. Ketika kucing terlalu banyak mengonsumsi makanan penyebab alergi akan membuat bulunya rontok bahkan akan terjadi kebotakan pada tubuh kucing.

Begitu pula jika Anda biasa memberikan makanan yang dijual di pasaran, Anda baiknya Anda mengganti makanan dengan merek yang lain untuk mengatasi kemungkinan alergi makanan. Cara ini memerlukan kejelian dalam mengatasi setiap reaksi yang dialami kucing setelah mengonsumsi makanan tersebut.

3. Memandikan Kucing Agar Bulu Kucing Tidak Rontok

Solusi selanjutnya agar bulu kucing tidak rontok adalah dengan memandikan kucing secara teratur sehingga dapat membunuh parasit yang bersarang pada tubuh kucing. Anda bisa menggunakan shampo kucing anti kutu dan jamur untuk mengatasi parasit tersebut. Selain itu, dengan memandikan kucing akan membuat tubuh kucing menjadi lebih bersih dan kotoran pada kulit dapat terangkat.

Setelah kucing dimandikan, sebaiknya Anda mengeringkan bulu kucing hingga benar-benar kering sempurna. Anda bisa menggunakan hair dryer untuk mengeringkan bulu kucing, meskipun sebagian kucing akan takut mendengar suara hair dryer. Hal ini akan membantu mencegah kerontokan pada bulu kucing, terutama jika bulu kucing dalam kondisi lembab.

4. Menyisir Bulu Kucing

Meskipun menyisir bulu kucing dapat memicu stres pada kucing, menyisir bulu kucing akan memperlancar metabolisme tubuh kucing. Dengan menyisir bulu secara teratur akan menyingkirkan kutu dan tungau pada tubuh kucing. Selain itu, menyisir bulu kucing secara halus akan membuat kucing lebih senang karena kucing merasa dimanjakan dan hubungan emosional dengan Anda menjadi semakin dekat.

5. Memberi Vitamin Agar Bulu Kucing Tidak Rontok

Memberi vitamin secukupnya akan membantu kesehatan bulu kucing. Anda bisa memberikan vitamin sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan. Memberi vitamin pada kucing juga akan memenuhi kebutuhan nutrisi kucing, sehingga kesehatan kucing dapat selalu terjaga.

6. Mengganti Produk yang Cocok

Beragam produk yang berhubungan dengan kucing terkadang tidak cocok dan menimbulkan alergi. Agar alergi tidak menimbulkan kerontokan yang y pada bulu kucing, Anda bisa mengganti produk yang biasa dipakai kucing dengan produk baru. Meskipun begitu, Anda tetap harus mengamati reaksi kucing agar apakah terjadi alergi atau produk tersebut aman digunakan dalam jangka waktu lama.

7. Memberi Obat Anti Rontok

Salah satu cara mengatasi kerontokan bulu kucing yang bisa dilakukan tanpa melihat penyebabnya adalah dengan memberi obat anti rontok. Anda bisa mendapatkan obat anti rontok di pasaran. Biasanya obat ini berbentuk spray. Anda bisa memberikan obat tersebut sesuai anjuran dalam kemasan.

8. Menjaga Suhu Ruangan Agar Bulu Kucing Tidak Rontok

Ruangan yang terlalu panas akan berpengaruh pada kesehatan kucing. Anda bisa menjaga suhu ruangan tetap dingin dengan menggunakan air conditioner. Suhu udara yang dingin akan membuat bulu kucing tumbuh lebih kuat dan lebih lebat.

9. Periksa Kesehatan Kucing

Dengan memeriksa kesehatan kucing secara rutin, Anda akan mengetahui kondisi kesehatan kucing secara umum. Hal ini akan membantu Anda mengatasi permasalahan kerontokan pada kucing yang disebabkan oleh penyakit atau penyebab tertentu. Lakukan pemeriksaan kesehatan kucing secara tertatur agar bulu kucing tidak rontok dan terjaga kesehatannya.

10. Menambah Asupan Lemak Omega

Untuk mengatasi bulu kucing yang rontok bisa dilakukan dengan menambah asupan asam lemak omega-3 dan omega-6. Keduanya sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan bulu kucing sehingga bulu kucing terjaga dari kerontokan. Asam lemak omega bisa didapatkan dari makanan basah kucing seperti ikan laut. Bisa juga dilakukan dengan menambahkan minyak omega yang terpisah dari makanan kucing. Pemberian juga tidak boleh berlebihan karena bisa menyebabkan kucing kegemukan dan mudah sakit.

11. Gunakan Semprotan Penolak Kucing

Semprotan penolak kucing digunakan untuk mencegah kucing menempel pada tempat yang mudah membuat bulu kucing rontok seperti kain kasar. Selain itu semprotan penolak kucing juga bisa digunakan untuk mencegah kucing menempel pada tempat yang tidak diinginkan. Anda bisa mendapatkan semprotan penolak kucing di toko perlengkapan binatang.

12. Pakai Shampo Yang Tepat

Gunakan shampo khusus untuk kucing yang bisa mencegah bulu kucing rontok yang direkomendasikan dokter hewan. Shampo tersebut bisa didapatkan di toko perlengkapan hewan. Kulit dan bulu kucing berbeda dengan manusia jadi jangan gunakan shampo manusia untuk kucing. Jika kucing mengalami alergi kulit konsultasikan ke dokter hewan sehingga mendapatkan shampo khusus yang dibutuhkan.

13. Bersihkan Kutu dan Parasit pada Bulu Kucing

Parasit dan kutu kucing salah satu penyebab bulu kucing rontok, oleh sebab itu bersihkan dan periksa ke dokter secara rutin. Tanda kucing terdapat parasit atau kutu pada bulunya biasanya menggaruk-garuk hingga bulu rontok dan kulit terluka. Kutu kucing terkadang menyerang bagian bawah pangkal ekor, cari dan bersihkan secara rutin minimal sebulan dua kali.

14. Kurangi Berat Badan Kucing Agar Bulu Kucing Tidak Rontok

Berat badan berlebihan pada kucing bisa menyebabkan sulit untuk perawatan bulu kucing dan bisa menyebabkan bulu kucing mudah rontok. Untuk mengecek kucing mengalami berat badan atau tidak bisa terlihat ketika merasakan tulang rusuk kucing tanpa menekannya. Tanda lain kucing kegemukan adalah pinggang kucing tidak terlihat menyempit jika dilihat dari atas. Tangani segera jika kucing mengalami berat badan dengan melakukan program diet dan pengurangan asupan makanan. Hal tersebut bisa mencegah bulu kucing rontok dan akan membuat kucing lebih sehat.

15. Bawa Ke Salon Kucing Profesional

Untuk perawatan kucing yang baik dan profesional bawa kucing ke salon kucing profesional. Hal tersebut bisa mencegah bulu kucing mengalami kerontokan. Salon profesional biasanya akan memberikan rekomendasi solusi tepat terhadap bulu kucing yang rontok atau terjangkit penyakit.

16. Konsultasi Dokter Jika Kerontokan Bulu Kucin Parah

Jika kucing Anda mengalami kerontokan yang cukup parah, Anda bisa konsultasi dengan dokter hewan. Terlebih jika kucing Anda sedang mengonsumsi obat tertentu yang memungkinkan bulu kucing menjadi rontok. Konsultasi dengan dokter akan memberikan solusi permasalahan kerontokan bulu kucing Anda.

Meskipun tidak ada jenis kucing yang bulunya tidak rontok, Anda tetap bisa memelihara beragam jenis kucing tanpa khawatir bulunya akan rontok. Dengan mengetahui beragam penyebab serta cara mengatasi bulu kucing agar tidak rontok akan membantu Anda menjaga kucing Anda tetap terawat dan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *