Harus Tahu! Inilah 7 Bau yang Tidak Disukai Kucing

Bau yang tidak disukai kucing

Kendati memang menggemaskan, tidak semua orang ternyata menyukai kucing. Ada beberapa orang yang begitu menghindari si kaki empat berbulu ini, terutama dengan kucing-kucing liar yang mungkin suka buang air sembarangan atau mencuri makanan. Termasuk yang demikian? Kamu bisa mengusir mereka secara manusiawi lewat sederet bau yang tidak disukai kucing.

Bau yang tidak disukai kucing
Kucing Tidak Suka Bau

Kucing sekalipun mungkin tampak garang dan begitu gesit, rupanya memiliki sejumlah bau yang tak mereka suka. Bau-bau ini jelas efektif kamu gunakan untuk mengusir kucing liar, daripada harus melempar mereka dengan batu, dipukul atau mungkin disiram air. Karena bagaimanapun sebagai manusia berakal, siapapun tidak dibenarkan menyiksa kucing.

Sementara bagi kamu yang memelihara kucing, mungkin bisa meletakkan bau yang dibenci kucing ini di beberapa barang tertentu. Contohnya kucing yang sedang birahi, mereka tentu gemar kencing sembarangan yang bisa bikin rumah bau. Dengan menggunakan aroma bau yang tak mereka sukai di sudut-sudut rumah, kucing tentu akan menghindar dan tidak kencing lagi.

Tak berniat mengusir kucing liar atau menempatkan bau-bau tersebut di sudut rumah? Tetap saja kamu harus mengetahuinya. Untuk apa? Supaya kamu bisa menghindarkan si anabul (anak bulu) kesayangan dari bau yang tidak mereka sukai, saat sedang bercengkrama. Nah daripada penasaran, berikut ini adalah beberapa bau yang tidak disukai kucing.

1. Buah Lemon dan Jeruk

Bagi manusia, bau buah lemon dan jeruk justru tampak begitu segar. Belum lagi kandungan gizi yang begitu kaya akan vitamin C, tentu sangat bermanfaat bagi tubuh manusia terutama perihal meningkatkan imunitas. Di musim pandemi Covid-19 seperti saat ini, tentu banyak di antara kamu yang memilih mengonsumsi lemon atau jeruk.

Namun jika kamu sedang asyik makan lemon atau jeruk, jangan harap si kaki empat mendekat. Kenapa begitu? Karena kedua jenis buah ini rupanya dibenci oleh kucing. Bukan hanya tidak disukai, aroma lemon dan jeruk yang sangat tajam rupanya bisa berdampak buruk ke tubuh kucing. Di mana bau kedua jenis buah itu bisa memicu gangguan penciuman pada kucing.

Baca Juga : 11 Rekomendasi Shampo Kucing Bagus Kualitas Terbaik

Tidak hanya gangguan penciuman, bau lemon dan jeruk bisa menyebabkan gangguan pencernaan serta gangguan saraf. Bagi kamu yang ingin mengusir kucing liar bandel, mungkin bisa meletakkan kulit jeruk atau bau buah tersebut agar mereka tidak kembali. Namun untuk kamu yang punya peliharaan kucing, lebih baik hindari menggunakan aroma jeruk dan lemon.

2. Aroma Parfum

Bau yang tidak disukai kucing selanjutnya adalah aroma parfum. Cukup aneh memang padahal parfum begitu dibutuhkan oleh manusia dalam kesehariannya. Beberapa orang bahkan ada yang sampai tidak percaya jika lupa menggunakan parfum. Namun bagi kucing, bau parfum yang dianggap wangi oleh manusia itu sangat tidak menyenangkan.

Tak hanya karena begitu tajam bagi kucing, parfum ternyata berdampak buruk juga bagi mereka karena bisa membuat kucing keracunan. Kok bisa? Karena di balik aroma parfum yang sangat wangi, parfum sebetulnya terbuat dengan campuran bahan kimia. Kandungan bahan kimia paling utama pada parfum adalah alkohol terdenaturasi.

Karena itulah bagi kamu yang memelihara kucing, ada baiknya menggunakan parfum di tempat yang jauh dari area kucing. Begitu pula jika tubuh penuh dengan aroma parfum yang baru disemprotkan, coba tidak menggendong kucing terlebih dulu sampai setidaknya aroma itu menempal pada kain atau menguap demi mencegahnya keracunan bahan kimia.

3. Cabe

Cabe merupakan salah satu bumbu dapur yang disukai banyak orang. Sekalipun terasa pedas, cabe tetap menjadi rempah wajib di Indonesia. Mau cabe merah besar, cabe merah keriting, cabe hijau atau cabe rawit, penggemarnya di Tanah Air sangat melimpah. Namun jangan sekali-kali kamu mendekatkan cabe ke kucing, karena mereka benci baunya.

Memang apa yang membuat kucing tidak menyukai bau cabe? Sudah pasti karena aromanya yang sangat menyengat sehingga bikin indera penciuman kucing terganggu. Bukan hanya kucing, bau cabe yang terlalu menyengat bahkan juga bisa bikin manusia susah bernapas. Apa yang menyebabkan seperti itu? Kandungan zat kapsaisin.

Tidak hanya bisa memberikan sensasi panas saat dimakan, zat kapsaisin ini ternyata bisa memicu iritasi pada jaringan dan selaput lendir. Sehingga ketika molekul kapsaisin ini melayang ke udara dan terhirup oleh kucing, dapat juga membuat paru-paru iritasi yang membuat mereka batuk, tersedak hingga tidak nyaman ketika bernapas.

Lantaran cukup berbahaya, ada baiknya kalau kamu sedang memasak menggunakan cabe, coba buka ventilasi ruangan. Jangan sampai anabul kesayangan malah terbatuk-batuk dengan aroma cabe yang menyengat. Tentu kamu tak mau mereka kesakitan bukan? Jadi sebagai pemilik harus lebih bijaksana.

4. Asap

Asap bukan hanya jadi bau yang tidak disukai kucing, tapi manusia juga. Yap, ketika kamu tidak sadar menghirup asap entah asap kendaraan bermotor, asap pembakaran hingga asap rokok, tentu akan membuat napas sesak. Tentu kamu bisa membayangkan jika asap-asap tersebut dihirup oleh binatang bukan? Mereka jelas tidak menyukainya.

Bahkan menurut penelitian yang dilakukan Tufts University di Medford, negara bagian Massachusetts, Amerika Serikat, kucing yang hidup di sekitar perokok lebih berpeluang terkena kanker darah serta rusaknya sistem kekebalan tubuh. Hal inilah yang akhirnya membuat asap rokok memang tidak cuma berbahaya bagi manusia, tapi kucing pula.

Bukan hanya asap rokok, kucing juga tidak menyukai asap yang berasal dari dupa aroma terapi alias hio. Sekadar informasi, asap hio memang bisa memberikan aroma yang menenangkan, tapi ternyata juga bisa membahayakan kesehatan. Menurut penelitian, asap dari hio yang dibakar mengandung zat karsinogen seperti benzena, karbonil dan hidrokarbon.

Menghirup zat karsinogen terlalu banyak bisa saja memicu kanker pada tubuh. Bukan hanya zat karsinogen, asap hio juga bisa mengiritasi mata, kulit, memicu peradangan paru-paru, membahayakan sistem pernapasan, mempengaruhi kesehatan sel, sampai membahayakan ginjal lantaran tinggi kandungan zat besi, magnesium dan timbal.

5. Pengharum Ruangan

Kamu tentu sering meletakkan pengharum ruangan alias kapur barus, atau kamper. Zat padat berupa lilin dengan aroma khas dan kuat ini biasanya diletakkan di dalam lemari baju atau digantung di kamar mandi, supaya senantiasa harum. Namun kendati disukai manusia, aroma kamper justru menjadi salah satu bau yang tidak disukai kucing.

Kenapa begitu? Alasannya sama seperti aroma parfum yakni lantaran terlalu menyengat bisa membuat indera penciuman kucing yang tajam itu bisa terganggu. Namun jika ditelusuri lebih lanjut, aroma kapur barus sebetulnya memiliki dampak buruk kepada sistem pernapasan makhluk hidup.

Menurut dr. Ulfi Umroni, bahan pada kapur barus cukup beracun bagi saluran nafas dan mata lantaran adanya kandungan naphthalene. Sekadar informasi, napthalene ini bersifat iritan, beracun dan berisiko jadi penyebab kanker. Lantaran hal inilah, usahakan kamu meletakkan kapur barus di tempat yang jauh dari jangkauan kucing supaya mereka tidak tersiksa.

6.Menthol

Pada dasarnya menthol merupakan aroma yang sangat menyegarkan dan disukai oleh banyak orang. Namun hal ini tidak berlaku bagi kaki empat kesayanganmu, karena aroma menthol merupakan bau yang tidak disukai kucing. Beberapa produk yang mengandung menthol seperti balsem, minyak angin dan minyak kayu putih sangatlah tidak mereka gemari.

Alasan utama yang membuat kucing tak menyukai aroma menthol adalah karena baunya yang cukup tajam. Lagi-lagi indera penciuman kucing yang kuat bisa jadi tidak nyaman kalau terlalu lama menghirup menthol.

7.Aroma Tanaman Herbal

Untuk aroma terakhir yang tidak disukai kucing adalah sekelompok tanaman herbal. Tanaman-tanaman herbal ini memang berbeda dari tanaman hias karena memiliki aroma yang cukup tajam, sehingga sensitif bagi indera penciuman kucing. Kalau ada kucing liar yang doyan buang kotoran di halamanmu, bisa pertimbangkan tanaman-tanaman herbal ini.

Beberapa tanaman seperti lavender, rosemary, pennyroyal, salam koja, daun inggu hingga coleus canina, sering disarankan untuk mengusir kucing-kucing liar. Bahkan untuk coleus canina, memiliki aroma yang begitu pesing sehingga bukan hanya kucing, manusia pun enggan berlama-lama di dekat tanaman dengan kelopak bunga berwarna ungu itu.

Baca Juga : 15 Perlengkapan Memelihara Kucing Yang Harus Siap

Nah, bagaimana? Ternyata cukup banyak juga ya bau-bau yang tidak disukai kucing? Kamu mungkin bisa mempertimbangkan beberapa di antaranya untuk diletakkan di sudut-sudut rumah demi menghalau kehadiran kucing. Tetapi juga bisa dijadikan referensi agar kucing kesayangan tidak mendekat dan berbahaya pada tubuh mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *